Jakarta, BusinessNews Indonesia—Menteri BUMN RI, Rini Soemarno, mengatakan bahwa BUMN sebagai agen perubahan wajib menciptakan kemandirian dan kemajuan bangsa melalui pemberdayaan intelektual kampus.
“Saya mendorong hal semacam ini juga dilakukan BUMN yang lain, dengan melibatkan dunia pendidikan yang lebih banyak, sehingga program link and match dunia pendidikan dengan dunia usaha khususnya BUMN, benar-benar terwujud,” kata Menteri Rini di Jakarta (28/3/2018), saat penandatanganan kerja sama PLN dengan tujuh kampus, untuk memberdayakan SDM di penelitian-pengembangan tenaga listrik.
Adapun Direktur Utama PLN Sofyan Basir mengungkapkan bahwa pelibatan anak bangsa dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan adalah bentuk nyata dan dukungan untuk keberlangsungan program kerja sama tersebut.
Dia meyakini bahwa keterlibatan anak bangsa dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan merupakan semangat yang dapat mendorong roda perekonomian Indonesia.
“Salah satu kerja sama kami adalah PLTU Nasional, yang merupakan pembangkit dengan sumber daya secara menyeluruh dari Indonesia untuk Indonesia, penggunaan produk dan juga tenaga kerja ahli dalam negeri tentu dapat memerkuat struktur industri nasional sehingga tercipta lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesempatan kerja,” ujarnya.
Adapun PKS ini meliputi tiga program utama yaitu magang bersertifikat sesuai kompetensi bidang ketenagalistrikan.
Kedua, penelitian dan pengembangan bidang ketenagalistrikan yakni Program Pembangkit Merah Putih yang meliputi design proyek, kajian kelayakan proyek, konsultasi, dan site investigasi.
Sedangkan Program Kendaraan Listrik Nasional meliputi penelitian dan pengembangan kendaraan listrik, penelitian dan pengembangan terkait peralatan pendukung kendaraan listrik dan pengembangan lainnya yang diperlukan untuk mendukung kegiatan penyediaan tenaga listrik.
Dan yang ketiga, terkait diseminasi bidang ketenagalistrikan, baik nasional maupun internasional.
Acara penandatanganan PKS dilakukan oleh direktur utama PLN dengan tujuh rektor perguruan tinggi.
Itu adalah rektornya Universitas Indonesia (UI), Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Diponegoro (UNDIP), Institut Teknologi Surabaya (ITS) dan Universitas Udayana
