TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

PGEO Raih Proper Emas ke-15 Berturut-turut dari Kementerian LH

Busthomi
8 April 2026 | 16:56
rubrik: Ekonomi
PGEO Raih Proper Emas ke-15 Berturut-turut dari Kementerian LH

irektur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Ahmad Yani dan Direktur Operasi PT Pertamina Geothermal Energy Andi Joko Nugroho menerima penghargaan PROPER Emas ke-15 untuk Area Kamojang, dan PROPER Emas ke-4 untuk Area Ulubelu di Jakarta, Selasa (7/4/2026). Penghargaan ini menjadi bukti konsistensi PGE dalam mengelola pemanfaatan panas bumi secara berkelanjutan dan berdampak nyata bagi lingkungan serta masyarakat sekitar. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) kembali mencatatkan prestasi gemilang dalam pengelolaan lingkungan dan sosial dengan meraih penghargaan PROPER Emas untuk Area Kamojang dan Area Ulubelu.

Diterima di Jakarta, Selasa (7/4/2026), penghargaan ini merupakan yang ke-15 berturut-turut bagi Area Kamojang dan ke-4 kalinya bagi Area Ulubelu.

Capaian ini semakin memperkuat posisi PGE sebagai world class green energy company yang tidak hanya menghasilkan energi bersih panas bumi secara andal, tetapi juga mampu tumbuh bersama masyarakat serta memberikan dampak nyata dan terukur bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

“Kami menghargai upaya-upaya untuk mendorong dan meningkatkan kualitas dari penataan lingkungan kita. Kepada para perusahaan yang telah mendapat predikat Emas, tentu kebanggaan yang luar biasa. Mudah-mudahan, predikat yang diberikan mampu mendorong kinerja kita semua dalam berkiprah di nasional maupun dalam kontestasi di dunia internasional,” kata Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendali Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dalam pidato sambutannya.

Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk, Ahmad Yani menyampaikan bahwa penghargaan ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam mengoptimalkan potensi panas bumi secara end-to-end serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“PROPER Emas merupakan bukti dari cara kami beroperasi, yang mengintegrasikan keunggulan teknis dengan tanggung jawab lingkungan dan sosial yang terukur. Kami ingin memastikan bahwa setiap tetes uap panas bumi yang kami manfaatkan turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasi. Ini adalah wujud nyata kontribusi PGE dalam mendukung ketahanan energi dan pangan nasional,” ujarnya, seperti dalam keteranganaresmi yang diterima media, Rabu (8/4/2026).

Inovasi Ekosistem Agri-Akuakultur

Sebagai pelopor pemanfaatan langsung (direct use) panas bumi sejak tahun 2013, PGE Area Kamojang kembali mempertahankan PROPER Emas dengan menghadirkan inovasi sosial bertajuk KANYAAH (Kamojang Agri-Aquaculture Energized by Geothermal for All’s Harmony).

BACA JUGA:   Wacana Energi Hijau Menguat, Sekuritas Sebut PGEO Layak Dikantungi

Program ini merupakan evolusi dari pendekatan sebelumnya, yang mengintegrasikan kelebihan uap panas bumi dan pemanfaatan limbah non-B3 untuk membangun ekosistem pertanian dan perikanan yang berkelanjutan.

Program KANYAAH berjalan melalui empat pilar yang saling terhubung dalam skema ekonomi sirkuler:

  • Geothermal Organic Fertilizer (GeO-Fert) untuk mengatasi keterbatasan akses pupuk bagi petani,
  • Geothermal Farming untuk pembibitan dan budidaya tanaman hortikultura,
  • Geothermal Fishery untuk budidaya ikan air tawar berbasis pemanas geothermal, dan
  • Geothermal Food untuk pengolahan pascapanen.

Hingga kini, program ini telah menghasilkan 193,8 ton pupuk GeO-Fert, yang diaplikasikan pada 12,34 hektar lahan pertanian.

Di sektor perikanan, teknologi kolam berpenghangat panas bumi berhasil meningkatkan bobot ikan dari 200 gram menjadi 330 gram per ekor dan mempercepat masa panen hingga 25 persen.

Secara keseluruhan, program ini menjangkau 4.397 penerima manfaat dengan total penghasilan masyarakat mencapai Rp3,08 miliar dan nilai Social Return on Investment (SROI) sebesar 5,10.

Dari sisi lingkungan, program ini berkontribusi pada reduksi emisi sebesar 146,28 ton CO₂e per tahun, serta pengurangan sampah organik hingga 232 ton per tahun.

Dekarbonisasi Operasional

Area Ulubelu memiliki kapasitas terpasang sebesar 220 megawatt (MW) dan menyuplai sekitar 20 persen kebutuhan listrik Provinsi Lampung. Kali ini, PGE Area Ulubelu meraih PROPER Emas ke-4 kalinya melalui dua inovasi andalan, yakni STREAM dan SAI BUMI JEJAMA.

STREAM (Steam Redistribution and Adjustment Method) merupakan inovasi teknis yang berhasil mengoptimalkan aliran uap dari sumur produksi melalui penambahan satellite separator. Inovasi ini berhasil menurunkan emisi sebesar 28.513 ton CO₂e.

STREAM telah dinobatkan sebagai Best Decarbonization Program di Subholding Power & New Renewable Energy PT Pertamina (Persero) pada tahun 2024, serta meraih penghargaan Platinum pada Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2025.

BACA JUGA:   Ini Jurus BI Jaga Stabilitas Eksternal

Pada sisi sosial, program SAI BUMI JEJAMA (Sustainable Agriculture for Building a Healthy Food System Community Through Joint Action and Mutual Aid) menghadirkan pendekatan ekonomi sirkuler berbasis panas bumi.

Program ini memanfaatkan filler menara pendingin untuk budidaya pertanian dan perikanan, produksi pupuk, serta budidaya melon berbasis panas bumi.

Program ini menghasilkan panen ikan 8 ton per tahun, sayuran 674 kg per tahun, dan pupuk organik 120 ton per tahun, dengan nilai SROI 3,9.

“Ke depan, PGE akan terus memperkuat program sosial dan pemberdayaan masyarakat di seluruh wilayah operasi. PGE memastikan bahwa energi panas bumi yang dikelola tidak hanya berkontribusi pada dekarbonisasi nasional, tetapi juga tumbuh bersama masyarakat. Hal ini selaras dengan semangat Asta Cita Pemerintah dalam membangun kemandirian energi dan ketahanan pangan Indonesia,” ungkap Ahmad Yani.

Tags: PGEOproper emasPT Pertamina Geothermal Energy Tbk
Previous Post

Brantas Abipraya Kebut Pembangunan Proyek Sekolah Rakyat Jatim 2

Next Post

Ini Deretan Program CSR Andalan DSSP Power Kendari

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR