TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

INDY Tambah Cucu Usaha, Garap Jasa Penunjang Pertambangan

Busthomi
28 January 2026 | 15:08
rubrik: Capital Market
Garap Motor Listrik,  Indika Energy Dirikan Perusahaan Subholding

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Indika Energy Tbk. (IDX: INDY) terus memperkuat struktur bisnisnya. Melalui dua anak usaha, PT Energi Makmur Buana (EMB) dan PT Invi Mining Unggulan Nusantara (IMUN), Perseroan resmi mendirikan perusahaan baru bernama PT Bima Invi Sinergi Alami (BISA).

Dengan pendirian ini, BISA berstatus sebagai cucu usaha Indika Energy. Informasi tersebut disampaikan Sekretaris Perusahaan PT Indika Energy Tbk, Adi Pramono, dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).

“Pada tanggal 26 Januari 2026, anak-anak perusahaan Perseroan, yaitu PT Energi Makmur Buana (EMB) dan PT Invi Mining Unggulan Nusantara (IMUN), telah mendirikan suatu anak usaha baru yaitu PT Bima Invi Sinergi Alami (BISA), berkedudukan di Graha Mitra, Jakarta Selatan,” ujar Adi Pramono, dikutip Rabu (28/1/2026).

Pendirian BISA dituangkan dalam Akta Pendirian Nomor 22 tanggal 26 Januari 2026 yang dibuat oleh Ungke Mulawanti, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Timur, serta telah memperoleh pengesahan dari Kementerian Hukum Republik Indonesia dengan nomor AHU-0006670.AH.01.01.Tahun 2026 pada tanggal yang sama.

Adi menjelaskan, perusahaan baru tersebut akan menjalankan kegiatan usaha di sejumlah bidang strategis, terutama yang berkaitan dengan sektor pertambangan dan jasa pendukungnya.

“Perusahaan akan melakukan kegiatan usaha, antara lain, pada bidang aktivitas penunjang pertambangan dan penggalian lainnya, aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi mobil, bus, truk, dan sejenisnya, serta penyewaan alat konstruksi dengan operator,” jelasnya.

Dalam struktur kepemilikan, IMUN menggenggam porsi saham mayoritas di BISA. EMB dan IMUN merupakan anak perusahaan Indika Energy dengan kepemilikan saham lebih dari 99% secara tidak langsung oleh Perseroan.

“Adapun kedua perusahaan tersebut masing-masing memiliki saham sebanyak 25% untuk EMB dan 75% untuk IMUN,” ujar Adi.

BACA JUGA:   INDY Klarifikasi Rumor Divestasi Kideco, Tegaskan Tak Berkomentar Soal Spekulasi Pasar

Ia merinci, EMB memiliki 250 lembar saham senilai Rp250 juta, sedangkan IMUN menguasai 750 lembar saham senilai Rp750 juta. Dengan demikian, total modal ditempatkan dan disetor penuh BISA mencapai 1.000 saham atau setara Rp1 miliar.

“Berarti total saham 1.000 dengan nilai Rp1.000.000.000 atau setara 100%,” ungkapnya.

Dengan terbentuknya BISA, Indika Energy akan memiliki anak usaha baru yang laporan keuangannya dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan Perseroan. Namun demikian, Adi memastikan langkah korporasi ini tidak membawa dampak negatif terhadap kondisi Perseroan.

“Kejadian ini tidak akan berdampak terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Perseroan,” tegasnya.

Perseroan juga menegaskan bahwa pendirian perusahaan baru tersebut sejalan dengan arah pengembangan bisnis jangka panjang.

“Perseroan berkeyakinan bahwa pembentukan ini dilakukan sesuai dengan strategi bisnis diversifikasi Perseroan serta untuk memastikan agar Perseroan fokus pada pelaksanaan kegiatan usaha yang berkelanjutan,” pungkas Adi.

Tags: INDYperusahaan baruPT Indika Energy Tbk
Previous Post

Performa Meningkat, Perumdam Tirta Lamandau Catat Lompatan Sehat Dan Raih Profit

Next Post

TPIA Operasikan Shared Service Center, Siap Ciptakan Banyak Lapangan Kerja

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR