TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

PLN Energi Gas Piawai Kelola Bisnis dan TJSL Berbasis ESG-GRC

Albarsyah
16 April 2026 | 12:58
rubrik: Event
PLN Energi Gas Piawai Kelola Bisnis dan TJSL Berbasis ESG-GRC

foto: https://umkm.kompas.com/

Jakarta, TopBusiness – PT PLN Energi Gas (PLN EG) menunjukkan komitmennya dalam mengelola bisnis secara andal sekaligus menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berbasis ESG-GRC (Environmental, Social, Governance – Governance, Risk, Compliance). Meski tergolong perusahaan muda, PLN EG mampu menghadirkan berbagai inisiatif sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

Sebagai anak usaha dari PT PLN (Persero), PLN EG memiliki core business sebagai transporter gas untuk kebutuhan pembangkitan listrik di lingkungan PLN Group maupun Independent Power Producer (IPP) di seluruh Indonesia. Perusahaan ini resmi beroperasi pada 2023, setelah sebelumnya menerima sejumlah penugasan strategis, seperti proyek pipa gas Tanjung Batu dan Sulawesi pada 2020 serta proyek Floating Storage Regasification Unit (FSRU) di PLTG Marisa, Gorontalo pada 2021.

Seiring dengan pengembangan bisnis, PLN EG juga aktif menjalankan program TJSL sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan. Program-program tersebut tersebar di berbagai wilayah operasional, di antaranya Samarinda, Tarakan, Gorontalo, dan Duri (Riau).

Di wilayah Pipa Gas Tanjung Batu, Samarinda, PLN EG mengembangkan program unggulan seperti Budidaya Kain Tenun Samarinda (Tenunvara) serta budidaya lebah madu klulut. Sementara itu, di wilayah CNG Duri, Riau, perusahaan menghadirkan berbagai program, mulai dari bantuan sarana prasarana Puskesmas Pembantu (Pustu), dukungan kegiatan MTQ dan pembangunan sumur bor, hingga program pemberdayaan ekonomi seperti SAJI FARM (Sapi Jagat Hijau Farm) dan BUGAR RAMA (Budidaya Gurame Rakyat Maju).

Di lokasi fasilitas penyimpanan dan regasifikasi LNG, PLN EG juga menjalankan program konservasi mangrove serta integrasi TPS3R dengan urban farming sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan dan pengelolaan sampah berkelanjutan.

BACA JUGA:   Infrastruktur Digital Terbukti Topang Kinerja, Bank Jambi Incar Dana Murah ke Depannya

Sekretaris Perusahaan PLN EG, Elok Faiqoh Saptining Ratri, menjelaskan bahwa sasaran utama TJSL perusahaan adalah masyarakat di sekitar wilayah operasional, termasuk kelompok rentan seperti UMKM, sektor pendidikan, kesehatan, dan lingkungan.

“Program TJSL kami mulai berjalan sejak 2024 dan terus berkembang hingga 2026, dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas hidup secara berkelanjutan,” ujar Elok dalam presentasinya pada ajang TOP CSR Awards 2026 yang digelar secara daring, Rabu (15/4/2026).

Salah satu program unggulan adalah Budidaya Kain Tenun Samarinda (Tenunvara). Program ini berangkat dari kondisi Kampung Tenun di Samarinda Seberang yang merupakan pusat warisan budaya, namun menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan bahan baku, lemahnya branding, serta akses pasar yang terbatas.

Melalui TJSL, PLN EG berkolaborasi dengan PT PLN Energi Primer Indonesia untuk mendukung Kelompok Usaha Bersama (KUB) melalui penyediaan bahan baku kain sutra, penguatan branding, hingga dukungan pemasaran. Program ini bertujuan menjaga keberlanjutan usaha, meningkatkan kualitas produk, serta membuka peluang pasar yang lebih luas.

Dari sisi ESG, program ini dinilai memiliki keterkaitan kuat. Pada aspek environmental, program mendorong pelestarian produk berbasis budaya lokal yang relatif ramah lingkungan. Dari sisi social, program memberdayakan masyarakat sekaligus melestarikan warisan budaya. Sementara dari aspek governance, kolaborasi antar entitas PLN Group mencerminkan tata kelola yang sinergis dan profesional.

Selain itu, PLN EG juga menjalankan program di bidang pendidikan melalui inisiatif PESAT–BP (Pengembangan Skill dan Sertifikasi Terpadu – Balai Pungut). Program ini dirancang untuk menjawab tantangan rendahnya penyerapan tenaga kerja lulusan D3–S1 di Desa Balai Pungut.

Melalui kolaborasi dengan PLN Nusantara Power ULPLTG/MG Duri, peserta mendapatkan pelatihan dan sertifikasi K3 Umum agar memiliki kompetensi tambahan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Program ini diharapkan mampu membuka peluang kerja yang lebih luas sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

BACA JUGA:   PLN EPI Ungkap Transformasi GRC dan ESG Terintegrasi di Ajang Penjurian TOP GRC Award 2025

“Peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu fokus kami, agar masyarakat lokal dapat terlibat langsung dalam berbagai proyek PLN Energi Gas,” tambah Elok.

Dengan berbagai inisiatif tersebut, PLN Energi Gas tidak hanya memperkuat perannya sebagai perusahaan transporter gas yang andal, tetapi juga sebagai agen pembangunan yang berkontribusi nyata terhadap kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

Tags: pln energi gasPLN EPI
Previous Post

Kinerja 2025 Positif, ASLC Umumkan Rencana Buyback Saham

Next Post

Safee D’joyo Lestari Sulap Sampah Jadi Energi, CSR TPST SBI Tuban Dorong Ekonomi Sirkular Desa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR