Transformasi digital, penguatan tata kelola, dan inovasi layanan mendorong BPR Bank Bulungan mencatat kinerja positif sekaligus memperkuat peran dalam pembangunan ekonomi daerah.
Jakarta, TopBusiness — Transformasi kelembagaan dan inovasi layanan menjadi kunci bagi badan usaha milik daerah (BUMD) untuk tetap relevan di tengah dinamika ekonomi. Hal itu tercermin dari pemaparan PT BPR Bank Bulungan (Perseroda) dalam ajang penjurian TOP BUMD Awards 2026 yang digelar secara daring, Kamis (2/4/2026).
Dalam forum tersebut, Direktur Utama PT BPR Bank Bulungan (Perseroda), Lenny Marlina, SE, menyampaikan materi bertajuk “Transformasi Menjadi Kekuatan, Bertumbuh Menjadi Kebanggaan”. Tema ini menggambarkan arah strategis perusahaan dalam memperkuat peran sebagai lembaga keuangan daerah yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.
Penjurian diikuti sejumlah dewan juri, yakni Sentot Baskoro (Asosiasi GRK Indonesia), Subandi (Akademisi Universitas Budi Luhur), Nurul Yakin Setyabudi (IDTUG), serta Teguh Imam Suyudi (TopBusiness).
Transformasi sebagai Fondasi Pertumbuhan
Dalam paparannya, Lenny menegaskan bahwa transformasi bukan sekadar perubahan sistem, tetapi menjadi fondasi untuk menciptakan daya saing dan keberlanjutan bisnis.
“Transformasi yang kami lakukan mencakup penguatan tata kelola, digitalisasi layanan, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia. Semua itu diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung pembangunan daerah,” ujar Lenny.
BPR Bank Bulungan memposisikan diri sebagai motor penggerak ekonomi lokal, khususnya bagi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi BPR terpercaya dalam pembangunan ekonomi masyarakat di Kabupaten Bulungan.
Transformasi tersebut juga tercermin dalam penguatan sistem operasional, termasuk peningkatan teknologi perbankan melalui core banking system yang lebih terintegrasi dan real-time, guna meningkatkan efisiensi serta kualitas layanan.
Kinerja Tumbuh Positif
Di tengah tantangan ekonomi, BPR Bank Bulungan mencatatkan kinerja yang positif. Realisasi kredit mencapai lebih dari Rp104,9 miliar atau 104,53 persen dari target. Sementara itu, laba perusahaan tercatat mencapai Rp5,39 miliar atau 164,46 persen dari target yang ditetapkan.
Pertumbuhan tersebut didukung oleh peningkatan pendapatan operasional yang mencapai lebih dari Rp22,6 miliar, serta pengelolaan risiko yang terjaga dengan rasio kredit bermasalah (NPL) di kisaran 4,5 persen.
Dari sisi permodalan, rasio kecukupan modal (CAR) mencapai 48,70 persen, jauh di atas ketentuan minimum, menunjukkan kondisi keuangan yang sehat dan solid.
“Kinerja ini menjadi bukti bahwa transformasi yang kami lakukan berdampak nyata terhadap pertumbuhan bisnis,” kata Lenny.
Inovasi Layanan dan Inklusi Keuangan
Selain kinerja keuangan, inovasi layanan menjadi salah satu kekuatan utama BPR Bank Bulungan. Perusahaan menghadirkan berbagai terobosan untuk memperluas akses keuangan masyarakat, di antaranya:
- Layanan mobil kas keliling untuk menjangkau wilayah terpencil
- Aplikasi digital BPR E-Cash untuk transaksi non-tunai
- Layanan cash pick-up bagi nasabah
- Pemanfaatan media sosial untuk edukasi dan komunikasi
Langkah ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan nasabah, tetapi juga memperkuat inklusi keuangan di daerah.
BPR Bank Bulungan juga aktif mendukung program nasional seperti “Satu Rekening Satu Pelajar” dan “GENCARKAN” yang diinisiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah
Sebagai BUMD, BPR Bank Bulungan memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Peran tersebut diwujudkan melalui berbagai program dan penugasan, antara lain:
- Pengelolaan kas desa dan dana desa
- Penyaluran kredit Masyarakat Ekonomi Sejahtera (MESRA)
- Penyaluran bantuan langsung non-tunai (BLT)
- Pengelolaan tabungan SIMAPAN ASN
- Penyaluran penghasilan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK)
Selain itu, bank ini juga menjadi bagian dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) serta Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), yang berperan dalam menjaga stabilitas ekonomi lokal.
“BUMD tidak hanya dituntut menghasilkan keuntungan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pemerintah daerah,” ujar Lenny.
Dukungan terhadap Pembangunan Berkelanjutan
Sejalan dengan tema TOP BUMD Awards 2026, yakni “Inovasi BUMD dalam Pembangunan Berkelanjutan”, BPR Bank Bulungan juga mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam operasionalnya.
Melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), perusahaan aktif dalam:
- Edukasi dan literasi keuangan
- Program penanganan stunting
- Pemberdayaan UMKM
- Bantuan sosial dan pendidikan
Selain itu, pembiayaan juga diarahkan pada sektor-sektor produktif yang ramah lingkungan, seperti pertanian dan perikanan berbasis lokal.
Tata Kelola dan Penguatan SDM
Dalam aspek tata kelola, BPR Bank Bulungan menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten. Penguatan manajemen risiko, kepatuhan terhadap regulasi, serta pengawasan internal menjadi bagian dari strategi untuk menjaga keberlanjutan bisnis.
Di sisi lain, pengembangan sumber daya manusia dilakukan melalui pelatihan, sertifikasi, hingga program knowledge sharing antar-BPR.
Perusahaan juga memberikan kesempatan bagi putra-putri daerah untuk berkembang, sekaligus berkontribusi dalam pembangunan ekonomi lokal.
Berbagai capaian tersebut mengantarkan BPR Bank Bulungan menjadi rujukan bagi BPR lain dalam studi tiru, menandakan praktik bisnis yang dinilai berhasil dan layak direplikasi.
Menjadi Kebanggaan Daerah
Melalui transformasi yang berkelanjutan, BPR Bank Bulungan tidak hanya tumbuh sebagai lembaga keuangan, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan daerah.
“Transformasi yang kami lakukan adalah perjalanan panjang. Tujuannya bukan hanya pertumbuhan bisnis, tetapi bagaimana kami bisa memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan daerah,” pungkas Lenny.
Ajang TOP BUMD Awards sendiri merupakan forum pembelajaran sekaligus apresiasi bagi BUMD terbaik di Indonesia. Penilaian tidak hanya didasarkan pada kinerja, tetapi juga inovasi, perbaikan berkelanjutan, serta kontribusi terhadap pembangunan daerah.
Dengan berbagai pencapaian tersebut, BPR Bank Bulungan menunjukkan bahwa transformasi yang tepat dapat menjadi kekuatan untuk tumbuh—dan pada akhirnya menjadi kebanggaan bagi daerahnya.
