TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Dari Sungai hingga Pesisir, HIS Jalankan CSR Berbasis Keberlanjutan dan Kolaborasi

Busthomi
11 May 2026 | 15:39
rubrik: CSR, Event
Dari Sungai hingga Pesisir, HIS Jalankan CSR Berbasis Keberlanjutan dan Kolaborasi

FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (IDX: HAIS) atau HIS terus memperkuat implementasi program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG) di wilayah operasionalnya.

Perusahaan jasa logistik sungai dan laut yang mengoperasikan armada tugboat dan barge untuk pengangkutan batu bara dan curah kering ini menempatkan keberlanjutan sebagai bagian dari strategi bisnis jangka panjang.

Dalam presentasi pada ajang penjurian TOP CSR Awards 2026, HIS menegaskan bahwa aktivitas CSR perusahaan tidak lagi sekadar bersifat filantropi, melainkan diarahkan untuk menghadirkan dampak sosial yang terukur sekaligus mendukung keberlangsungan operasional perusahaan.

“Tema yang kami bawa tahun ini adalah lebih dari sekadar memberi, tetapi menghadirkan arti dan dampak,” ujar M. Rasyid Ridha selaku HCGS Section Head HIS, saat mengikuti penjurian TOP CSR Awards 2026, yang digelar Majalah TopBusiness secara daring, Senin (11/5/2026).

Hadir menemani Rasyid dalam penjurian kali ini yakni, Ahmad Denoan Rinaldi selaku Corcom Sec. Head, Bima Rizki Fatkhurrohman sebagai Corcom Specialist, dan Khairul Septiansyah sebagai CSR officer.

Sebagai bagian dari Hasnur Group, HIS berada di bawah Strategic Business Unit (SBU) Logistics yang berfokus pada jasa pelayaran komoditas, khususnya batu bara.

Saat ini, perusahaan mengoperasikan 23 set kapal tunda dan tongkang hingga April 2026, dengan wilayah operasional utama di Sungai Puting, Kalimantan Selatan, dan Sungai Pendang, Kalimantan Tengah.

Selain melayani kebutuhan internal grup, HIS juga melayani pihak eksternal dengan rute logistik lebih dari 28 jalur pelayaran, termasuk pengiriman ke luar negeri seperti Vietnam.

ESG Jadi KPI Wajib

Komitmen perusahaan terhadap ESG tercermin melalui pembentukan ESG Task Force yang menjadi bagian dari arahan strategis holding. Bahkan, implementasi ESG telah ditetapkan sebagai salah satu Key Performance Indicator (KPI) wajib di lingkungan perusahaan.

BACA JUGA:   CSR Modernland Selaras Program Pemerintah, Masyarakat, dan Bisnis

Menurut Rasyid, manajemen puncak terlibat langsung dalam penyusunan kebijakan strategis, pengawasan program CSR dan ESG, hingga evaluasi berkala terhadap implementasi program keberlanjutan.

“ESG sudah menjadi bagian dari prioritas manajemen puncak. Karena itu, pengawasan dan evaluasi program dilakukan secara berkala,” katanya.

Dari sisi tata kelola, perusahaan juga menerapkan sejumlah standar internasional seperti ISO 9001 untuk Sistem Manajemen Mutu dan ISO 14001 untuk Sistem Manajemen Lingkungan. Audit internal maupun eksternal dilakukan secara berkala guna memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan standar operasional perusahaan.

Tak hanya itu, HIS juga aktif melakukan sosialisasi Good Corporate Governance (GCG) di seluruh lapisan organisasi agar setiap karyawan memahami pentingnya tata kelola yang baik.

Lima Pilar CSR HIS

Program CSR HIS dijalankan melalui lima pilar utama, yakni pendidikan, lingkungan, kewirausahaan, kesehatan, serta sosial, budaya, dan keagamaan.

Sejumlah program unggulan yang dijalankan perusahaan antara lain Program Poliklinik Terapung, penanaman 10.000 pohon, Jumat Berbagi Berkah, hingga HIS Berbagi Berkah Ramadan.

Menurut Rasyid, sejumlah program tersebut dirancang dengan pendekatan Creating Shared Value (CSV), sehingga tidak hanya memberikan manfaat sosial bagi masyarakat, tetapi juga membantu perusahaan memitigasi risiko operasional.

Program Poliklinik Terapung, misalnya, menjadi salah satu program unggulan perusahaan yang lahir dari proses dialog dan kolaborasi bersama aparat keamanan wilayah perairan.

Pada tahap awal, perusahaan menerima usulan dukungan finansial dari Polairud Polresta Banjarmasin untuk pelaksanaan kegiatan sosial di wilayah sungai. Namun HIS menilai pendekatan tersebut kurang sejalan dengan prinsip CSR yang partisipatif dan berkelanjutan.

“Karena itu kami melakukan diskusi dan negosiasi agar perusahaan tidak hanya memberikan dukungan dana, tetapi juga terlibat langsung sebagai mitra pelaksana aktif,” ujar Rasyid.

BACA JUGA:   Di Tengah Polusi Jakarta, DAMRI Menempuh Jalan Elektrifikasi

Melalui skema kolaboratif tersebut, HIS bersama Polairud menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat pesisir sungai yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan.

Tidak hanya pemeriksaan kesehatan, kegiatan Poliklinik Terapung juga dilengkapi penyuluhan kesehatan, perpustakaan terapung untuk anak-anak, hingga pembagian sembako.

“Hasil negosiasi itu membuat program menjadi lebih sehat dan lebih tepat sasaran. Kami tidak sekadar mendanai, tetapi ikut memastikan program berjalan langsung di lapangan,” katanya.

Program ini juga memiliki nilai Social Return on Investment (SROI) sebesar 3,1, yang menunjukkan bahwa setiap investasi sosial yang dikeluarkan perusahaan mampu menghasilkan manfaat sosial lebih dari tiga kali lipat.

Mitigasi Emisi Lewat Penanaman Pohon

Selain program tersebut, HIS juga aktif menjalankan program lingkungan sebagai bagian dari upaya mitigasi emisi karbon operasional kapal.

Hingga 2025, perusahaan telah menanam 12.946 pohon yang terdiri dari 12 jenis tanaman, antara lain trembesi, sengon, bintaro, rambutan, durian, ulin, pulai, beringin, pete, matoa, mahoni, nangka, dan cempedak.

Penanaman dilakukan di lahan seluas 5,5 hektare di kawasan Tahura (Taman Hutan Raya) serta 7,5 hektare yang tersebar di wilayah operasional perusahaan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Program tersebut juga melibatkan masyarakat lokal sebagai tenaga pemelihara tanaman, sekaligus menjadi bagian dari konsep green jobs yang mulai diterapkan perusahaan.

Selain penanaman pohon, HIS juga mulai memanfaatkan energi alternatif melalui pemasangan solar panel pada lima kapal operasional Perusahaan.

“Solar panel memang belum menggantikan seluruh kebutuhan energi kapal, tetapi setidaknya menjadi langkah awal penggunaan energi terbarukan,” ujar Rasyid.

Di sisi lain, seluruh armada HIS saat ini juga telah menggunakan bahan bakar B40 sesuai kebijakan pemerintah sebagai bagian dari upaya pengurangan emisi.

BACA JUGA:   Jalankan CSR, PT Century Batteries Indonesia Usung Lima Pilar ‘Incoe Beraksi’

Fokus pada Stakeholder dan Inklusivitas

Dalam menjalankan program CSR, HIS aktif melakukan engagement dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk masyarakat bantaran sungai, pemerintah daerah, regulator, hingga aparat keamanan.

Perusahaan juga melakukan social mapping bersama Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lambung Mangkurat untuk memetakan risiko sosial, ekonomi, kesehatan, hingga lingkungan akibat aktivitas operasional perusahaan.

Kajian tersebut mencakup potensi pencemaran udara dan air, dampak kesehatan masyarakat, perubahan sosial budaya, hingga potensi ketimpangan ekonomi di sekitar wilayah operasional.

“Social mapping menjadi dasar kami untuk memahami dampak operasional dan memastikan program CSR yang dijalankan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” kata Rasyid.

Dari sisi inklusivitas, perusahaan juga menjalankan program pemberdayaan UMKM disabilitas melalui pelatihan dan pendampingan usaha berkelanjutan.

Selain itu, HIS juga menjalankan program kesehatan bagi masyarakat pesisir sungai yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan, terutama kelompok lansia.

Tingkat Kepercayaan Konsumen

Berbagai upaya keberlanjutan yang dilakukan HIS turut berdampak terhadap tingkat kepercayaan publik terhadap perusahaan.

HIS mencatat tingkat kepercayaan konsumen mencapai 8,94. Perusahaan juga berhasil meraih TOP CSR Awards 2025 kategori Star 4, serta memperoleh sejumlah pengakuan di bidang ESG dan keberlanjutan. “Program-program CSR kami dirancang agar tidak hanya memberi manfaat sosial, tetapi juga mampu menciptakan hubungan harmonis dengan stakeholder dan mendukung keberlanjutan bisnis perusahaan,” pungkas Rasyid.

Tags: PT Hasnur Internasional Shipping TbkTOP CSR Awards 2026
Previous Post

Proyek Irigasi Rentang LMS-02 Garapan Hutama Karya Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Kepastian Air di 16 Ribu Hektare Lahan

Next Post

HK Piawai Bangun Infrastruktur Andal dan Apik Jalankan Program TJSL di Lingkar Operasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR