Jakarta, TopBusiness – PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (IDX: ASLC) emiten ekosistem otomotif omnichannel terkemuka, hari ini mengumumkan rencana strategis untuk melakukan pembelian kembali saham (buyback). Langkah ini diambil sebagai refleksi atas kondisi arus kas Perseroan yang kuat serta kepercayaan manajemen terhadap nilai intrinsik perusahaan yang terus meningkat pasca pengumuman kinerja tahun penuh 2025 (FY25).
Perseroan berencana mengalokasikan kembali dana internal untuk membeli kembali saham yang beredar di publik melalui Bursa Efek Indonesia (BEI). Pelaksanaan buyback akan dilakukan secara bertahap dalam periode yang ditentukan setelah mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), dengan tetap mematuhi batasan harga dan volume sesuai regulasi OJK yang berlaku.
Sebagai tambahan informasi, Perseroan saat ini masih dalam periode pembelian kembali saham sampai dengan 17 Juni 2026, sebagaimana disetujui pada RUPS tanggal 17 Juni 2025.
Presiden Direktur PT Autopedia Sukses Lestari, Jany Candra, mengatakan, keberhasilan strategi bisnis di tahun 2025 menghasilkan posisi kas yang sehat, memungkinkan Perseroan melakukan buyback tanpa mengganggu rencana ekspansi di tahun 2026.
“Melihat capaian gemilang di FY25, kami merasa harga saham saat ini masih berada di bawah nilai fundamentalnya (undervalued). Buyback ini adalah instrumen kami untuk mengembalikan nilai kepada pemegang saham sekaligus menjaga volatilitas pasar agar lebih stabil,” ujar Jany dalam siaran persnya, Kamis (16/4/2026).
Berdasarkan laporan keuangan tahun 2025, ASLC berhasil mencatatkan pertumbuhan yang signifikan, didorong oleh ekspansi jaringan ritel Caroline.id dan stabilnya bisnis lelang JBA. Perseroan mencatatkan kenaikan pendapatan yang solid (YoY), didukung oleh volume penjualan unit yang melampaui target tahunan yaitu sebesar Rp1 triliun atau tumbuh 14,5% dibandingkan tahun 2024.
Secara keseluruhan, Perseroan memandang prospek bisnis pada tahun 2026 tetap cerah, didukung oleh fundamental pasar yang solid dan berkelanjutan. Optimisme tersebut mendorong ASLC terus melakukan strategi ekspansi jaringan yang berkelanjutan, serta optimalisasi ekosistem omnichannel bisnis mobil bekas.
PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) yang merupakan bagian dari Grup PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) bergerak di usaha jual beli kendaraan bekas dan tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak awal 2022. Dengan visi menjadi omnichannel automotive marketplace yang paling terpercaya, Autopedia menjalankan bisnis jual beli kendaraan bekas baik untuk B2B, C2C, dan B2C.
Saat ini ASLC merupakan ekosistem marketplace terbesar di Indonesia untuk jual beli kendaraan bekas. Dalam ekosistem bisnisnya, Autopedia memiliki dua bisnis utama, yaitu balai lelang bernama JBA yang mampu melakukan lelang offline dan online (hybrid). JBA dengan 15 kantor cabang dan 24 hub di seluruh Indonesia merupakan balai lelang terbesar di Indonesia.
Selain itu, ASLC juga memiliki bisnis diler mobil bekas online-to-offline (O2O) dengan brand Caroline.id yang saat ini memiliki total 18 showrooms. Caroline.id memberikan keuntungan kepada konsumen yang membeli mobil bekas dengan menghadirkan garansi 7G+ selama 1 tahun yang mencakup mesin, transmisi, AC, rem, elektrikal, suspensi dan kemudi.
Garansi 7G+ dirancang untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pelanggan Caroline.id Titik showroom Caroline.id akan terus tumbuh di tengah tingginya potensi bisnis jual beli kendaraan bekas di Indonesia.
Sebagai bagian dari penguatan ekosistem, ASLC juga mengembangkan MotoGadai, yaitu layanan pembiayaan berbasis gadai mobil yang memberikan solusi dana cepat bagi pelaku usaha dengan proses mudah, aman, dan transparan. Saat ini MotoGadai telah memiliki 2 cabang yang berlokasi di Jakarta dan Bekasi.
