TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Digoyang Pasar, Dirut BEI Akhirnya Mengundurkan Diri

Busthomi
30 January 2026 | 10:44
rubrik: Capital Market
RUPSLB BEI Sepakati Target 2025, Berikut Langkah untuk Mencapainya

Direktur BEI, Iman Rachman (kiri) saat RUPSLB BEI, Rabu (23/10/2024). FOTO: Dok BEI

Jakarta, TopBusiness – Usai laju pasar saham yang terus memerah dan sampai dilakukan pembekukan perdagangan (trading half) terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) beberapa kali, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, akhirnya angkat tangan.

Mulai Jumat (30/1/2026) ini, Iman Rachman menyatakan mengundurkan diri dari kursi Direktur Utama di BEI.

“Sebagai bentuk tanggung jawab atas kondisi pasar modal Indonesia selama beberapa waktu ke belakang, pada hari ini, Jumat (30/1), Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengundurkan diri,” demikian sebuat keterangan resmi BEI, yang disampaikan Corporate Secretary BEI, Kautsar Primadi Nurahmad.

Selanjutnya, kata dia, manajemen BEI akan menjalankan prosedur sesuai dengan dokumen tata kelola perusahaan dan ketentuan yang berlaku.

Kemarin, BEI dan SRO lainnya, bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan konferensi pers di Gedung BEI terkait kondisi pasar yang terus memerah diguncamg sentiment Morgan Stanley Capital International Inc. (MSCI).

Iman Rachman ada di acara tersebut mendampingi Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar. Langkah pengunduran diri ini memang tak lepas dari pergerakan IHSG yang sangat liar. BEI dan OJK pun terus memantau perkembangan pasar secara berkesinambungan dengan memperhatikan berbagai faktor risiko domestik dan global.

Dan dalam rangka menjaga stabilitas pasar, BEI dan OJK sendiri telah menyiapkan dan dapat mengoptimalkan sejumlah instrumen kebijakan, antara lain mekanisme buyback saham tanpa RUPS, trading halt, serta penyesuaian batasan Auto Rejection Bawah (ARB).

BACA JUGA:   Sahamnya Sempat Sentuh Harga Rp 1.410, IPO NCKL Resmi Raup Dana Jumbo hingga Rp9,99 Triliun
Tags: dirut beiiman rachman
Previous Post

FIFGROUP Cabang Palembang Perkuat Budaya Aman Berlalu Lintas Sejak Dini

Next Post

MTDL Gandeng Alibaba Perkuat Layanan Cloud Terlengkap di Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR