TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Hengjaya Mineralindo Kembangkan CSR Berbasis Dampak, Program Harmoni Makarti Jadi Andalan dengan Catatkan SROI 1,5

Busthomi
15 April 2026 | 07:54
rubrik: CSR, Event
Hengjaya Mineralindo Kembangkan CSR Berbasis Dampak, Program Harmoni Makarti Jadi Andalan dengan Catatkan SROI 1,5

FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – PT Hengjaya Mineralindo menunjukkan komitmen kuat dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) melalui pendekatan yang terintegrasi dengan strategi bisnis.

Salah satu program unggulan yang menjadi sorotan adalah Harmoni Makarti, yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan di wilayah operasional perusahaan. Perusahaan memiliki wilayah pertambangan di Kecamatan Bungku Pesisir dan Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah.

Dengan luas wilayah izin usaha pertambangan 5.983 hektare dan total area pengelolaan tambang 58,03 hektare. Total produksi biji nikel tahun 2024 sebanyak 9.024.360 ton.

Sebagai perusahaan tambang nikel, Hengjaya Mineralindo menempatkan CSR bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan bisnis jangka panjang.

Perusahaan menegaskan bahwa seluruh program CSR dirancang selaras dengan core business pertambangan nikel, sekaligus menjadi penopang utama dalam membangun social license to operate melalui penciptaan nilai bersama bagi perusahaan dan masyarakat.

“Dalam menetapkan fokus strategi ESG dan CSR, kami melakukan materiality assessment setiap tahunnya secara terstruktur dan partisipatif dengan melibatkan manajemen, karyawan, kontraktor, pemerintah hingga masyarakat lokal,” ujar La Ode Fitrah, CSR Superintendent PT Hengjaya Mineralindo saat sesi penjurian TOP CSR Awards 2026, yang digelar Majalah TopBusiness secara online, Jumat (10/4/2026).

Hadir mendampingi La Ode Fitrah adalah Nur Permana selaku CSR Sr staff, M.Bukhori sebagai CSR Foreman, dan Oktsyavitto Adhitya N Sustainability Officer. 

Ia menambahkan bahwa penilaian tersebut menjadi dasar dalam menentukan prioritas program, di mana isu terkait komunitas lokal menjadi perhatian utama perusahaan, disusul aspek keselamatan kerja, pengembangan SDM, serta lingkungan.

CSR Terintegrasi Strategi Bisnis

Berbeda dengan pendekatan konvensional, PT Hengjaya Mineralindo mengintegrasikan program CSR ke dalam strategi bisnis perusahaan. Dengan demikian, setiap inisiatif sosial tidak hanya berdampak pada masyarakat, tetapi juga memperkuat keberlanjutan operasional perusahaan.

BACA JUGA:   Literasi Keuangan, CSR Axa Mandiri yang Bantu Pulihkan Ekonomi Masyarakat

“Kami tidak memposisikan CSR sebagai aktivitas yang terpisah, melainkan sebagai bagian dari upaya untuk menjaga keberlanjutan operasional perusahaan dalam jangka panjang,” kata La Ode Fitrah.

Pendekatan ini juga diperkuat dengan penerapan tata kelola keberlanjutan (ESG) yang terintegrasi, mulai dari tingkat direksi hingga unit operasional melalui Sustainability Working Group.

Harmoni Makarti: Berbasis Pemberdayaan

Salah satu implementasi nyata dari strategi tersebut adalah program Harmoni Makarti, yang dikembangkan di Desa Makarti Jaya. Program ini hadir sebagai respons atas dinamika sosial ekonomi akibat pesatnya pertumbuhan industri di wilayah tersebut.

Perkembangan industri telah mendorong peningkatan infrastruktur dan jumlah penduduk, namun di sisi lain juga menimbulkan tantangan seperti penurunan kualitas lahan pertanian, ketimpangan ekonomi, serta belum optimalnya pemberdayaan kelompok perempuan.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Harmoni Makarti dirancang dalam tiga subprogram utama yang saling terintegrasi:

  • Harmoni Tani, yang fokus pada pengembangan pertanian organik untuk meningkatkan produktivitas lahan
  • Harmoni Srikandi, yang mendorong pemberdayaan perempuan melalui budidaya jamur tiram
  • Harmoni Madani, yang memperkuat kelembagaan dan kesejahteraan petani

Ketiga subprogram ini membentuk ekosistem pemberdayaan yang tidak hanya meningkatkan aspek ekonomi, tetapi juga sosial dan kelembagaan masyarakat.

“Program Harmoni Makarti disusun dengan langkah demi langkah yang menggabungkan proses belajar, pembangunan sistem, serta peningkatan kapasitas para petani hingga terciptanya pengelolaan usaha tani yang mandiri,” ungkap La Ode Fitrah.

Program ini dirancang dengan peta jalan jangka panjang hingga tahun 2027, dengan tujuan menciptakan sistem pertanian yang berkelanjutan dan mandiri.

Karena bagi Hengjaya, semua dampak yang ada di local communities itu telah menjadi isu yang sangat berdampak dan sangat diperhatikan oleh stakeholder, sehingga telah menjadi prioritas utama perusahaan dalam mengembangkan program CSR, strategi komunikasi maupun pelaporan berkelanjutan.

BACA JUGA:   PLN Enjiniring Perkuat Program CSR Berbasis Pendidikan dan Transisi Energi

Dampak Nyata dan Terukur

Implementasi program Harmoni Makarti telah menunjukkan dampak yang signifikan. Dari sisi lingkungan, terjadi perbaikan kualitas lahan pertanian.

Dari sisi sosial, terbentuk kelompok-kelompok tani yang bekerja secara kolaboratif. Sementara dari sisi ekonomi, masyarakat mengalami peningkatan pendapatan melalui efisiensi biaya produksi dan diversifikasi usaha.

Selain itu, program ini juga membuka peluang kerja baru bagi masyarakat prasejahtera serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia lokal.

Keberhasilan program ini turut tercermin dari nilai Social Return on Investment (SROI) sebesar 1,5. Artinya, setiap Rp1 yang diinvestasikan perusahaan mampu menghasilkan manfaat sosial sebesar Rp1,5 bagi masyarakat.

Berasal dari net present value of benefit seebsar Rp610.606.326 dan net present value of investment adalah Rp407.464.578.  

“Nilai ini menunjukkan bahwa program mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Desa Makarti Jaya,” jelas La Ode Fitrah.

Didukung Program CSR Lainnya

Selain Harmoni Makarti, PT Hengjaya Mineralindo juga menjalankan sejumlah program CSR lain yang mendukung pembangunan berkelanjutan, antara lain:

  • Smart HM, yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan melalui kolaborasi dengan universitas
  • Green Shore, berupa rehabilitasi lingkungan pesisir melalui penanaman mangrove
  • Sitangova, yang berfokus pada konservasi terumbu karang berbasis teknologi

Seluruh program tersebut dirancang berdasarkan hasil penilaian materialitas dan selaras dengan standar internasional, termasuk ISO 26000 serta target pembangunan berkelanjutan (SDGs).

Penguatan Tata Kelola dan Keberlanjutan

Dalam menjalankan program CSR dan ESG, perusahaan juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas. Hal ini diwujudkan melalui pelaporan keberlanjutan tahunan yang mengacu pada standar internasional dan telah diverifikasi oleh pihak independen.

Perusahaan juga aktif mengikuti berbagai penilaian eksternal seperti PROPER, TOP CSR Awards, hingga Subroto Awards sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan kinerja sosial dan lingkungan.

BACA JUGA:   PT Semen Gresik Dorong Daya Saing Lewat Transformasi Human Capital

Dengan pendekatan terintegrasi tersebut, PT Hengjaya Mineralindo tidak hanya memastikan keberlanjutan operasional perusahaan, tetapi juga menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.

“Kami ingin memastikan bahwa pelaksanaan CSR tidak hanya berdampak, tetapi juga menjadi bagian dari sistem kerja perusahaan secara menyeluruh,” tutup La Ode Fitrah.

Tags: PT Hengjaya MineralindoTOP CSR Awards 2026
Previous Post

BEI Suspensi EURO

Next Post

Hari Ini, JCI Diperkirakan Naik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR