TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

PT Yili Indonesia Dairy Integrasikan CSR dan ESG Sebagai Bagian Strategi Berkelanjutan

Irawan Djoko Nugroho
22 April 2026 | 07:44
rubrik: CSR, Event
PT Yili Indonesia Dairy Integrasikan CSR dan ESG Sebagai Bagian Strategi Berkelanjutan

FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness — PT Yili Indonesia Dairy terpilih menjadi nominator TOP CSR Awards 2026. Sebagai perusahaan yang memproduksi dan mendistribusikan produk Joyday, diantaranya adalah ice cream, PT Yili Indonesia Dairy mengikuti sesi presentasi Penjurian TOP CSR Awards 2026, Senin (20/4/2026).

Hadir dalam penjurian, Deputy Head of Corporate Affairs, Gunawan Tedjomulyono. Menurut Gunawan, perusahaan memiliki basis operasional di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat dan memiliki kapasitas produksi mencapai 159 ton per hari serta menjangkau pasar domestik hingga internasional.

Seiring dengan meningkatnya tuntutan keberlanjutan, perusahaan kemudian mengintegrasikan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai bagian dari strategi inti.

“CSR tidak diposisikan sebagai kegiatan filantropi, melainkan sebagai pendekatan strategis untuk menciptakan nilai bersama (Creating Shared Value/CSV), mengelola risiko, serta memastikan keberlanjutan bisnis jangka panjang,” kata Gunawan.

CSR Sebagai Enabler Pertumbuhan

Dalam menghadirkan CSR yang ada, perusahaan dicatat menggunakan 4 pendekatan strategis. Pendekatan ini menjadikan CSR sebagai enabler pertumbuhan, bukan sekadar kewajiban. Adapun pendekatan tersebut adalah:

  1. Mengelola dampak lingkungan dan sosial dari operasional bisnis.
  2. Menciptakan nilai bersama (Creating Shared Value/CSV).
  3. Mendukung keberlanjutan bisnis jangka panjang.
  4. Memperkuat hubungan dengan stakeholder.

Pada salah satu pendekatan yang dilaksanakan, misalnya CSV, perusahaan dicatat berfokus pada keseimbangan antara nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan. Melalui hal tersebut, implementasi CSV yang dilaksanakan kemudian menghasilkan banyak dampak nyata, baik secara ekonomi, lingkungan, maupun sosial.

Dari sisi ekonomi misalnya, perusahaan berhasil meningkatkan efisiensi operasional dan menjaga stabilitas rantai pasok.

Sementara itu dari sisi lingkungan, perusahaan mencatat penurunan konsumsi gas sebesar 3,56% pada periode 2024–2025, serta memastikan seluruh parameter emisi dan air limbah memenuhi baku mutu.

BACA JUGA:   CSR Hanwha Life Andalkan RPTRA dan Teman Mudik

Hadirkan Program CSR Secara Terukur

Dalam menghadirkan CSR yang ada pula, perusahaan dicatat menghadirkan program CSR secara terukur. Di mana melalui perencanaan, pelaksanaan yang terintegrasi, hingga monitoring dan evaluasi.

Untuk perencanaan, didasarkan pada analisis materialitas dan diselaraskan dengan core business serta Rencana Jangka Panjang Perusahaan. Pada pelaksanaan, dilakukan secara terintegrasi melalui SOP CSR, keterlibatan aktif manajemen puncak (tone from the top), serta implementasi lintas fungsi.

Dan pada monitoring dan evaluasi dilakukan melalui rapat bulanan, audit internal, serta pelaporan kinerja yang menjadi dasar pengambilan keputusan dan perbaikan berkelanjutan.

Untuk memperkuat program CSR yang dilaksanakan, perusahaan juga menghadirkan Roadmap CSR yang disusun secara bertahap.

Dalam jangka pendek (1–3 tahun) misalnya, fokus diarahkan pada penguatan sistem ESG, efisiensi energi, pengelolaan limbah dan air, serta implementasi K3 dengan target zero accident, yang telah berhasil dicapai pada periode FY2024–FY2025. Dalam jangka panjang (5–10 tahun), perusahaan menargetkan penurunan intensitas emisi, optimalisasi rantai dingin hemat energi, penguatan rantai pasok lokal, serta transisi menuju net zero emission secara bertahap.

Dari semua kebijakan tersebut, implementasi CSR kemudian menunjukkan hasil kinerja yang kuat. Dari aspek lingkungan, seluruh parameter emisi dan limbah berada di bawah ambang batas. Dari aspek sosial, perusahaan mencapai zero accident, menurunkan potensi bahaya kerja hingga 18,7%, serta menjaga hubungan industrial yang harmonis.

Dari sisi reputasi, perusahaan memperoleh berbagai sertifikasi seperti BPOM, Halal, SGS, dan KAN, serta penghargaan Brand Innovation Award 2025.

Program CSR Unggulan

Dari semua program CSR yang dilaksanakan, PT Yili Indonesia Dairy menghadirkan program Joyday Sustainable Cold Chain & Local Value Initiative sebagai program unggulan.

BACA JUGA:   Performa Meningkat, Perumdam Tirta Lamandau Catat Lompatan Sehat Dan Raih Profit

Program ini merupakan program inisiatif strategis yang berfokus pada peningkatan efisiensi energi rantai dingin (cold chain), pengelolaan limbah dan air, serta penguatan kemitraan UMKM lokal di sekitar wilayah operasional.

Program ini dirancang untuk menekan dampak lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan rantai pasok dan penciptaan nilai ekonomi lokal.

Selain itu, program ini juga dirancang sebagai implementasi Creating Shared Value (CSV), dimana peningkatan efisiensi operasional perusahaan berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pengurangan dampak lingkungan.

Banyak dampak nyata yang dihadirkan dari program unggulan ini. Di mana di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Untuk Perusahaan: Penurunan risiko operasional dan regulasi serta Efisiensi biaya energi dan air.
  • Untuk Masyarakat: Penyerapan ±400 tenaga kerja local dan Peningkatan perputaran ekonomi ±Rp3 miliar/bulan dari kemitraan UMKM.
  • Dan untuk Pemerintah & Regulator: Kepatuhan lingkungan serta Dukungan terhadap agenda pembangunan berkelanjutan nasional.

“Secara keseluruhan, keberhasilan program CSR yang diterapkan PT Yili Indonesia Dairy terletak pada integrasi CSR dan ESG ke dalam strategi bisnis inti. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi dan daya saing perusahaan, tetapi juga menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan, sekaligus memperkuat nilai perusahaan dalam jangka panjang,” pungkas Gunawan.

Tags: PT Yili Indonesia Dairy
Previous Post

BEI Unsuspensi YPAS mulai Sesi I

Next Post

JCI Diperkirakan Turun Hari Ini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR