TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Inflasi Februari Diproyeksi Naik Jadi 4,5%, Surplus Perdagangan Melebar

Nurdian Akhmad
2 March 2026 | 11:14
rubrik: Ekonomi
FOTO – Pemerintah Bebaskan Impor Bawang Putih

Aktivitas perdagangan di Pasar Kebayoran Baru. (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – PT Mandiri Sekuritas dalam laporan Investor Digest edisi 2 Maret 2026 memproyeksikan inflasi tahunan Februari 2026 meningkat menjadi 4,5 persen secara year on year (yoy), dari 3,8 persen pada Januari 2026. Secara bulanan, inflasi diperkirakan mencapai 0,4 persen month to month (mom), berbalik dari deflasi 0,2 persen pada Januari.

Tim riset Mandiri Sekuritas menjelaskan, lonjakan inflasi terutama dipengaruhi efek basis rendah dari diskon tarif listrik tahun lalu serta kenaikan harga pangan. Inflasi inti juga diperkirakan naik tipis menjadi 2,5 persen yoy dari 2,4 persen pada bulan sebelumnya, dengan inflasi bulanan sekitar 0,3 persen.

Data resmi inflasi dan neraca perdagangan Januari dijadwalkan dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2 Maret 2026.

Dari sisi eksternal, Mandiri Sekuritas memperkirakan surplus neraca perdagangan barang pada Januari 2026 melebar menjadi sekitar USD 2,8 miliar, meningkat dari USD 2,5 miliar pada Desember 2025.

Meski secara bulanan ekspor diproyeksikan terkontraksi 4,8 persen akibat penurunan volume komoditas, secara tahunan pertumbuhan ekspor diperkirakan naik menjadi 17 persen yoy dari 11,6 persen pada Desember. Kenaikan harga komoditas global menjadi salah satu penopang, tercermin dari indeks Commodity Terms of Trade internal Mandiri Sekuritas yang meningkat ke level 137,6 dari 133 pada bulan sebelumnya.

BACA JUGA:   Hingga Maret, Anggaran Pemulihan Ekonomi Terealisasi 10,9 Persen
Tags: Inflasi Februari 2026mandiri sekuritas
Previous Post

Respon Situasi di Timur Tengah, Ini Pernyataan Resmi PIS Soal Operasional Armada dan Pekerja

Next Post

Garuda Indonesia: Rute Penerbangan dari dan Menuju Doha Ditangguhkan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR