TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG pada Penutupan Perdagangan Hari Ini Melemah Signifikan

Agus Haryanto
28 January 2026 | 16:21
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah signifikan pada akhir perdagangan Rabu (28/01/2026). IHSG ambles 659,67 poin atau turun 7,35 persen dan berakhir di level 8.320,55, seiring meningkatnya tekanan jual di hampir seluruh sektor saham.

Sejalan dengan pergerakan indeks, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia turut mengalami penurunan dan tercatat berada di kisaran Rp16.000 triliun, mencerminkan koreksi nilai pasar yang cukup dalam akibat volatilitas tinggi sepanjang sesi perdagangan.

Dari sisi aktivitas perdagangan, BEI mencatat nilai transaksi harian mencapai sekitar Rp30 triliun, dengan volume perdagangan menembus lebih dari 42 miliar saham. Sementara itu, frekuensi transaksi tercatat sekitar 2,7 juta kali, menunjukkan meningkatnya intensitas jual beli saham di tengah sentimen negatif pasar.

Tekanan terhadap IHSG dipicu oleh kekhawatiran investor terhadap perkembangan global, khususnya terkait evaluasi Morgan Stanley Capital International (MSCI) terhadap pasar modal Indonesia. Isu mengenai aksesibilitas pasar, transparansi data kepemilikan, serta potensi penyesuaian bobot saham Indonesia dalam indeks MSCI mendorong aksi jual, terutama dari investor institusional dan asing.

Sejumlah saham berkapitalisasi besar (blue chip) tercatat menjadi pemberat utama pergerakan indeks, sementara hampir seluruh sektor industri berada di zona merah. Kondisi ini menandakan pelemahan pasar yang bersifat menyeluruh, bukan terbatas pada sektor tertentu.

Bursa Efek Indonesia bersama otoritas terkait terus melakukan koordinasi dan komunikasi intensif dengan para pemangku kepentingan global, termasuk MSCI, guna menjaga kepercayaan investor serta memastikan stabilitas dan daya saing pasar modal nasional.

BEI mengimbau investor untuk tetap mencermati perkembangan pasar secara cermat, memperhatikan fundamental emiten, serta menerapkan strategi investasi yang prudent di tengah meningkatnya volatilitas pasar.

BACA JUGA:   Optimisme Pelaku Pasar, IHSG dan Kapitalisasi Cetak Rekor Baru

(Sumber Data: AI)

Tags: ihsgindeks
Previous Post

TPIA Operasikan Shared Service Center, Siap Ciptakan Banyak Lapangan Kerja

Next Post

Targetkan Aset Rp 1 Triliun, Bank Kerta Tangerang Mantap Melaju Jadi BPR Terbaik Nasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR