TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Jelang Idulfitri, PGEO Pastikan Energi Panas Bumi Andal Dukung Pasokan Listrik Nasional

Busthomi
20 March 2026 | 15:25
rubrik: Ekonomi
Jelang Idulfitri, PGEO Pastikan Energi Panas Bumi Andal Dukung Pasokan Listrik Nasional

PGE area Lahendong. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Menyambut periode libur dan mudik Idulfitri 1447 H, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO)memastikan keandalan operasional pembangkit listrik berbasis panas bumi di seluruh area operasi.

Langkah ini dilakukan untuk mendukung keandalan sistem kelistrikan nasional selama periode peningkatan kebutuhan energi dan mobilitas masyarakat.

Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Ahmad Yanimengungkapkan, melalui pemanfaatan energi panas bumi, PGE terus berkontribusi menjaga stabilitas pasokan listrik sekaligus mendukung penyediaan energi bersih bagi masyarakat.

“Idulfitri selalu menjadi momen yang hangat bagi masyarakat Indonesia untuk kembali berkumpul bersama keluarga dan orang-orang tercinta,” ujar dia, dalam keterangannya, dikutip Jumat (20/3/2026).

“ momen seperti inilah kehadiran energi yang andal menjadi penting agar masyarakat dapat merayakan kebersamaan dengan nyaman. Oleh karena itu, PGE berkomitmen memastikan pasokan listrik berbasis panas bumi tetap terjaga secara optimal, sehingga masyarakat dapat merayakan hari raya dengan tenang dan penuh kehangatan,” ujarnya.

Sehubungan dengan hal tersebut, PGE terus memperkuat perannya dalam menyediakan energi bersih yang andal bagi masyarakat melalui pemanfaatan panas bumi.

Saat ini, PGE mengelola 15 Wilayah Kerja Panas Bumi dengan kapasitas terpasang mencapai 727 megawatt (MW), yang berkontribusi signifikan terhadap pasokan listrik di berbagai daerah.

Mengelola 70 persen dari total kapasitas terpasang panas bumi di Indonesia, PGE menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung sistem kelistrikan nasional sekaligus mendorong transisi menuju energi yang lebih ramah lingkungan.

Kontribusi tersebut tercermin dari peran berbagai pembangkit panas bumi yang dioperasikan PGE di sejumlah wilayah. PLTP Area Kamojang memasok listrik ke lebih dari 260.000 rumah tangga setiap hari.

sementara itu, PLTP Area Lahendong menyuplai lebih dari 30 persen kebutuhan listrik di Sulawesi Utara dan Gorontalo, serta PLTP Area Ulubelu menopang sekitar 20 persen kebutuhan listrik di Lampung.

BACA JUGA:   Pertamina Geothermal Energy Jajaki Kerja Sama dengan AGIL

Keandalan PLTP PGE juga dibuktikan dengan tingkat ketersediaan pembangkit (availability factor) mencapai 98,93 persen serta tingkat outage yang sangat rendah, yakni 0,41 persen.

Direktur Operasi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Andi Joko Nugroho mengatakan bahwa panas bumi memiliki keandalan tinggi karena tidak bergantung pada kondisi cuaca, cahaya, maupun bahan bakar fosil. Karakteristik ini menjadikannya solusi strategis untuk menjaga stabilitas pasokan listrik sekaligus mendukung pengembangan energi bersih secara berkelanjutan.

Ia menjelaskan, “PGE siap mendukung upaya transisi Indonesia menuju ekonomi rendah karbon, terutama pada periode dengan kebutuhan listrik tinggi seperti mudik Idulfitri.”

“Komitmen ini diwujudkan melalui pengembangan panas bumi secara berkelanjutan serta penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam seluruh aspek operasional. Melalui pendekatan ini, energi bersih terus mendukung keandalan sistem kelistrikan nasional sekaligus memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan,” jelasnya.

Strategi ini sekaligus menegaskan kontribusi PGE dalam mendukung target perluasan kapasitas pembangkit berbasis energi baru terbarukan (EBT) hingga 76 persen pada periode 2025-2034 sebagaimana tercantum dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL).

Melalui berbagai upaya ini, PGE berupaya memastikan bahwa manfaat pemanfaatan energi panas bumi dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat Indonesia.

Tags: PGEPGEO
Previous Post

KILAS Balik Ramadan: Evaluasi Perjalanan Hilirisasi Pertambangan dan Resiliensi Industri Nasional

Next Post

Gelar MX Competition 2026, Transjakarta Ajak Generasi Muda Ubah Wajah Transportasi Publik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR