TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Transjakarta Perkuat Pemantauan Pramudi Berbasis AI untuk Tingkatkan Keselamatan

Nurdian Akhmad
17 March 2026 | 16:12
rubrik: BUMD, Business Info
Transjakarta Perkuat Pemantauan Pramudi Berbasis AI untuk Tingkatkan Keselamatan

Jakarta, TopBusiness — PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keselamatan pelanggan serta keandalan operasional layanan melalui pemanfaatan teknologi pemantauan pramudi berbasis kecerdasan buatan atau artifical intelligence (AI). Upaya ini menjadi bagian dari transformasi digital operasional perusahaan melalui platform SYNTRA yang terintegrasi dengan teknologi Advanced Driver Assistance System – Driver Monitoring System (ADAS-DMS).

Teknologi tersebut berfungsi untuk membantu mendeteksi berbagai potensi risiko selama operasional, seperti kelelahan, distraksi, hingga indikasi microsleep pada pramudi secara real-time. Apabila sistem mendeteksi adanya gangguan konsentrasi atau kelelahan, teknologi tersebut akan memberikan peringatan langsung kepada pramudi sekaligus mengirimkan notifikasi kepada pusat kontrol operasional agar langkah mitigasi dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.

Direktur Pelayanan dan Teknologi Informasi PT Transportasi Jakarta, Raditya Rusdi, menegaskan bahwa keselamatan pelanggan merupakan prioritas utama dalam setiap pengembangan sistem operasional perusahaan.

“Keselamatan pelanggan adalah harga mati bagi Transjakarta. Karena itu, kami tidak ingin mitigasi hanya mengandalkan pengawasan manual. Kami memperkuatnya dengan teknologi melalui SYNTRA yang sudah terintegrasi dengan ADAS-DMS untuk membantu mendeteksi kelelahan dan potensi microsleep pada pramudi secara real-time,” ujar Raditya dalam siaran persnya, Selasa (17/3/2026).

Saat ini sekitar 2.000 armada Transjakarta telah dilengkapi teknologi ADAS-DMS. Sementara dari total lebih dari 5.000 armada yang dioperasikan, sekitar 3.000 armada lainnya akan dipasangi teknologi serupa secara bertahap. Pada tahun ini, Transjakarta menargetkan percepatan implementasi agar teknologi keselamatan tersebut dapat diterapkan lebih luas di seluruh armada.

Selain memperkuat pemantauan saat armada beroperasi, Transjakarta juga tengah melakukan uji coba teknologi pendeteksi pola tidur dan tingkat stres pramudi. Inisiatif ini ditujukan untuk memperkuat pendekatan preventif sehingga potensi kelelahan dapat dikenali lebih dini, termasuk sebelum pramudi mulai menjalankan tugasnya.

BACA JUGA:   Kuota KPR Bersubsidi BRI Ditambah 2.000 Unit

Menurut Raditya, pengembangan sistem tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk membangun sistem keselamatan yang tidak hanya responsif, tetapi juga mampu melakukan pencegahan sejak awal.

“Kami juga sedang melakukan trial teknologi pendeteksi pola tidur dan tingkat stres pramudi agar langkah pencegahan bisa dilakukan lebih dini, bahkan sebelum pramudi mulai bertugas,” tambahnya.

Melalui penguatan sistem pemantauan yang bersifat real-time sekaligus preventif, PT Transportasi Jakarta berharap dapat terus meningkatkan standar keselamatan transportasi publik serta menghadirkan layanan yang semakin aman, andal, dan responsif bagi seluruh pelanggan.

Tags: PT Transjakarta
Previous Post

Informasi Terkini: Trafik Mudik Lebaran di JTTS Periode 16 Maret 2026

Next Post

2 Restoran Hadir di Plaza Convill

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR