Jakarta, TopBusiness—PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Bahteramas Kolaka Utara (Perseroda) terus menunjukkan kinerja yang positif dalam mendukung perekonomian daerah. Bank milik Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara ini konsisten memperkuat perannya sebagai lembaga intermediasi bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro dan kecil di Kabupaten Kolaka Utara.
Direktur BPR Bahteramas Kolaka Utara, Ahmad, mengatakan bahwa perusahaan terus berupaya meningkatkan kinerja operasional dan pelayanan kepada nasabah. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan manajemen, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi perbankan.
“BPR Bahteramas Kolaka Utara berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Ahmad dalam presentasi untuk Dewan Juri Top BUMD Awards 2026 (4/2/2026).
Di situ, hadir pula Komisaris Utama BPR Bahteramas Kolaka Utara, Andi Zulkarnain.
Ahmad menjelaskan, laba tahun 2025 mencapai Rp637.249.839. Secara tahunan atau year on year (YoY), angka ini naik sebesar 141,97%.
Kemudian, nilai penjualan/pendapatan bank tersebut di tahun 2025 tercatat di Rp15.576.774.499. Angka ini naik 96,73% secara YoY.
Sementara itu, pendapatan bank tersebut untuk tahun 2025 di Rp6.562.054.734. Angka ini naik 83,79% YoY. Adapun beban biaya di 2025 sebesar Rp5.924.804.536 atau naik 79,06% YoY.
Ia menjelaskan, hingga saat ini BPR Bahteramas Kolaka Utara fokus pada penghimpunan dana masyarakat melalui produk tabungan dan deposito. Dana tersebut kemudian disalurkan kembali dalam bentuk kredit produktif, terutama kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
Penyaluran kredit tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan sektor perdagangan, pertanian, jasa, serta usaha produktif lainnya. Dengan demikian, keberadaan BPR diharapkan mampu memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat yang belum terjangkau perbankan skala besar.
Selain itu, BPR Bahteramas Kolaka Utara juga menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan dana dan risiko usaha. Seluruh aktivitas operasional dijalankan sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan guna menjaga stabilitas dan kesehatan bank.
Dalam aspek tata kelola, manajemen terus memperkuat penerapan good corporate governance. Hal ini dilakukan melalui sistem manajemen kinerja yang terukur, penerapan standar operasional prosedur yang jelas, serta mekanisme pengawasan internal yang berkelanjutan.
Ahmad menambahkan, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi salah satu prioritas utama perusahaan. Manajemen secara rutin menyelenggarakan pelatihan, sertifikasi, dan program pengembangan kompetensi bagi pegawai.
“Kami ingin memastikan seluruh insan BPR memiliki kapasitas dan integritas yang memadai dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Dari sisi inovasi, BPR Bahteramas Kolaka Utara telah memanfaatkan sistem core banking terintegrasi untuk mendukung kegiatan operasional. Sistem tersebut memungkinkan pengelolaan data nasabah, transaksi, kredit, serta pelaporan keuangan secara lebih akurat dan efisien.
Pemanfaatan teknologi ini dinilai mampu mempercepat pelayanan, meminimalkan risiko kesalahan pencatatan, serta mendukung kepatuhan terhadap regulasi perbankan. Digitalisasi juga menjadi fondasi penting dalam pengembangan layanan ke depan.
Sebagai badan usaha milik daerah, BPR Bahteramas Kolaka Utara turut berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan. Perusahaan aktif melaksanakan program literasi dan inklusi keuangan, serta mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pembiayaan usaha produktif.
Kontribusi tersebut sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi pilar pembangunan perekonomian daerah berbasis pemberdayaan masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, BPR diharapkan mampu menciptakan kesejahteraan yang lebih merata di Kolaka Utara.
Dalam beberapa tahun terakhir, BPR Bahteramas Kolaka Utara juga mencatatkan berbagai pencapaian dan penghargaan di tingkat nasional. Penghargaan tersebut menjadi bukti pengakuan atas kinerja, tata kelola, serta kualitas layanan yang diberikan kepada nasabah.
Ke depan, manajemen berkomitmen untuk terus memperkuat permodalan, meningkatkan kualitas kredit, serta mengembangkan produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat lokal. Sinergi dengan pemerintah daerah juga akan terus ditingkatkan untuk mendukung program pembangunan ekonomi.
“Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis BPR Bahteramas Kolaka Utara dapat terus tumbuh secara sehat dan berkelanjutan,” tutup Ahmad.
