TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Perjalanan Kereta Naik 2,1 Persen, KAI Siapkan 61,8 Juta Kursi untuk Mudik Lebaran 2026

Nurdian Akhmad
11 March 2026 | 15:04
rubrik: Ekonomi
Penerapan ‘The New Normal’ di KAI untuk Jaga Produktivitas

FOTO: Ist

Jakarta, TopBusiness — PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyiapkan kapasitas angkutan yang lebih besar untuk menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026. Peningkatan jumlah perjalanan kereta api dan kapasitas tempat duduk dilakukan untuk mengantisipasi tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur Idulfitri.

Direktur Operasi Awan Hermawan Purwadinata menyampaikan bahwa masa angkutan Lebaran tahun ini berlangsung selama 22 hari, yakni mulai 11 Maret hingga 1 April 2026. Sementara masa posko angkutan Lebaran berlangsung selama 18 hari, dari 13 Maret hingga 30 Maret 2026.

“Kami melaksanakan masa angkutan Lebaran selama 22 hari dengan pelayanan operasional terbaik bagi pelanggan. Persiapan dilakukan jauh hari sebelumnya bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian melalui inspeksi sarana, prasarana, serta pemenuhan standar pelayanan minimum di stasiun dan kereta api,” kata Awan dalam Forum Diskusi Denpasar 12 edisi ke-268 bertema Persiapan Mudik Lebaran 2026 di Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Menurutnya, frekuensi perjalanan kereta api selama masa angkutan Lebaran 2026 meningkat sekitar 2,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada 2025 terdapat 48.819 perjalanan, tahun ini jumlahnya menjadi 49.866 perjalanan kereta api.

Jumlah tersebut mencakup layanan dari KAI induk, baik kereta jarak jauh maupun kereta lokal, serta layanan dari anak perusahaan seperti KAI Commuter, KAI Bandara, LRT Sumsel, dan LRT Jabodebek.

Selain frekuensi perjalanan, kapasitas tempat duduk juga mengalami peningkatan signifikan. Total kapasitas yang disiapkan KAI Group selama masa angkutan Lebaran mencapai 61.808.108 tempat duduk, naik sekitar 5,4 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 58.631.389 tempat duduk.

“Ini merupakan wujud komitmen kami untuk memberikan layanan transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat selama musim mudik Lebaran,” ujarnya.

BACA JUGA:   KEK Halal Industrial Park Sidoarjo Gaet Investasi Rp50 Miliar dari SuperDry Marine International

Dari sisi sarana, KAI juga menambah jumlah armada operasional. Jumlah lokomotif meningkat dari 474 unit menjadi 501 unit, sementara jumlah kereta bertambah dari 1.972 menjadi 2.017 unit. Selain itu, KRL bertambah dari 100 menjadi 102 rangkaian, serta armada LRT Jabodebek meningkat dari 22 menjadi 27 rangkaian.

KAI memperkirakan volume penumpang selama periode angkutan Lebaran 2026 mencapai sekitar 4,99 juta orang. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 18 Maret dengan sekitar 247.440 penumpang, sedangkan puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24 Maret dengan sekitar 287.536 penumpang.

“Prediksi ini masih bersifat dinamis karena dipengaruhi berbagai faktor, termasuk kebijakan work from anywhere dan waktu libur masyarakat,” kata Awan.

Data penjualan tiket menunjukkan minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api masih sangat tinggi. Hingga 11 Maret 2026 pukul 09.00 WIB, tiket kereta jarak jauh yang telah terjual mencapai sekitar 2,5 juta kursi atau sekitar 70 persen dari total kapasitas yang disediakan sebanyak 3.571.760 kursi.

Adapun tanggal dengan penjualan tertinggi sementara ini adalah 23 Maret dengan 164.274 tiket terjual dalam satu hari. Kota tujuan favorit penumpang antara lain Jakarta, Yogyakarta, dan Surabaya.

Sementara itu, untuk kereta lokal tersedia 926.936 kursi, namun tingkat penjualannya baru mencapai sekitar 19,9 persen. Hal ini disebabkan pola pembelian tiket kereta lokal yang umumnya dilakukan mendekati hari keberangkatan.

Beberapa stasiun keberangkatan dengan volume penumpang tertinggi antara lain Stasiun Pasar Senen, Gambir, Yogyakarta, Surabaya Pasar Turi, serta Bekasi. Sedangkan relasi favorit meliputi Gambir–Yogyakarta, Yogyakarta–Gambir, Gambir–Semarang, Semarang–Gambir, serta Pasar Senen–Lempuyangan.

Selain menambah kapasitas, pemerintah juga memberikan stimulus berupa diskon tiket kereta api sebesar 30 persen untuk keberangkatan 14 hingga 29 Maret 2026. Program ini berlaku untuk 156 kereta komersial reguler dan 32 kereta tambahan dengan total 2.820 perjalanan.

BACA JUGA:   KILAS Balik Ramadan: Evaluasi Perjalanan Hilirisasi Pertambangan dan Resiliensi Industri Nasional

“Anggaran yang disiapkan pemerintah untuk program diskon ini sekitar Rp116,15 miliar dengan kapasitas lebih dari 1,28 juta kursi,” ujar Awan.

Angkutan Motor Gratis

KAI juga mendukung program angkutan motor gratis (Motis) untuk mengurangi penggunaan sepeda motor jarak jauh yang berisiko tinggi kecelakaan. Program ini berlangsung selama 14 hari, yakni untuk arus mudik pada 13–19 Maret dan arus balik pada 24–30 Maret.

Dalam program tersebut, sepeda motor dapat diangkut menggunakan kereta api, sementara pemiliknya juga mendapatkan tiket gratis. Setiap motor dapat diikuti dua penumpang dewasa serta satu anak di bawah tiga tahun.

“Program ini merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan keselamatan perjalanan mudik, mengingat pemudik dengan sepeda motor masih mendominasi dan tingkat kecelakaannya cukup tinggi,” kata Awan.

Untuk menjaga keselamatan perjalanan, KAI juga menyiapkan 3.028 petugas tambahan di luar petugas eksisting. Mereka terdiri dari petugas pemeriksa jalur, penjaga lintasan, petugas daerah pemantauan khusus, petugas pelayanan, serta personel pengamanan yang melibatkan dukungan TNI dan Polri.

Selain itu, KAI juga memetakan 122 titik rawan di jaringan rel kereta api, termasuk daerah rawan longsor, banjir, tanah labil, dan jembatan yang memerlukan pengawasan khusus.

“KAI berkomitmen memastikan kesiapan infrastruktur dan layanan transportasi menjelang mudik Lebaran 2026 melalui operasional yang aman, andal, dan semakin melayani pelanggan,” ujar Awan.

Tags: Angkutan KA Lebaran 2026Mudik Lebaran 2026
Previous Post

Perluas Akses Kartu Kredit Digital di Indonesia, Visa Gandeng Skorcard

Next Post

Antisipasi Kepadatan Logistik Lebaran 2026, Pelindo Batasi Kapal dan Truk di Pelabuhan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR