Jakarta, TopBusiness – Di pasar saham, melalui PT Bursa Efek Indonesia, Jakarta Composite Index (JCI) atau indeks harga saham gabungan diperkirakan naik hari ini.
Melalui laman website samuel.co.id, tim riset Samuel Sekuritas Indonesia pada Rabu (15/4/2026) menjelaskan JCI Diperkirakan Naik Hari Ini.
Pasar AS ditutup lebih tinggi pada hari Selasa (14 April): Dow +0,66%, S&P 500 +1,18%, dan Nasdaq +1,96%. Kemarin, Wall Street ditutup lebih tinggi karena harapan baru akan de-eskalasi AS-Iran. Imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun turun 1,06% menjadi 4,248%, sementara Indeks Dolar AS turun 0,25% menjadi 98,12.
Pasar komoditas juga sebagian besar ditutup lebih rendah pada hari Selasa (14 April): minyak mentah WTI turun 7,87% menjadi USD 91,28/bbl, minyak mentah Brent turun 4,60% menjadi USD 94,79/bbl, batu bara turun 2,88% menjadi USD 128,25/ton, CPO naik 2,88% menjadi MYR 4.466/ton, dan emas naik 2,14% menjadi USD 4.842/oz.
Pasar Asia ditutup lebih tinggi pada hari Selasa (14 April): Hang Seng naik 0,82%, Nikkei melonjak 2,43%, dan Shanghai naik 0,95%.
JCI naik 2,34% menjadi 7.675,95, dengan penjualan bersih asing sebesar Rp 30,8 miliar, terdiri dari penjualan bersih Rp 48,1 miliar di pasar reguler dan pembelian bersih Rp 17,3 miliar di pasar negosiasi. Penjualan bersih asing terbesar di pasar reguler tercatat di BRMS (Rp 213,0 miliar), PTRO (Rp 142,2 miliar), dan BRPT (Rp 105,7 miliar), sementara pembelian bersih asing terbesar terlihat di BBCA (Rp 138,4 miliar), BBRI (Rp 124,5 miliar), dan EMAS (Rp 77,8 miliar). Pergerakan utama terjadi pada MORA, BBCA, dan BREN, sementara pergerakan yang tertinggal terjadi pada MSIN, TLKM, dan DCII.
Pagi ini, baik KOSPI (+3,29%) dan Nikkei (+1,00%) dibuka lebih tinggi. “Hari ini, kami memperkirakan JCI akan naik karena sentimen positif di pasar regional dan global,” demikian hasil riset.
