Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG pada hari Senin (02/03) ditutup melemah pada level 8,016.83 (-2.65%). Penguatan dipimpin oleh saham-saham sektor (-4.48%) dan Consumer Cyclicals (-2.88%).
Sementara itu, asing membukukan net sell sebesar Rp 801.60 miliar di pasar reguler dengan saham-saham yang paling banyak dijual seperti: BBCA, INDF, BBNI, BBRI, dan PTRO.
Sentimen negatif disebabkan oleh meningkatnya sentimen risk–off global akibat eskalasi konflik AS–Israel dan Iran yang mendorong investor beralih ke aset safe haven.
Secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk bearish belt hold, di bawah MA5 dan MA20 serta indikator Stochastic dead cross.
Namun demikian, penurunan dalam kemarin, membuka peluang besar IHSG akan mengalami technical rebound. Berikut saham pilihan hari ini: PTRO, WIIM, ENRG, dan INDY.
Sementara itu, indeks utama bursa AS Bursa saham Wall Street ditutup mayoritas menguat. Sentimen positif disebabkan oleh kenaikan saham sektor energi dan teknologi yang membantu mengatasi dampak negatif terhadap sentimen pasar akibat serangan udara AS terhadap Iran.
MARKET OUTLOOK
Pada pagi ini (saat laporan ini dibuat), mayoritas melemah. Seperti Indeks Nikei 225 melemah -1.35% dan Kospi melemah -1.00%.
“Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 7,970 dan resistance pada level 8,093 dengan kecenderungan menguat,” sebut Research Team, PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Selasa (3/3/2026).
Stock picks: PTRO, WIIM, ENRG, INDY
PTRO – Buy
- Harga masih di bawah MA5 dan MA20.
- Candle terakhir berbentuk white spinning top (reversal pattern), didukung adanya akumulasi beli yang tercermin pada histogram hijau dalam indikator MACD.
- MACD golden cross.
- Entry : 5,925 – 6,075
- Resistance : 6,250 – 6,500
- Support : 5,700
- Stoploss : 5,675
- Target : 7,000
WIIM – Buy
- Harga berhasil menembus MA5 dan MA20.
- Candle terakhir membentuk formasi two white soldier (bullish pattern), yang mengartikan berpeluang besar melanjutkan kenaikannya.
- Stochastic golden cross.
- Entry : 2,000 – 2,060
- Resistance : 2,120 – 2,200
- Support : 1,925
- Stoploss : 1,920
- Target : 2,320
ENRG – Sell on Strength
- Harga masih di atas MA5 dan MA20.
- Candle terakhir membentuk formasi three white soldier (bullish pattern), sehingga berpeluang besar melanjutkan kenaikannya. Namun demikian, kenaikan yang terjadi telah melewati jauh target harga kami (lihat Daily Insight 2 Maret 2026), sehingga kami merekomendasikan take profit. Selain itu, mulai koreksinya harga minyak dunia menjadi katalis negatif.
- Stochastic golden cross pada area overbought.
- Resistance : 2,300
- Support : 2,090
INDY – Sell on Strength
- Harga masih di atas MA5 dan MA20.
- Candle terakhir membentuk formasi two white soldier (bullish pattern), sehingga berpeluang besar melanjutkan kenaikannya. Namun demikian, kenaikan yang terjadi telah melewati jauh target harga kami (lihat Daily Insight 2 Maret 2026), sehingga kami merekomendasikan take profit. Selain itu, mulai koreksinya harga minyak dunia menjadi katalis negatif.
- Stochastic golden cross pada area overbought.
- Resistance : 4,400
- Support : 4,000
