TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, Menuju Rumah Sakit Unggulan Berstandar Internasional

Fauzi
11 March 2026 | 21:17
rubrik: BUMD, Event
RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, Menuju Rumah Sakit Unggulan Berstandar Internasional

FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness — RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan terus melakukan transformasi layanan melalui inovasi, penguatan sistem digital, serta pengembangan sumber daya manusia untuk memperkuat posisinya sebagai rumah sakit rujukan utama di Kalimantan Timur. Rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur ini juga menargetkan diri menjadi rumah sakit unggulan berstandar internasional pada 2029.

Hal tersebut seperti diungkap Direktur RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, drg. A. Jaiz, M.H., MARS, dalam sesi penjurian TOP BUMD Awards 2026 yang digelar secara daring, Rabu (11/3/2026).

Jaiz menjelaskan bahwa rumah sakit yang dipimpinnya merupakan salah satu dari dua rumah sakit kelas A di Kalimantan Timur yang berperan sebagai pusat rujukan pelayanan kesehatan di wilayah tersebut.

“RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo satu di antara rumah sakit di Provinsi Kalimantan Timur yang berstatus kelas A. Jadi kami ada dua rumah sakit di Kalimantan Timur yang menjadi pusat rujukan,” ujarnya.

Lebih lanjut Jaiz menambahkan, rumah sakit mengusung tema transformasi layanan melalui integrasi inovasi untuk mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan secara berkelanjutan.

“Kami mencoba mengusung tema Transformasi RS Kanujoso melalui inovasi layanan yang berintegrasi menuju rumah sakit unggul dan berkelanjutan di Provinsi Kalimantan Timur,” kata Jaiz.

RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo memiliki visi menjadi rumah sakit unggulan di Kalimantan Timur dengan standar internasional pada tahun 2029. Untuk mencapai target tersebut, manajemen menyiapkan sejumlah langkah strategis.

Misi yang dijalankan antara lain menjadikan rumah sakit modern dengan pelayanan bermutu berstandar internasional, menyelenggarakan tata kelola rumah sakit dan tata kelola klinis yang baik, serta mengembangkan rumah sakit sebagai pusat pendidikan dokter spesialis.

Selain itu, RSUD Kanujoso juga berupaya memperluas kerja sama internasional dengan berbagai rumah sakit di kawasan Asia guna meningkatkan kapasitas layanan dan transfer pengetahuan medis.

BACA JUGA:   Sukses Kelola Talenta, Merry Riana Edukasi Sabet Top Human Capital Awards 2025

Strategi Bisnis Berbasis Empat Pilar

Dalam menjalankan pengembangan organisasi, RSUD Kanujoso mengadopsi strategi bisnis yang berfokus pada empat pilar utama.

“Strategi bisnis RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo terbagi dalam empat pilar utama, yaitu service excellence, transformasi digital rumah sakit, inovasi dan kolaborasi, serta sustainable hospital,” jelas Jaiz.

Pilar service excellence difokuskan pada pengembangan kualitas layanan kepada pasien, sementara transformasi digital diarahkan pada pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan akses layanan kesehatan. Sementara inovasi dan kolaborasi menjadi landasan pengembangan layanan baru, dan pilar sustainable hospital memastikan operasional rumah sakit berjalan secara berkelanjutan.

Kinerja

Dari sisi kinerja pelayanan, sejumlah indikator operasional menunjukkan hasil yang masih berada dalam standar nasional rumah sakit.

Tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) tercatat sebesar 68,32 persen pada 2024 dan meningkat menjadi 70,70 persen pada 2025, masih berada dalam rentang standar 60–85 persen.

Sementara rata-rata lama perawatan pasien atau Length of Stay (LOS) tercatat sekitar empat hari, lebih rendah dari standar nasional enam hingga sembilan hari.

“LOS rata-rata sekitar empat hari. Kemungkinan pasien lebih cepat penyelesaian layanannya atau lebih cepat kesembuhannya,” ujar Jaiz.

Indikator lain seperti Turn Over Interval (TOI) atau tenggang waktu tempat tidur kosong tercatat sekitar dua hari, masih berada dalam standar nasional satu hingga tiga hari.

Selain kinerja layanan, capaian keuangan RSUD Kanujoso juga menunjukkan tren positif dalam dua tahun terakhir.

Pada 2024, rumah sakit menargetkan pendapatan sebesar Rp433 miliar dan berhasil merealisasikan Rp460 miliar atau 109 persen dari target. Sementara pada 2025, target pendapatan sebesar Rp507 miliar berhasil dilampaui dengan realisasi mencapai Rp578,7 miliar atau 114 persen.

BACA JUGA:   FOTO - Ekonomi Lesu, Toko ELektronik Sepi

“Dari tahun 2024 ke tahun 2025 ada peningkatan pendapatan sebesar 22 persen, angka yang cukup bermakna untuk peningkatan pendapatan di suatu rumah sakit,” kata Jaiz.

Tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan rumah sakit juga menunjukkan peningkatan signifikan, dari 91,4 persen pada 2024 menjadi 98,31 persen pada 2025.

Beragam Inovasi Layanan

Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, RSUD Kanujoso mengembangkan berbagai inovasi layanan berbasis sistem digital dan integrasi pelayanan.

Beberapa inovasi tersebut di antaranya Sistem Informasi Rekam Medis Elektronik Terintegrasi (SI DOKTER), Sistem Komunikasi Pelayanan Pasien (KOMPAS RSKD), serta Sistem Panggilan dan Pijat Jantung (SI PITUNG).

Selain itu, rumah sakit juga menghadirkan inovasi seperti Satu Pintu Penjaminan Laka (SIJAKA), Evakuasi Ambulance Sistem Terpadu (AKU SI MANIS MADU), hingga pengembangan layanan kanker anak melalui program BANKER ANAK.

Di bidang pengelolaan lingkungan, RSUD Kanujoso juga memiliki inovasi pengolahan sampah organik menjadi bahan pembersih melalui program MBAH SUKA BAPER.

Penguatan SDM dan Rumah Sakit Pendidikan

Pengembangan sumber daya manusia menjadi bagian penting dari transformasi rumah sakit. Saat ini RSUD Kanujoso memiliki 1.722 pegawai di luar tenaga outsourcing. Rekrutmen tenaga kesehatan difokuskan pada dokter spesialis dan subspesialis untuk mendukung 24 kompetensi layanan rumah sakit.

“Kami juga melakukan pengembangan karier melalui program fellowship, tugas belajar, serta berbagai pelatihan dan program pengampuan sebagai bagian dari keselarasan sistem manajemen SDM dengan strategi bisnis,” jelas Jaiz.

RSUD Kanujoso juga telah ditetapkan sebagai rumah sakit pendidikan dan lembaga pelatihan bidang kesehatan oleh Kementerian Kesehatan RI. Selain itu, rumah sakit ini tiga kali meraih penghargaan sebagai pengelola kepegawaian terbaik di Provinsi Kalimantan Timur.

Transformasi Menuju Smart Hospital

Dalam mendukung transformasi digital, RSUD Kanujoso mengembangkan konsep smart hospital melalui berbagai platform teknologi.

BACA JUGA:   Simak! Inilah Prinsip Dasar yang Dongkrak Kinerja Bisnis PDAM Tirta Penataran

Salah satunya melalui aplikasi Kanujoso Care yang menyediakan layanan pendaftaran online, informasi jadwal praktik dokter, edukasi kesehatan, hingga informasi sarana dan prasarana rumah sakit.

Selain itu, rumah sakit juga telah melakukan integrasi sistem informasi manajemen rumah sakit dengan platform Satu Sehat milik Kementerian Kesehatan.

“Digitalisasi ini juga mencakup antrean resep otomatis dan pendaftaran mandiri pasien BPJS untuk meningkatkan efisiensi waktu tunggu pasien,” ujar Jaiz.

Kontribusi

RSUD Kanujoso juga berperan dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan melalui berbagai kebijakan lingkungan dan sosial.

Di bidang lingkungan, rumah sakit melakukan penggantian lampu konvensional menjadi LED, pemanfaatan pembangkit listrik tenaga surya di gedung jantung, pemanenan air hujan, serta pengelolaan limbah medis menggunakan teknologi gelombang mikro.

“Kinerja pengolahan limbah RSUD Kanujoso yang konsisten dan jauh melampaui baku mutu merupakan bukti nyata komitmen kami dalam mempertahankan standar lingkungan tertinggi,” ujar Jaiz.

Komitmen tersebut tercermin dari keberhasilan rumah sakit meraih penghargaan PROPER Emas selama tiga tahun berturut-turut.

Selain itu, RSUD Kanujoso juga menjalankan program tanggung jawab sosial melalui bantuan perbaikan fasilitas sekolah, penyediaan alat kesehatan untuk UKS, hingga pemberian bibit tanaman buah bagi sekolah di Balikpapan Selatan.

Dengan berbagai inovasi, penguatan SDM, serta komitmen terhadap keberlanjutan, RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo terus memperkuat perannya sebagai pusat rujukan kesehatan di Kalimantan Timur sekaligus mendorong transformasi layanan kesehatan menuju standar internasional.

Tags: RSUD Dr. Kanujuso DjatiwibowoTOP BUMD Awards 2026
Previous Post

Dukung Transparansi Informasi, Bursa Kripto CFX Hadirkan Laporan Industri Aset Kripto

Next Post

Hutama Karya Gelar Apel Siaga Mudik Lebaran 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR