TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Perumda Pasar Jaya Perkuat Sistem Distribusi Pangan melalui Jakarta Grosir dan Pusat Distribusi Pasar

Agus Haryanto
4 March 2026 | 16:04
rubrik: Event
Perumda Pasar Jaya Perkuat Sistem Distribusi Pangan melalui Jakarta Grosir dan Pusat Distribusi Pasar

Jakarta, TopBusiness — Perumda Pasar Jaya terus memperkuat perannya dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok di Jakarta melalui pengembangan jaringan distribusi terintegrasi. Strategi tersebut diwujudkan lewat pengoperasian Jakarta Grosir (Jakgrosir) dan Market Distribution Center (MDC) atau Pusat Distribusi Pasar yang tersebar di lima wilayah administrasi ibu kota.

Direktur Administrasi dan Umum Pasar Jaya, Rando P. Wullur, menjelaskan bahwa penguatan sistem distribusi menjadi bagian penting dari transformasi perusahaan dalam membangun ekosistem logistik pangan perkotaan yang lebih efisien dan berkelanjutan. Hal itu disampaikannya saat pemaparan kepada Dewan Juri TOP BUMD Awards 2026 yang digelar secara daring melalui zoom meeting di Jakarta, Rabu.

“Kami tidak hanya mengelola pasar, tetapi juga membangun sistem distribusi yang terintegrasi dari hulu ke hilir. Melalui Jakarta Grosir dan Pusat Distribusi Pasar, kami memastikan pasokan tetap terjaga dan harga lebih terkendali,” ujar Rando.

Dalam kesempatan tersebut, Rando didampingi Direktur Keuangan Deni Alfianto Amris, Manager Strategi Korporasi Indah Kurniasari, Sekretaris Perusahaan Imam Kurniawan, serta tim humas dan corporate communication.

Jakarta Grosir menjadi unit usaha berbasis grosir yang berfungsi sebagai pusat distribusi komoditas dalam jumlah besar (wholesale). Fasilitas ini merupakan simpul utama dalam rantai pasok pangan sebelum barang didistribusikan ke pasar-pasar dan gerai ritel. Saat ini, unit yang dioperasikan meliputi Jakarta Grosir Induk Kramat Jati, Jakarta Grosir Pantai Indah Kapuk 2, Jakarta Grosir Walang Baru, serta Jakarta Grosir Pasar Induk Beras Cipinang.

Menurut Rando, Jakarta Grosir Induk Kramat Jati dan Jakarta Grosir Pasar Induk Beras Cipinang memiliki peran strategis sebagai titik konsolidasi komoditas pangan utama, termasuk beras dan bahan pokok lainnya. Dari kedua titik tersebut, komoditas didistribusikan kembali ke jaringan pasar dan gerai agar lebih dekat dengan masyarakat. Sementara itu, Jakarta Grosir Pantai Indah Kapuk 2 dan Jakarta Grosir Walang Baru memperluas jangkauan distribusi di wilayah utara dan barat Jakarta sehingga alur logistik menjadi lebih efisien dan responsif terhadap kebutuhan pasar.

BACA JUGA:   Inilah Ragam Program Unggulan PT Hutama Karya Berbasis SDGs

Selain jaringan grosir, Pasar Jaya juga mengembangkan Market Distribution Center atau Pusat Distribusi Pasar sebagai titik distribusi tingkat menengah yang mendekatkan layanan kepada pedagang dan masyarakat. Gerai-gerai tersebut tersebar di lima wilayah kota.

Di Jakarta Pusat, Pusat Distribusi Pasar beroperasi di Pasar Johar Baru, Johar Baru, Pasar Cikini Putih, Pasar Senen, Pasar Nangka, dan Paseban. Di Jakarta Utara, gerai terdapat di Pasar Koja, Pasar Lagoa, Pasar Sukapura, Pasar Pademangan, Pasar Cilincing, Pasar Muara Angke, dan Pasar Pluit. Di Jakarta Barat, jaringan meliputi Pasar Grogol, Pasar Slipi, Pasar Tomang, Pasar Palmerah, Pasar Jelambar, Pasar Jembatan Lima, Pasar Kebon Jeruk, dan Pasar Kembangan.

Sementara itu, di Jakarta Selatan gerai beroperasi di Pasar Tebet Timur, Pasar Mampang, Pasar Minggu, Pasar Cipete, Pasar Kebayoran Lama, Pasar Lenteng Agung, Pasar Pondok Labu, Pasar Jagakarsa, dan Pasar Pejaten.

Adapun di Jakarta Timur, Pusat Distribusi Pasar tersebar di Pasar Pramuka, Pasar Jatinegara, Pasar Cawang, Pasar Kramat Jati, Pasar Cibubur, Pasar Ciracas, Pasar Klender, Pasar Rawamangun, dan Pasar Pulogadung.

Rando menegaskan bahwa model distribusi berbasis kedekatan wilayah (proximity-based distribution) memungkinkan rantai pasok menjadi lebih pendek dan distribusi lebih cepat. Dengan sistem yang terintegrasi, pengendalian stok dan harga dapat dilakukan secara lebih presisi, terutama menjelang periode lonjakan permintaan seperti hari besar keagamaan atau momentum tertentu.

Dari sisi perkembangan usaha, jumlah gerai yang dikelola Pasar Jaya menunjukkan dinamika ekspansi dan penyesuaian strategi bisnis dari tahun ke tahun. Pada periode awal 2016–2018, pertumbuhan berlangsung bertahap, yakni dari 10 lokasi pada 2016 menjadi 11 lokasi pada 2017, dan meningkat menjadi 14 lokasi pada 2018. Kenaikan tersebut didorong penambahan unit Jakarta Grosir serta mulai hadirnya satu gerai Miniso pada 2018.

BACA JUGA:   PT PAR Nilai Human Capital Salah Satu Paling Penting

Lonjakan signifikan terjadi pada 2019 ketika jumlah total gerai meningkat menjadi 46 lokasi, dipicu ekspansi besar-besaran Market Distribution Center yang mencapai 35 unit pada tahun tersebut. Memasuki 2020 dan 2021, jumlah gerai mengalami penyesuaian masing-masing menjadi 11 dan 10 lokasi. Pada 2022 jumlah kembali meningkat menjadi 13 lokasi, sementara pada 2023 tercatat penambahan tiga lokasi baru.

Secara kumulatif selama periode 2016–2023, Pasar Jaya telah mengembangkan 38 unit Jakarta Grosir, 66 unit Market Distribution Center, serta 4 unit Miniso dengan total keseluruhan 108 lokasi. Data tersebut, menurut Rando, mencerminkan komitmen perusahaan dalam melakukan evaluasi dan penyesuaian strategi agar jaringan distribusi tetap optimal dan berkelanjutan.

Melalui sistem distribusi terintegrasi antara grosir dan pusat distribusi wilayah, Pasar Jaya menegaskan transformasinya bukan hanya sebagai pengelola pasar, tetapi juga sebagai penggerak ekosistem logistik pangan perkotaan. “Kami ingin memastikan masyarakat Jakarta mendapatkan akses pangan yang mudah, harga yang stabil, dan pasokan yang terjamin,” pungkasnya.

Previous Post

OJK Geledah PT MASI Terkait Dugaan Tindak Pidana Pasar Modal

Next Post

PLN Enjiniring Perkuat Program CSR Berbasis Pendidikan dan Transisi Energi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR