TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kolaborasi CSR PLN UID Sumbar Bangun Bengkel Motor Listrik di SMK Negeri 1 Sumatera Barat

Albarsyah
12 March 2026 | 21:35
rubrik: Event
Kolaborasi CSR PLN UID Sumbar Bangun Bengkel Motor Listrik di SMK Negeri 1 Sumatera Barat

Jakarta, TopBusiness – Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia semakin pesat. Transformasi ini tidak hanya menuntut kesiapan infrastruktur, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia yang mampu mendukung ekosistem kendaraan listrik, termasuk layanan perawatan dan perbengkelan.

Menjawab kebutuhan tersebut, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Barat (UID Sumbar) menggagas program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa pembangunan bengkel konversi sepeda motor listrik di SMK Negeri 1 Sumatera Barat.

Program ini menjadi salah satu inisiatif strategis PLN dalam mendukung transisi energi sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi. Melalui program tersebut, PLN melibatkan secara langsung para siswa dan guru SMK dalam pembelajaran praktik konversi sepeda motor listrik.

Latar belakang lahirnya program ini tidak terlepas dari tingginya emisi kendaraan bermotor roda dua yang menjadi salah satu tantangan lingkungan di wilayah perkotaan Sumatera Barat. Di sisi lain, percepatan transisi menuju kendaraan listrik membutuhkan kesiapan sumber daya manusia sejak dini, terutama melalui pendidikan vokasi.

Namun demikian, masih terdapat sejumlah kendala yang dihadapi sekolah kejuruan, seperti keterbatasan sarana praktik serta kompetensi guru dalam penguasaan teknologi kendaraan listrik. Melihat kondisi tersebut, PLN UID Sumatera Barat memandang pendidikan vokasi sebagai titik strategis untuk menciptakan dampak jangka panjang bagi pengembangan ekosistem kendaraan listrik di masa depan.

Sebagai bentuk implementasi program CSR berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG), PLN merancang program Bengkel Konversi Sepeda Motor Listrik yang mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, serta keberlanjutan bisnis perusahaan.

Program vokasi ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan yang relevan. Di antaranya peserta didik dan tenaga pendidik SMK Negeri 1 Sumatera Barat, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, mitra industri konversi sepeda motor listrik, masyarakat sekitar sebagai calon pengguna kendaraan listrik, serta PT PLN (Persero) sebagai pelaksana program TJSL dan penggerak transisi energi.

BACA JUGA:   GRC Membuat PT Asuransi Takaful Keluarga Makin Dipercaya Konsumen

Dalam pelaksanaannya, program ini dirancang dengan pendekatan target SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound). Secara spesifik, program ini bertujuan membangun bengkel konversi sepeda motor listrik yang siap beroperasi di lingkungan sekolah. Dari sisi pengukuran, keberhasilan program ditandai dengan tersedianya peralatan bengkel sesuai standar serta peningkatan kompetensi guru dalam teknologi konversi motor listrik.

Program ini juga dirancang agar realistis dan dapat dicapai sesuai kapasitas sekolah serta dukungan dari mitra industri. Selain itu, program ini relevan dengan agenda transisi energi nasional dan penguatan pendidikan vokasi. Seluruh rangkaian kegiatan direncanakan dan diselesaikan dalam periode pelaksanaan tahun 2025.

Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sumatera Barat, Yesi Yuliani, menegaskan bahwa kualitas eksekusi program menjadi perhatian utama dalam implementasi kegiatan ini.

Menurutnya, pelaksanaan program dilakukan dengan pendampingan teknis secara langsung oleh PLN UID Sumatera Barat. Selain itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia dilakukan melalui pelatihan dan penguatan kompetensi guru serta penyediaan sarana praktik bengkel yang sesuai standar keselamatan dan mutu pembelajaran vokasi.

“Guru dan siswa tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga dilibatkan secara aktif sebagai pelaku utama dalam program ini. Para siswa dilibatkan langsung dalam praktik konversi sebagai bagian dari proses pembelajaran,” ujar Yesi Yuliani saat memaparkan program tersebut kepada Dewan Juri TOP CSR Awards 2026 melalui pertemuan daring, belum lama ini.

Dalam presentasi tersebut, Yesi Yuliani turut didampingi oleh tim TJSL PLN UID Sumatera Barat, yakni Fefi Desmayeti selaku Asisten Manager TJSL, M. Irsyad sebagai Officer TJSL, serta Hendryan sebagai Senior Officer TJSL.

Yesi menjelaskan bahwa program ini mendorong terbentuknya budaya gotong royong serta transfer pengetahuan antara dunia industri dan dunia pendidikan.

BACA JUGA:   DTI-CX 2024 Resmi Digelar

Program tersebut dijalankan melalui kolaborasi antara PLN UID Sumatera Barat, SMK Negeri 1 Sumatera Barat, serta mitra industri konversi sepeda motor listrik. Sinergi dengan para pemangku kepentingan pendidikan dilakukan untuk memastikan keberlanjutan program dalam jangka panjang.

Kolaborasi ini tidak hanya bertujuan membangun fasilitas, tetapi juga memperkuat kapasitas lokal agar sekolah mampu mengembangkan program pembelajaran secara mandiri tanpa ketergantungan pada pihak luar.

Selain itu, program juga dirancang adaptif terhadap kondisi di lapangan. Penyesuaian teknis dilakukan berdasarkan kebutuhan sekolah serta kalender akademik yang berlaku. Metode pelatihan pun dibuat fleksibel agar tetap efektif dalam mendukung proses pembelajaran siswa.

Untuk memastikan keberhasilan program, PLN juga melakukan evaluasi secara berkala sebagai dasar penyesuaian implementasi kegiatan.

Program ini juga telah memperoleh berbagai penghargaan dan apresiasi dari berbagai pihak. Di antaranya Sertifikat Bengkel Pemasangan, Perawatan, dan Pemeriksaan Peralatan Instalasi Sistem Penggerak Motor Listrik pada Sepeda Motor dari Kementerian Perhubungan pada tahun 2026.

Selain itu, program ini juga mendapatkan Apresiasi Mobil Listrik dari Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah pada tahun 2025 serta apresiasi dari Direktur Jenderal SMK pada tahun yang sama. Penghargaan lainnya datang dari Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) atas inovasi konversi sepeda motor listrik.

Pada tahun 2024, program ini juga memperoleh apresiasi dari Gubernur Sumatera Barat serta menjadi bagian dari pameran teknologi yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Padang.

Prestasi siswa SMK Negeri 1 Sumatera Barat juga turut menunjukkan dampak positif dari program ini. Dalam ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Motorcycle Technology, siswa berhasil meraih Juara 1 tingkat Kota Padang dan Juara 1 tingkat Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2025. Pada tingkat nasional, tim tersebut berhasil menempati peringkat ke-16.

BACA JUGA:   Menjadi Bank Digital UMKM Milik BNI, Hibank Terus Pacu Penerapan GRC via IT

Dari sisi perusahaan, program CSR ini memberikan berbagai manfaat strategis. Program ini mendorong pertumbuhan konsumsi listrik baru melalui pengembangan ekosistem kendaraan listrik serta memperkuat posisi PLN sebagai enabler dalam transisi energi nasional.

Selain itu, program ini juga mendukung strategi electrifying lifestyle yang tengah digencarkan PLN, sekaligus membentuk pipeline sumber daya manusia di bidang ketenagalistrikan. Implementasi program ini juga turut meningkatkan reputasi perusahaan dalam aspek ESG serta memperoleh berbagai pengakuan di tingkat nasional.

Sementara bagi para pemangku kepentingan, program ini memberikan dampak yang luas. Bagi sekolah, program ini meningkatkan kualitas pembelajaran serta pengembangan teaching factory. Bagi siswa, program ini membuka peluang kompetensi masa depan serta kesempatan kerja baru di bidang kendaraan listrik.

Masyarakat juga mendapatkan manfaat berupa akses yang lebih luas terhadap layanan konversi sepeda motor listrik. Dari sisi lingkungan, program ini berkontribusi terhadap pengurangan emisi kendaraan bermotor.

Bagi pemerintah, program ini mendukung percepatan implementasi program nasional kendaraan listrik. Sementara bagi industri lokal, program ini membuka peluang usaha baru di sektor bengkel konversi kendaraan listrik. Kolaborasi juga terbuka bagi perguruan tinggi dan mitra industri dalam bentuk riset dan pembinaan teknologi.

Yesi Yuliani menegaskan bahwa program CSR yang digagas PLN UID Sumatera Barat diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi berbagai pihak.

“Program CSR yang kami gagas ini diharapkan memberikan multiplier effect yang besar. Lembaga pendidikan, perusahaan sepeda motor, serta masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara bersama-sama. Kami juga berharap program ini dapat direplikasi oleh berbagai pihak agar dapat terus berkembang dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Previous Post

Hasil RUPS Tahunan Tahun 2026 PT Federal International Finance

Next Post

Prodia Catat Pendapatan Rp2,28 Triliun di 2025, Perkuat Layanan Precision Medicine dan Ekspansi Specialty Clinic di 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR