TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Rekomendasi Saham Pekan Ini, dari Analis Ipot

Achmad Adhito
9 February 2026 | 07:18
rubrik: Capital Market
Rukun Raharja Siaga Rp250 Miliar Buyback Saham

Ilustrasi Bursa Saham (Dhi/AI Gemini)

Jakarta, TopBusiness—Analis saham dari Indo Premier Sekuritas (Ipot), Imam Gunadi, pagi ini memberikan rekomendasi dan analisis saham untuk pekan ini. Dalam riset yang diterima pagi ini oleh Redaksi Topbusiness.id, ia mengatakan: memasuki pekan 9–13 Februari 2026, perhatian pasar akan tertuju pada sejumlah rilis data ekonomi penting dari Amerika Serikat, China, dan Indonesia yang berpotensi memengaruhi pergerakan pasar keuangan global maupun domestik.

Dari Amerika Serikat, data inflasi menjadi sorotan utama dengan proyeksi penurunan ke level 2,5% yoy (year on year) dari 2,7% yoy pada periode sebelumnya, yang dapat memperkuat ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter The Fed.

Selain itu, initial jobless claims diperkirakan berada di kisaran 235.000, sementara tingkat pengangguran diproyeksikan tetap stabil di 4,4% mencerminkan pasar tenaga kerja yang mulai melandai.

Dari China, pasar akan mencermati rilis data inflasi yang diproyeksikan turun menjadi 0,4% yoy dari 0,8% yoy, mengindikasikan tekanan permintaan domestik yang masih lesu dan ruang kebijakan yang lebih longgar bagi otoritas setempat. Data ini penting mengingat peran China sebagai mitra dagang utama Indonesia dan pengaruhnya terhadap sentimen komoditas global.

Di dalam negeri, fokus investor tertuju pada rilis penjualan ritel Desember 2025 sebagai indikator daya beli masyarakat menjelang akhir tahun, serta data penjualan mobil Januari 2026 yang akan memberikan gambaran awal mengenai tren konsumsi dan permintaan domestik di awal tahun. Data-data ini akan menjadi konfirmasi lanjutan atas ketahanan konsumsi rumah tangga yang selama ini menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Di luar rilis data ekonomi, pasar juga masih akan mencermati perkembangan kebijakan Moody’s, khususnya dampaknya terhadap perusahaan-perusahaan Indonesia yang mengalami penurunan outlook, mengingat potensi implikasinya terhadap persepsi risiko, biaya pendanaan, dan sentimen investor.

BACA JUGA:   Marketing Sales Intiland Melejit 61%

Secara keseluruhan, dengan masih tingginya faktor kehati-hatian global dan domestik, pergerakan pasar pada pekan ini diproyeksikan bervariasi cenderung melemah terbatas, dengan level support di 7.716 dan resistance di 8.207.

Ia lalu merekomendasikan saham dan reksa dana ini.
1. Buy On Pullback PNLF (Entry: 270 – 272, TP: 292 dan SL: <260). PNLF menjadi representasi pemulihan sektor asuransi jiwa seiring pertumbuhan kelas menengah dan meningkatnya kebutuhan proteksi finansial. Perbaikan kualitas bisnis tercermin dari peningkatan profitabilitas, manajemen risiko yang lebih konservatif, serta potensi pertumbuhan premi yang stabil. Dengan valuasi yang masih relatif atraktif dibanding prospek jangka panjangnya, PNLF menawarkan risk–reward yang menarik di sektor keuangan non-bank.

2. Buy ADRO (Entry 2080, TP: 2240 dan SL <2000. ADRO memiliki posisi kas yang sangat kuat dan struktur bisnis yang relatif defensif di tengah volatilitas harga komoditas. Normalisasi harga batu bara masih dapat diimbangi oleh efisiensi biaya produksi, diversifikasi ke energi terbarukan, serta rekam jejak pengelolaan modal yang disiplin, termasuk kebijakan dividen. Dengan neraca yang solid dan fleksibilitas dalam menghadapi transisi energi, ADRO tetap relevan baik sebagai saham berorientasi income maupun jangka menengah.

3. Buy PANI (Entry: 8925, TP: 9600, SL: <8600). PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) membukukan pra penjualan sebesar Rp4,3 triliun sepanjang 2025, setara 100% dari target yang ditetapkan, mencerminkan kuatnya permintaan terhadap proyek-proyek yang dikembangkan perseroan. Capaian ini menegaskan efektivitas strategi pengembangan kawasan serta kemampuan monetisasi land bank premium yang dimiliki. Dengan visibilitas pendapatan yang lebih terjaga dan potensi value unlocking dari pengembangan tahap lanjutan, PANI memiliki ruang pertumbuhan yang menarik seiring membaiknya sentimen sektor properti.

BACA JUGA:   Saham Pilihan Pekan Ini: ASRI, BRPT, dan Lain-lain

4. Buy Reksa Dana Saham Premier ETF IDX High Dividend 20 (XIHD). Penurunan harga yang terjadi pada konstituen XIHD berpotensi mendorong dividend yield XIHD menjadi semakin atraktif, seiring karakteristik underlying asetnya yang berfokus pada saham-saham dengan pendapatan dividen stabil. Dengan demikian, investor dapat mengambil pendekatan yang lebih konservatif melalui strategi buy on weakness, memanfaatkan koreksi harga sebagai momentum akumulasi bertahap untuk memperoleh kombinasi arus kas dividen yang akan berimplikasi terhadap NAV dan potensi pemulihan nilai dalam jangka menengah hingga panjang.

Tags: Indo premier sekuritasipotrekomendasi saham pekan ini
Previous Post

Dari Digitalisasi hingga UMKM, Ini Jurus BPR Anjuk Ladang Jadi Finalis TOP BUMD Awards 2026

Next Post

Hari Ini, IHSG Diperkirakan Naik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR