Jakarta, TopBusiness – PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Banten 1 menunjukkan komitmennya dalam mendukung target penurunan emisi nasional sekaligus pemberdayaan masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG).
Sebagai salah satu pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berbahan bakar batubara dengan kapasitas 1 x 625 MW, UBP Banten 1 turut mengambil peran dalam mendukung target penurunan emisi sesuai komitmen Indonesia dalam Paris Agreement, yakni menekan emisi hingga 29 persen menuju Net Zero Emission (NZE).
Upaya tersebut diwujudkan melalui berbagai inovasi, salah satunya pemanfaatan limbah sisa pembakaran batubara atau Fly Ash dan Bottom Ash (FABA). Limbah ini diolah menjadi produk bernilai guna sekaligus ramah lingkungan, seperti paving block.
Setiap harinya, pembangkit ini menghasilkan sekitar 300 ton FABA. Di sisi lain, permasalahan sampah plastik di wilayah perairan Indonesia yang mencapai 1,2 juta ton per tahun turut menjadi perhatian. Di wilayah operasional, masyarakat juga menghasilkan sekitar 3 ton sampah per hari.
Melihat kondisi tersebut, PLN Indonesia Power UBP Banten 1 menggagas program CSR inovatif berbasis ekonomi sirkular melalui pengolahan limbah terpadu yang melibatkan masyarakat lokal.
Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Banten 1, Nugroho Prasetyo Rubiyanto, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada lingkungan, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami mengembangkan program Waste for Green Infrastructure, yaitu pengolahan sampah terpadu berbasis masyarakat melalui kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Macan Ketawa. Program ini menghasilkan paving block NeoFABA yang merupakan campuran FABA, limbah plastik, dan residu pirolisis,” ujarnya dalam presentasi kepada Dewan Juri TOP CSR Awards 2026 yang dilakukan secara daring.
Inovasi NeoFABA menjadi terobosan penting dalam penerapan ekonomi sirkular di sektor energi. Selain mampu mengurangi timbulan sampah, produk ini juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
Adapun keunggulan paving block NeoFABA antara lain:
- Mengurangi potensi pencemaran udara, tanah, dan air
- Tahan lembap sehingga cocok digunakan di area sekitar sungai
- Lebih hemat karena mengurangi penggunaan semen dan pasir
Program ini juga menjadi solusi atas permasalahan perilaku masyarakat yang masih membuang sampah ke sungai, dengan mengubah limbah menjadi produk konstruksi ramah lingkungan.
Selain pengolahan limbah, PLN Indonesia Power UBP Banten 1 juga menjalankan berbagai program pemberdayaan lainnya, seperti pengembangan kawasan wisata berbasis masyarakat di Kacida dan Cibuntu, pengelolaan lahan kritis menjadi kawasan hijau produktif, serta pengembangan UMKM di sektor perkebunan dan batik.
Dalam presentasi tersebut, turut hadir jajaran manajemen antara lain Nur Khoiriyah (Manager Administrasi), Tamzil Humada (Assistant Manager Umum), Didik Margi Utama (Officer CSR, Humas, dan Keamanan), Nenden Hasanah (Senior Pelaksana CSR), serta Anindita Dian Safira (Community Development Officer).
Berkat kinerja unggul dalam pengelolaan lingkungan dan sosial, PLN Indonesia Power UBP Banten 1 telah meraih berbagai penghargaan, di antaranya:
- PROPER 2025 peringkat Hijau
- PROPER 2024, 2023, dan 2022 peringkat Emas
- TOP CSR Award (bintang 4)
- Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) kategori Inovasi Sosial (Gold) dan Local Hero Inspiratif
- ISDA Award (Silver)
Di bidang kinerja bisnis dan operasional, perusahaan juga memperoleh sejumlah penghargaan, seperti:
- Standar Pengamanan Objek Vital Nasional
- Zero Accident Award
- Subroto Awards untuk Carbon Trading
- ASEAN OSHNET Award kategori Excellence (Runner Up)
- Sertifikasi Green Building
Melalui berbagai inisiatif tersebut, PLN Indonesia Power UBP Banten 1 tidak hanya berkontribusi dalam pengurangan emisi, tetapi juga menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
