TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BPR Indramayu Membalik Rugi Jadi Laba

Achmad Adhito
8 February 2026 | 09:31
rubrik: BUMD
Gas Bumi Harga Tertentu: Dampak Positif Rp127 Triliun ke Ekspor

Sumber Ilustrasi: Freepik

Jakarta, TopBusiness—PT BPR Indramayu Jabar (Perseroda) mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025. Bank milik Pemerintah Kabupaten Indramayu (Jawa Barat) ini berhasil memperbaiki kondisi usaha, memperkuat tata kelola, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Direktur Utama BPR Indramayu, Teddy Prayoga, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran manajemen dan karyawan dalam melakukan transformasi bisnis secara menyeluruh.

“Kami fokus melakukan pembenahan dari berbagai sisi, mulai dari penguatan tata kelola, manajemen risiko, hingga peningkatan kualitas layanan kepada nasabah. Hasilnya, kinerja perusahaan terus membaik,” ujar Teddy dalam presentasi untuk Dewan Juri Top BUMD Awards 2026, gelaran Majalah TopBusiness (5/2/2026).

Dalam kesempatan itu, hadir pula Komisaris Utama BPR Indramayu, Yudi Vidya; Komisaris BPR Indramayu, H. Suwenda; Direktur BPR Indramayu, Sanni Darussalam.

Ia menjelaskan, perbaikan kinerja terlihat dari peningkatan profitabilitas, pertumbuhan aset, serta optimalisasi penyaluran kredit, khususnya kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Selain itu, penghimpunan dana masyarakat melalui tabungan dan deposito juga menunjukkan tren yang meningkat.

Bank tersebut menunjukkan performa yang sangat impresif selama tahun 2025 dengan mencatatkan pembalikan kondisi keuangan dari rugi menjadi laba yang signifikan. Laba melonjak dari posisi rugi Rp1.681.000.000 pada Desember 2024 menjadi laba Rp5.227.000.000 pada Desember 2025, atau tumbuh sebesar 410,83% (YoY/year on year).

Keberhasilan ini didorong oleh pertumbuhan total aset sebesar 14,20% menjadi Rp189,19 miliar serta optimalisasi penyaluran kredit yang tumbuh 13,53% di angka Rp140,87 miliar.

Kemudian, dari sisi pendanaan, kepercayaan masyarakat menguat tajam yang terlihat dari pertumbuhan tabungan sebesar 24,51% dan deposito yang tumbuh sebesar 11,51%.

Tingkat Kesehatan Bank (TKS) berhasil naik dari predikat “Cukup Sehat” (Peringkat 3) menjadi “Sehat” (Peringkat 2) dengan penurunan Nilai Komposit dari 3,30 ke 1,85.

BACA JUGA:   RSU Haji Medan Bertransformasi Jadi BLUD Profesional, Berkelanjutan, dan Berorientasi Pelayanan Publik

Predikat kesehatan perusahaan membaik berkat penguatan tata kelola perusahaan, efisiensi operasional, serta perbaikan kualitas aset produktif. “Upaya efisiensi menjadi salah satu fokus utama kami. Dengan pengelolaan biaya yang lebih baik, operasional bank menjadi lebih sehat dan produktif,” katanya.

Dalam menjalankan bisnis, BPR Indramayu menerapkan strategi penetrasi pasar UMKM melalui layanan jemput bola, digitalisasi layanan, serta sinergi dengan pemerintah daerah. Strategi tersebut dinilai efektif dalam memperluas jangkauan layanan sekaligus meningkatkan inklusi keuangan masyarakat.

Selain kinerja keuangan, perusahaan juga memperkuat kualitas sumber daya manusia. Manajemen menerapkan sistem penilaian kinerja berbasis indikator yang terukur, disertai skema penghargaan dan pembinaan bagi karyawan. Langkah ini mendorong peningkatan produktivitas dan profesionalisme pegawai.

Di bidang tata kelola, BPR Indramayu terus memperkuat penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG). Transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap regulasi menjadi landasan utama dalam setiap aktivitas operasional.

“Penerapan GCG yang konsisten menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan nasabah dan pemangku kepentingan. Kami ingin memastikan bahwa bank dikelola secara profesional dan berintegritas,” jelas Teddy.

BPR Indramayu juga aktif menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan. Perusahaan terlibat dalam pemberdayaan UMKM, peningkatan literasi keuangan, serta dukungan terhadap program pembangunan daerah. Melalui penyaluran kredit terjangkau, bank berupaya membantu pelaku usaha lokal memperkuat permodalan.

Di bidang lingkungan, perusahaan mendorong efisiensi energi, pengurangan penggunaan kertas, serta pengelolaan lingkungan kerja yang bersih dan nyaman. Program tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan.

Teddy menambahkan, keberhasilan pemulihan kinerja tidak terlepas dari kepemimpinan yang adaptif dan kolaboratif. Sejak dipercaya memimpin perusahaan, manajemen fokus melakukan restrukturisasi bisnis, penguatan sistem pengawasan, serta perbaikan budaya kerja. “Kami ingin menjadikan BPR Indramayu sebagai bank daerah yang sehat, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah,” ujarnya.

BACA JUGA:   Targetkan Aset Rp 1 Triliun, Bank Kerta Tangerang Mantap Melaju Jadi BPR Terbaik Nasional

Ke depan, BPR Indramayu menargetkan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. Perusahaan berkomitmen memperluas layanan digital, meningkatkan kualitas produk, serta memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
Dengan kinerja yang terus membaik, BPR Indramayu optimistis mampu mempertahankan tren positif sekaligus memperkuat posisinya sebagai lembaga keuangan andalan masyarakat Indramayu.

Tags: bpr indramayu jabarTOP BUMD Awards 2026
Previous Post

Menteri Dody Tinjau IJD Ruas Banjarkemantren–Prasung

Next Post

Hutama Karya: Jembatan Siak akan Dukung Konektivitas Wilayah Rengat-Pekanbaru

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR