Jakarta, TopBusiness — PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Kaltim Teluk terpilih menjadi nominator TOP CSR Awards 2026. Sebagai salah satu unit operasional pembangkitan yang berlokasi di kawasan industri Kariangau, Balikpapan Barat, PT PLN Nusantara Power UP Kaltim Teluk dicatat mengikuti sesi presentasi Penjurian TOP CSR Awards 2026, Selasa (7/4/2026).
Hadir dalam Penjurian, Assistant Manager Business Support, Wahyu Budi Dharmawan dan Team Leader SDM, Umum & CSR, Bambang Bagja. Selain itu, Team Leader SDM, Umum & CSR, Roesy Dananjaya Panji Mahardeka, Junior Officer SDM, Umum & CSR, Yuda Wardana serta Community Development Officer, Nurul Aqsha F.
Dalam Penjurian, Wahyu Budi Dharmawan menyatakan bila perusahaan tidak hanya berperan dalam menjaga keandalan pasokan listrik, tetapi juga aktif dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) sebagai bagian dari strategi keberlanjutan dan kontribusi terhadap pembangunan daerah.
“Perusahaan bahkan menempatkan CSR sebagai bagian integral dari penciptaan nilai jangka panjang dan pembangunan berkelanjutan, khususnya bagi masyarakat di wilayah Ring-1, yaitu Kelurahan Kariangau,” kata Wahyu.
Program CSR Bertahap dan Terintegrasi
Menurut Wahyu, semua program CSR yang dilaksanakan perusahaan, memiliki fokus utama pada peningkatan kualitas hidup melalui empat pilar utama. Keempat pilar tersebut adalah kesehatan (pencegahan stunting), pendidikan, penguatan ekonomi lokal, serta pengelolaan lingkungan dan akses air bersih. Inisiatif tersebut selaras dengan pencapaian SDGs, khususnya SDG 3, 4, 8, dan 13.
Dalam melaksanakan program CSR, perusahaan dicatat menghadirkannya secara bertahap dan terintegrasi. Pada tahap awal, program CSR disusun berdasarkan hasil social mapping yang mengidentifikasi kebutuhan prioritas masyarakat. Selanjutnya ke tahap perencanaan.
Pada tahap perencanaan ini, perusahaan menerapkan prinsip SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound) dengan target yang terukur, antara lain penurunan risiko stunting, peningkatan layanan keluarga berencana, pemberian beasiswa pendidikan, penguatan UMKM, pelestarian kawasan mangrove, serta peningkatan akses air bersih.
Perencanaan dilakukan secara partisipatif dengan mempertimbangkan kapasitas masyarakat, dukungan anggaran TJSL, serta mitigasi risiko sosial, lingkungan, dan operasional.
Pada tahap terakhir yaitu pelaksanaan program, perusahaan melaksanakannya secara bertahap dan terintegrasi. Perusahaan juga dicatat melibatkan berbagai pemangku kepentingan, seperti Dompet Dhuafa Balikpapan dan lembaga pendidikan lokal.
“Dalam seluruh tahapan program, pendekatan partisipatif menjadi kunci keberhasilan, di mana masyarakat memiliki peran aktif. Monitoring dan evaluasi juga dilakukan secara berkala untuk memastikan efektivitas dan keberlanjutan dampak,” kata Wahyu.
CSR Unggulan
Dari banyak program CSR yang dilaksanakan, PT PLN Nusantara Power UP Kaltim Teluk dicatat menghadirkan program unggulan “Kariangau Sejahtera.” Program unggulan yang dilaksanakan dari tahun 2024 sampai sekarang ini, menjadi representasi integrasi intervensi lintas sektor.
Melalui program ini, berbagai inisiatif telah dijalankan, seperti diantaranya adalah sebagai berikut:
- Intervensi pencegahan stunting dan peningkatan layanan kesehatan keluarga.
- Pemberian beasiswa pendidikan.
- Pengembangan UMKM local.
- Pelestarian lingkungan pesisir dan mangrove. Terakhir, penyediaan akses air bersih bagi masyarakat.
Dampak dan Keberlanjutan Program
Program CSR Unggulan yang dilaksanakan dicatat memiliki banyak dampak positif. Dimana diantaranya adalah: peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, bertambahnya akses pendidikan, meningkatnya kapasitas ekonomi lokal, terjaganya ekosistem pesisir, serta meningkatnya jumlah rumah tangga yang memperoleh akses air bersih.
Guna memastikan keberlanjutan, perusahaan kemudian menerapkan strategi exit berupa “Gradual Disengagement Model – From Assistance to Independence”. Strategi ini merupakan pendekatan bertahap yang mendorong kemandirian masyarakat setelah program berjalan.
“Secara keseluruhan, implementasi CSR PT PLN Nusantara Power UP Kaltim Teluk menunjukkan bahwa integrasi strategi CSR dan ESG mampu memberikan dampak sosial yang nyata sekaligus memperkuat keberlanjutan bisnis perusahaan,” pungkas Wahyu.
