TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

TOP CSR Awards 2026: KEK Industropolis Batang Perkuat Kolaborasi Triple Helix untuk Masa Depan Berkelanjutan

Teguh Imam Suyudi
7 April 2026 | 10:07
rubrik: Business Info, CSR
TOP CSR Awards 2026: KEK Industropolis Batang Perkuat Kolaborasi Triple Helix untuk Masa Depan Berkelanjutan

Kolaborasi industri, pemerintah, dan akademisi menjadi strategi utama KEK Industropolis Batang dalam memperkuat program CSR berbasis ESG dan pembangunan berkelanjutan pada 2026.

Jakarta, TopBusiness — Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan tanggung jawab sosial perusahaan dengan mengikuti proses penjurian TOP CSR Awards 2026 yang dilaksanakan secara daring pada Senin, 6 April 2026. Dalam forum bergengsi tersebut, KEK Industropolis Batang mengusung tema strategis “Triple Helix Collaboration: Building a Resilient and Sustainable Future” sebagai pendekatan utama dalam pengembangan program CSR/TJSL berbasis keberlanjutan.

Presentasi disampaikan oleh Burhan Murtaki, GM Corporate Secretary KEK Industropolis Batang, didampingi oleh Head Corporate Secretary Tanya L. Camdy serta Cici Indriyani. Mereka memaparkan bagaimana sinergi antara dunia industri, pemerintah, dan akademisi menjadi fondasi penting dalam membangun kawasan industri yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga inklusif dan berkelanjutan.

Kolaborasi Triple Helix sebagai Pilar Strategis

Dalam paparannya, Burhan menekankan bahwa konsep triple helix bukan sekadar jargon, melainkan strategi nyata yang telah diimplementasikan melalui berbagai program kolaboratif lintas sektor.

“Kolaborasi antara industri, pemerintah, dan institusi pendidikan menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem yang adaptif terhadap perubahan sekaligus mampu menjawab tantangan masa depan,” ujar Burhan.

Pendekatan ini selaras dengan visi KEK Industropolis Batang untuk menjadi kota industri cerdas, terintegrasi, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Fokus 2026: Penguatan Desa dan TJSL Berbasis SDGs

Pada tahun 2026, KEK Industropolis Batang memperkuat implementasi program melalui pendekatan Sustainable Livelihood Approach (SLA) yang difokuskan pada pembangunan desa penyangga.

Direktur Utama PT Kawasan Industri Terpadu Batang, Ngurah Wirawan, menegaskan,
“Pada 2026 kami berkomitmen menjalankan Program SLA untuk menyelaraskan pembangunan desa, memperkuat TJSL berbasis TPB, serta membangun hubungan harmonis dengan masyarakat.”

BACA JUGA:   Menteri Basuki Targetkan Pembangunan Memorial Park IKN Rampung 16 Agustus 2024

Program ini menjadi bagian dari upaya strategis perusahaan dalam memastikan bahwa pertumbuhan industri berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.

Integrasi CSR dan ESG: Menciptakan Nilai Jangka Panjang

Partisipasi KEK Industropolis Batang dalam TOP CSR Awards 2026 juga mencerminkan keseriusan perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam strategi bisnis.

Dalam dokumen paparan disebutkan bahwa perusahaan telah mengidentifikasi berbagai aspek material ESG, mulai dari pengelolaan lingkungan, pemberdayaan sosial, hingga tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel.

Beberapa langkah konkret yang telah dilakukan antara lain:

  • Pengembangan konsep Green Industrial Park untuk mengurangi dampak lingkungan
  • Penguatan program pemberdayaan masyarakat dan UMKM
  • Implementasi sistem pengelolaan limbah terpadu
  • Larangan penggunaan air tanah oleh tenant sebagai bagian dari konservasi sumber daya

Pendekatan ini tidak hanya memitigasi risiko, tetapi juga menciptakan peluang bisnis baru yang berkelanjutan.

Program CSR Berdampak Tinggi

KEK Industropolis Batang menjalankan program CSR melalui lima pilar utama yang dikenal sebagai Industropolis Bright:

  1. Bright Minds (Pendidikan & Ketenagakerjaan)
  2. Bright Communities (Sosial)
  3. Bright Prosperity (Ekonomi & UMKM)
  4. Bright Wellness (Kesehatan)
  5. Bright Planet (Lingkungan)

Berbagai program unggulan yang telah dijalankan menunjukkan dampak nyata, antara lain:

  • Pelatihan vokasi yang meningkatkan serapan tenaga kerja lokal
  • Kolaborasi dengan SMK dan perguruan tinggi untuk menciptakan link and match industri
  • Program resiliensi generasi muda melalui PRIMA
  • Pemberdayaan UMKM berbasis budaya lokal
  • Program lingkungan seperti penanaman mangrove dan pengelolaan limbah

Berdasarkan hasil pengukuran Social Return on Investment (SROI), setiap Rp1 investasi CSR menghasilkan manfaat sebesar Rp3,74, dengan total manfaat mencapai lebih dari Rp5 miliar.

Sinergi Multipihak untuk Ketahanan Masa Depan

BACA JUGA:   Ekonom: Pencabutan DMO Batu Bara Harus Dibatalkan

Dalam konteks triple helix, KEK Industropolis Batang aktif membangun kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk:

  • Pemerintah daerah dan kementerian
  • Institusi pendidikan seperti Universitas Diponegoro
  • SMK binaan dan lembaga pelatihan
  • Tenant industri di kawasan
  • Komunitas dan masyarakat lokal

Kolaborasi ini memungkinkan terciptanya ekosistem yang saling mendukung, mulai dari penyediaan tenaga kerja terampil hingga penguatan ekonomi lokal.

Ajang Pembelajaran dan Apresiasi Nasional

TOP CSR Awards 2026 sendiri diselenggarakan oleh Majalah TopBusiness. Tema tahun ini, “Aligning CSR and ESG for Long-Term Corporate Value and Sustainable Development,” menekankan pentingnya integrasi CSR dan ESG dalam menciptakan nilai jangka panjang perusahaan.

Sementara itu, bertindak selaku Dewan Juri: Prof. Satya Arinanto (Akademisi Univ. Indonesia), Melani K. Harriman (Melani K. Harriman & Associates), Ichsan (LKN Asta Cita), dan Teguh Imam Suyudi (TopBusiness).

Menuju Kawasan Industri Berkelanjutan

Melalui partisipasi dalam TOP CSR Awards 2026, KEK Industropolis Batang tidak hanya menunjukkan capaian, tetapi juga komitmen berkelanjutan dalam membangun kawasan industri yang adaptif, inklusif, dan berdaya saing global.

Dengan mengedepankan kolaborasi triple helix, perusahaan optimistis dapat menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perubahan ekonomi global hingga isu lingkungan dan sosial.

“Keberlanjutan bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Dan kolaborasi adalah kunci untuk mencapainya,” tutup Burhan.

Tags: KEK Industropolis Batang
Previous Post

SMF Kuatkan Aspek Lingkungan dalam ESG

Next Post

Program CSR Unggulan TGI, dari Pengembangan UMKM hingga Jargas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR