Jakarta, BusinessNews Indonesia—Grup agribisnis Salim Ivomas Pratama mencatatkan kenaikan lahan kelapa sawit sekira 9.000-an untuk tahun 2017. Itu merupakan lahan yang diisi tanaman kelapa sawit belum menghasilkan.
Direktur Utama Salim Ivomas Pratama, Mark Wakeford, mengatakan di Jakarta hari ini bahwa pihaknya mencatatkan kenaikan produk kelapa sawit di sepanjang tahun 2017.
“Meski ada perlambatan di kuartal terakhir, kami tetap mendapatkan kenaikan untuk tahun 2017,” kata Wakeford.
Selanjutnya, Wakeford mengatakan bahwa seiring naiknya lahan sawit tersebut, pihaknya berupaya menaikkan kapasitas pengolahan. Untuk tahun 2017 itu, Salim Ivomas telah selesai membangun dua pabrik baru.
“Satu pabrik lain kami rencanakan selesai dibangun tahun 2017,” ucap Wakeford dalam keterangan pers.
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa pihaknya pun melakukan ekspansi pabrik penyulingan minyak kelapa sawit di Surabaya.
“Kapasitasnya 300.000 ton per tahun serta diperkirakan selesai kuartal satu tahun 2018 ini. Tujuannya memenuhi tingkat permintaan,” kata dia lagi.
