TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ada Sentimen Pengumuman GDP, Ide Trading Hari Ini Buy Saham: BBRI, TLKM, JPFA, MAPA, BRMS, dan PGEO

Busthomi
5 February 2026 | 07:49
rubrik: Capital Market
IHSG Naik Terbatas

Ilustrasi laju saham. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG kemarin ditutup naik 0.3%, tapi disertai dengan net sell asing ~1.42 Tr. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BUMI, ANTM, ASII, TLKM dan BBNI.

Menurut Fanny Suherman, Head of Retail Research BNI Sekuritas, laju IHSG berpotensi untuk melemah terbatas hari ini, menunggu rilis data GDP Indonesia hari ini. 

“Dengan level Support IHSG diproyeksi di rentang 8030-8120 dan level Resist IHSG di kisaran 8200-8230,” ujar dia, dalam risetnya, Kamis (5/2/2026).

Trading Idea hari ini: BBRI, TLKM, JPFA, MAPA, BRMS, dan PGEO

  • BBRI Spec Buy dengan area beli di 3830-3860, cutloss di bawah 3820. Target dekat di 3900-3930.
  • TLKM Spec Buy dengan area beli di 3250-3330, cutloss di bawah 3200. Target dekat di 3400-3450.
  • JPFA Spec Buy dengan area beli di 2560-2600, cutloss di bawah 2550. Target dekat di 2640-2670.
  • MAPA Spec Buy dengan area beli di 690-700, cutloss di bawah 675. Target dekat di 720-740.
  • BRMS Buy if Break 1000, dengan target dekat di 1060-1110. Cutloss di bawah 960.
  • PGEO Spec Buy dengan area beli di 1110-1120, cutloss di bawah 1100. Target dekat di 1140-1170.      

Global Overnight Review

Wall Street Ditutup Turun karena Kekhawatiran tentang AI Saham Teknologi. Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Rabu (4/2).

Tekanan datang terutama dari saham-saham teknologi, seiring meningkatnya kekhawatiran investor bahwa rally saham kecerdasan buatan (AI) mulai mendekati titik jenuh. Indeks S&P 500 turun 0,51%, dan Nasdaq melemah 1,51%.

Namun, Dow Jones Industrial Average naik 0,51%. Sementara itu, saham Advanced Micro Devices (AMD) anjlok setelah proyeksi pendapatan kuartalan meleset dari ekspektasi pasar.

BACA JUGA:   Trading Idea di Awal Pekan, Koleksi Saham Ini: DATA, MINA, BBNI, NCKL, UNVR dan CDIA

AMD juga memberi sinyal tengah menghadapi persaingan berat dengan raksasa chip AI, Nvidia. Saham Nvidia ikut turun. Palantir turut tertekan, membalikkan kenaikan tajam sehari sebelumnya yang dipicu kinerja penjualan kuartalan yang kuat.

Alphabet juga melemah menjelang rilis laporan keuangan, di tengah perhatian investor terhadap seberapa besar investasi masif Google di AI berkontribusi pada pertumbuhan pendapatan.

Snowflake dan Datadog melemah di tengah kekhawatiran bahwa perkembangan AI yang sangat cepat dapat mengganggu pemain lama.

Di luar tekanan sektor teknologi, saham Super Micro Computer melonjak setelah perusahaan menaikkan proyeksi pendapatan tahunan, didorong permintaan kuat server yang dioptimalkan untuk AI.

Dari sisi data ekonomi, rilis laporan ketenagakerjaan pemerintah AS untuk Januari ditunda akibat penutupan sebagian pemerintah selama empat hari yang baru berakhir Selasa.

Bursa Asia Menghijau, Pasar Cermati Aksi Jual di Wall Street. Bursa Asia-Pasifik naik pada perdagangan Rabu (4/2), berbeda dengan penurunan Wall Street setelah aksi jual saham teknologi AS membebani sentimen pasar.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 turun 0,78%, sedangkan Topix naik 0,27%. Hang Seng Hong Kong menguat 0,08%, Taiex Taiwan naik 0,29%, dan S&P/ASX 200 Australia bertambah 0,80%.

Sementara di Korea Selatan, indeks Kospi melesat 1,57% dan Kosdaq naik 0,45%.

Di sisi lain, saham Nintendo turun lebih dari 9%, meskipun mempertahankan perkiraan penjualan setahun penuh untuk konsol Switch 2.

Karena investor menilai beberapa potensi hambatan bagi raksasa game tersebut, termasuk apakah perusahaan akan terdampak oleh kenaikan harga memori yang belum pernah terjadi sebelumnya – komponen kunci dalam konsolnya. Selain itu, Straits Times menguat 0,43% dan FTSE Malaysia melemah 0,31%. (Source: Investor Daily, Kontan, Bloomberg)

Tags: sahamsaham hari inisaham pilihan
Previous Post

Cetak Rekor MURI, SIG Gelar Pelatihan dan Sertifikasi 500 Ahli Bangunan di Lima Provinsi

Next Post

Inilah Performa BPR Bahteramas Kolaka Utara

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR