TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Respon Situasi di Timur Tengah, Ini Pernyataan Resmi PIS Soal Operasional Armada dan Pekerja

Busthomi
2 March 2026 | 11:13
rubrik: Ekonomi
Pertamina Pesan 15 Kapal ke Galangan Kapal Nasional

Ilustrasi kapal PIS di Timur Tengah. Saat ini PIS terus melakukan pemantauan intensif untuk memastikan keselamatan para pekerja dan kru kapal yang berada di kawasan Timur Tengah. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Pertamina International Shipping (PIS) terus melakukan pemantauan intensif untuk memastikan keselamatan para pekerja dan kru kapal yang saat ini berada di kawasan Timur Tengah, dan terdampak akibat eskalasi konflik yang tengah terjadi di area tersebut.

PIS memiliki kantor cabang di Dubai, yakni PIS Middle East (PIS ME) yang saat ini terdapat 30 orang pekerja dan keluarganya.

“Kondisi para pekerja dan keluarga PIS Middle East saat ini dipastikan dalam kondisi aman, dan perusahaan terus memantau situasi di Dubai. Para pekerja kami juga mengikuti imbauan Kedutaan Besar Indonesia di sana untuk terus meningkatkan kewaspadaan, lapor diri, dan menghubungi hotline KBRI maupun KJRI jika terjadi situasi kedaruratan,” ujar Pjs Corporate Secretary PIS Vega Pita, dalam keterangannya, dikutip Senin (2/3/2026).

Vega menegaskan fokus utama perusahaan saat ini adalah memastikan keselamatan pekerja dan kru kapal serta keamanan operasional armada yang berada di jalur strategis.

Terkait posisi armada di kawasan tersebut, PIS melaporkan bahwa terdapat empat kapal yang sedang berada di area Timur Tengah; yakni kapal Gamsunoro yang berada di Khor al Zubair – Irak, kapal Pertamina Pride yang tengah melakukan proses loading di Ras Tanura, kapal PIS Rinjani yang saat ini sedang berada di posisi Anchor di Khor Fakkan, serta kapal PIS Paragon yang berada di Oman.

PIS secara proaktif berkoordinasi dengan pihak pengelola kapal (Ship Management) serta otoritas maritim setempat untuk meningkatkan kewaspadaan. PIS juga terus menjalin komunikasi intensif dan mematuhi himbauan dan arahan yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri, KBRI Abu Dhabi dan KJRI Dubai.

Terdapat dua kapal yang masih berada di dalam area teluk yakni Pertamina Pride dengan Ship Management dari NYK, dan kapal Gamsunoro yang saat ini dikelola oleh Synergy Ship Management.

BACA JUGA:   Penerbangan Internasional Terdampak Konflik Timur Tengah, Menhub Imbau Maskapai Perkuat Kewaspadaan

“Kedua kapal kami upayakan bisa segera keluar dari area teluk. Saat ini, tim armada kami tengah menjalin komunikasi intens dengan pihak pengelola untuk koordinasi dan memastikan keselamatan para kru dan kapal,” tambah Vega.

PIS berkomitmen untuk terus memantau perkembangan kondisi keamanan di kawasan tersebut guna memastikan kelancaran distribusi energi tetap terjaga.

Tags: armada dan pekerja PISkonflik timur tengahPT Pertamina International Shipping
Previous Post

Qatar Airways Tangguhkan Sementara Rute ke dan dari Doha

Next Post

Inflasi Februari Diproyeksi Naik Jadi 4,5%, Surplus Perdagangan Melebar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR