TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

CSR Pelindo Solusi Maritim Tembus SROI 3,24, Program Juru Las Bikin 70% Peserta Langsung Terserap Kerja

Abi Abdul Jabbar Sidik
19 April 2026 | 07:49
rubrik: Business Info, CSR, Event
CSR Pelindo Solusi Maritim Tembus SROI 3,24, Program Juru Las Bikin 70% Peserta Langsung Terserap Kerja

Jakarta, TopBusiness – Di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga kerja terampil di sektor maritim nasional dan global, perusahaan pelat merah terus memperkuat strategi tanggung jawab sosial (CSR) yang tidak hanya berdampak sosial, tetapi juga selaras dengan kebutuhan bisnis.

Salah satu yang menonjol datang dari PT Pelindo Solusi Maritim, yang mengedepankan program vokasi berbasis kompetensi sebagai magian dari penguatan ekosistem maritim nasional.

Dalam kegiatan wawancara penjurian TOP CSR Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Majalah Top Business, perusahaan memaparkan strategi CSR yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya melalui program unggulan Vokasi dan Sertifikasi Juru Las.

Sekretaris Perusahaan PT Pelindo Solusi Maritim, Vidyah Payapo, menjelaskan bahwa arah CSR perusahaan tidak lepas dari transformasi bisnis pascamerger Pelindo pada 2021.

“PT Pelindo Solusi Maritim sebelumnya bernama PT Jasa Peralatan Pelabuhan Indonesia dan telah bertransformasi mengikuti perubahan lini bisnis. Setelah merger Pelindo, kami beralih fokus menjadi perusahaan marine engineering, khususnya di bidang galangan kapal, perbaikan, hingga pembangunan kapal. Transformasi ini menjadi dasar kami dalam merancang program CSR yang relevan dengan kebutuhan bisnis,” ujar Vidyah dalam presentasinya kepada dewan juri secara daring, Kamis (16/4/2026).

Menurutnya, sejak 2024 perusahaan mulai memetakan ulang program CSR agar selaras dengan core business baru, termasuk shipyard, dredging solutions, hingga marine engineering.

“Pada tahun 2024, ketika saya ditugaskan sebagai Sekretaris Perusahaan, kami mulai menyusun program CSR yang benar-benar sesuai dengan lini bisnis baru. Fokus kami adalah bagaimana CSR tidak hanya berdampak sosial, tetapi juga mampu meningkatkan keterampilan masyarakat yang relevan dengan kebutuhan industri,” jelasnya.

Strategi CSR Berbasis Creating Shared Value (CSV)

BACA JUGA:   Hindari Asuransi Berpotensi Gagal Bayar, 20 Asuransi Ini Bisa Jadi Pilihan

Pelindo Solusi Maritim mengadopsi pendekatan Creating Shared Value (CSV), yakni mengintegrasikan solusi sosial ke dalam strategi bisnis perusahaan. Salah satu implementasi nyata adalah program pelatihan juru las yang dirancang untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil di sektor galangan kapal.

“Melalui program Vokasi dan Sertifikasi Juru Las, kami ingin mengoptimalkan keahlian anak muda agar mendapatkan sertifikasi sebagai bentuk verifikasi kompetensi. Dengan begitu, mereka memiliki kredibilitas yang diakui dan mampu bersaing di dunia kerja, baik di dalam maupun luar negeri,” terang Vidyah.

Ia menambahkan bahwa program ini tidak hanya berorientasi pada pelatihan, tetapi juga membuka akses ke dunia kerja melalui skema magang.

“Peserta terbaik akan diberikan kesempatan praktik kerja lapangan di galangan milik kami di Ancol, Jakarta Utara. Ini tentu menjadi nilai tambah karena mereka tidak hanya belajar teori, tetapi langsung mendapatkan pengalaman industri yang nyata,” lanjutnya.

Program Unggulan: Pelatihan Juru Las Jadi Game Changer

Program pelatihan juru las menjadi flagship CSR Pelindo Solusi Maritim karena memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan operasional perusahaan. Dalam industri galangan kapal, keahlian pengelasan menjadi salah satu kompetensi paling krusial.

“Sebagian besar pekerjaan di galangan kapal membutuhkan tenaga juru las karena kapal berbahan logam dan membutuhkan presisi tinggi. Oleh karena itu, program ini kami pilih karena sangat relevan dengan kebutuhan operasional sekaligus memberikan dampak langsung kepada masyarakat,” ungkap Vidyah.

Program ini dilaksanakan selama tiga hari pada 28–30 November 2025, bekerja sama dengan Biro Klasifikasi Indonesia(BKI) sebagai mitra teknis.

Rangkaian pelatihan meliputi:

  • Hari pertama: materi dasar pengelasan, jenis proses, dan pemahaman material
  • Hari kedua: aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
  • Hari ketiga: praktik langsung dan uji kompetensi
BACA JUGA:   BSM Tawarkan Sukuk Tabungan ST003

“Peserta tidak kami ajarkan dari nol, melainkan kami tingkatkan kompetensinya melalui sertifikasi. Mereka sudah memiliki dasar, sehingga program ini lebih fokus pada peningkatan kualitas dan standar kerja industri,” jelas Vidyah.

Program ini menunjukkan hasil yang signifikan, baik dari sisi sosial maupun ekonomi. Dari total peserta, sekitar 70 persen berhasil terserap ke dunia kerja, baik melalui magang maupun membuka usaha mandiri.

“Sebanyak 70 persen peserta telah bekerja setelah mengikuti program ini, baik melalui magang di perusahaan maupun membuka usaha sendiri di bidang pengelasan. Ini menunjukkan bahwa program ini benar-benar memberikan dampak nyata,” ujar Vidyah.

Tak hanya itu, peserta juga mengalami peningkatan pendapatan signifikan. Dari yang sebelumnya tidak memiliki penghasilan, setelah program mereka mampu memperoleh pendapatan setara UMR.

Pelindo Solusi Maritim juga mengukur efektivitas program melalui pendekatan Social Return on Investment (SROI). Hasilnya menunjukkan nilai yang sangat positif.

“Total biaya program sebesar Rp63,85 juta untuk 10 peserta, namun manfaat ekonomi dan sosial yang dihasilkan mencapai lebih dari Rp200 juta. Nilai SROI kami sebesar 3,24, artinya setiap Rp1 yang kami keluarkan menghasilkan Rp3,24 nilai sosial ekonomi,” papar Vidyah.

Selain peningkatan pendapatan peserta, perusahaan juga memperoleh efisiensi melalui penurunan rework pengelasan hingga 10 persen, yang berdampak pada penghematan biaya operasional.

Integrasi CSR dengan Strategi Bisnis Jangka Panjang

Program CSR Pelindo Solusi Maritim tidak berdiri sendiri, melainkan terintegrasi dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2025–2029. Penguatan SDM menjadi salah satu pilar utama dalam roadmap menuju perusahaan marine engineering kelas dunia.

“Program CSR kami selaras dengan RJPP perusahaan, khususnya dalam penguatan kapasitas SDM. Kami melihat kebutuhan tenaga welder sangat tinggi, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di pasar global seperti Eropa,” ungkap Vidyah.

BACA JUGA:   CSR Brantas Abipraya Dukung Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan

Ia menegaskan bahwa program ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia.

“Harapan kami, program ini tidak hanya menciptakan tenaga kerja siap pakai, tetapi juga mampu meningkatkan daya saing SDM Indonesia di tingkat internasional,” tambahnya.

Selain program vokasi, Pelindo Solusi Maritim juga menjalankan berbagai program CSR lain, seperti:

  • Gerakan penanaman pohon untuk mendukung keberlanjutan lingkungan
  • Pelindo Mengajar untuk edukasi maritim bagi generasi muda
  • Program kesehatan ibu (Sentuhan Peduli Ibu)

Program-program ini memperkuat posisi perusahaan sebagai entitas yang tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.

Dalam aspek tata kelola, perusahaan juga mengedepankan prinsip Good Corporate Governance (GCG), termasuk implementasi kebijakan anti gratifikasi, whistleblowing system, hingga sistem manajemen anti penyuapan. Langkah ini memastikan bahwa seluruh program CSR berjalan transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.

Dengan kombinasi strategi bisnis yang kuat dan program CSR berbasis dampak, Pelindo Solusi Maritim optimistis mampu memperkuat posisinya sebagai pemain utama di sektor marine engineering.

“Ke depan, program Vokasi dan Sertifikasi Juru Las akan kami lakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari peningkatan kualitas SDM dan daya saing anak bangsa,” tutup Vidyah.

Tags: PT Pelindo Solusi MaritimTOP CSR Awards 2026
Previous Post

Perbaikan Jalan Gombel Lama Dimulai 20 April 2026, Lalu Lintas Dialihkan untuk Dukung Keselamatan

Next Post

PT TID Bangun Fondasi Sustainability melalui Program CSR yang Terukur dan Berdampak

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR