Jakarta, TopBusiness – PT Metrodata Electronics Tbk (IDX: MTDL) kembali mengoptimalkan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dengan memperkuat talenta digital sebagai fondasi utama untuk mendorong pertumbuhan bisnis jangka panjang.
Langkah ini menegaskan komitmen perseroan untuk memperkuat posisinya bukan hanya sebagai penyedia solusi terpadu produk dan solusi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), tetapi juga sebagai mitra transformasi digital bagi perusahaan di Indonesia, termasuk melalui solusi berbasis cloud, data, dan AI.
Presiden Direktur MTDL, Susanto Djaja, mengatakan transformasi digital tidak cukup hanya mengandalkan produk berbasis teknologi cerdas, melainkan harus diimbangi dengan penguatan sumber daya manusia (SDM).
“Kami melihat proses transformasi digital bukan hanya mengandalkan produk TIK berbasis teknologi cerdas saja, namun perlu dioptimalkan dengan penguatan talenta digital bagi seluruh segmen industri,” ujar Susanto dalam siaran persnya, Senin (2/3/2026).
Salah satu langkah strategis yang ditempuh MTDL adalah menjalin kolaborasi dengan Workday dan Mercer Indonesia. Workday merupakan penyedia aplikasi perangkat lunak berbasis cloud (Software-as-a-Service/SaaS) untuk manajemen keuangan, sumber daya manusia, perencanaan, dan analitik bagi perusahaan besar dan menengah. Sementara Mercer Indonesia adalah bagian dari Mercer, firma konsultasi SDM dan jasa keuangan global.
Sebagai mitra resmi Workday di Indonesia, MTDL menghadirkan solusi secara end-to-end, mulai dari perencanaan, implementasi, hingga dukungan berkelanjutan melalui platform Human Capital Management (HCM) berbasis cloud dan AI. Di sisi lain, Mercer Indonesia berperan sebagai konsultan SDM global dalam mendukung transformasi yang terintegrasi.
Perluas Jangkauan ke Segmen Mass Market
Selain memperkuat solusi berbasis AI dan talenta digital, MTDL juga semakin aktif memperluas pasar produk dan solusi TIK ke segmen mass market di tengah kondisi perekonomian yang masih menantang.
Perseroan didukung jaringan distribusi yang menjangkau lebih dari 330 kota di Indonesia serta kemitraan dengan lebih dari 100 penyedia TIK global. Ekspansi ini diharapkan melengkapi penetrasi pasar yang telah kuat di segmen korporasi dan pemerintah.
Hingga periode sembilan bulan 2025 (9M25), segmen produk Komunikasi Metrodata mencatatkan pendapatan sebesar Rp3,7 triliun, tumbuh 27,5 persen secara tahunan (year-on-year/YoY). Kontribusinya mencapai 25 persen terhadap total pendapatan unit bisnis distribusi perseroan pada periode tersebut.
Susanto optimistis permintaan produk TIK di Indonesia akan terus bertumbuh seiring meningkatnya kesadaran perusahaan terhadap pentingnya digitalisasi dan transformasi untuk meningkatkan daya saing, baik di tingkat lokal maupun global.
“Kami optimis pasar Indonesia akan produk-produk TIK akan terus tumbuh sejalan dengan kesadaran akan pentingnya digitalisasi dan transformasi yang dilakukan perusahaan-perusahaan dalam bersaing secara lokal maupun global. Untuk itu, MTDL berada di tempat yang tepat dengan dukungan lebih dari 100 mitra global ternama untuk mendorong Indonesia ke arah pertumbuhan yang berkelanjutan dari sisi teknologi dan informasi,” tutupnya.
