TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Dari Tambang ke Masa Depan: Cara Nickel Industries Bangun Nikel Berkelanjutan Indonesia

Teguh Imam Suyudi
22 April 2026 | 10:26
rubrik: Business Info, CSR, Event
Dari Tambang ke Masa Depan: Cara Nickel Industries Bangun Nikel Berkelanjutan Indonesia

Lewat strategi ESG dan program beasiswa, Nickel Industries dorong transformasi industri nikel sekaligus pemberdayaan masyarakat lokal.

Jakarta, TopBusiness — Nickel Industries Ltd menegaskan komitmennya dalam membangun industri nikel yang berkelanjutan di Indonesia melalui integrasi prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) ke dalam operasional perusahaan.

Komitmen tersebut disampaikan dalam ajang TOP CSR Awards 2026, yang digelar secara daring pada Selasa (21/4/2026). Dalam forum tersebut, Nickel Industries mengusung tema “Berkontribusi pada Masa Depan Berkelanjutan Industri Nikel Indonesia.”

Presentasi dibawakan oleh Head of Sustainability Nickel Industries Muchtazar dan Mining Sustainability Lead Harry Cahyono, didampingi Industrial Sustainability Lead Chrisma Virginia. Adapun dewan juri terdiri dari Benyamin De Haan, Ermon Idrus, Thendri Supriatno, dan Teguh Imam Suyudi.

ESG Jadi Strategi Inti

Nickel Industries Limited merupakan perusahaan tambang nikel yang tercatat di Australian Securities Exchange (ASX) dan memiliki operasi utama di Indonesia, termasuk Hengjaya Mine serta sejumlah proyek pengolahan nikel hilir.

Perusahaan menempatkan keberlanjutan sebagai bagian dari strategi bisnis, melalui tiga pilar utama, yakni pengembangan ekonomi, pengelolaan lingkungan, dan tanggung jawab sosial.

Nickel Industries Limited

Muchtazar menegaskan bahwa pendekatan ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban, melainkan arah strategis perusahaan.

“Kami menempatkan ESG sebagai bagian dari strategi inti perusahaan. Bukan hanya untuk kepatuhan, tetapi untuk memastikan keberlanjutan operasional sekaligus memberikan nilai jangka panjang bagi masyarakat dan pemangku kepentingan,” ujar Muchtazar.

Menurut dia, langkah ini juga sejalan dengan peran nikel dalam mendukung transisi energi global, khususnya dalam rantai pasok kendaraan listrik.

Untuk memastikan operasional Perusahaan sesuai dengan harapan stakeholders, maka Perusahaan telah menetapkan beberapa policies yang relevan, seperti: Whistleblower policy, Modern Slavery Statement, Diversity Policy, Code of Conduct, dan Anti Bribery & Corruption Policy.

Investasi pada Sumber Daya Manusia

BACA JUGA:   Prima Medix Kapasitas Produksi 4 Juta Masker per Bulan

Selain aspek lingkungan dan tata kelola, Nickel Industries juga mendorong pembangunan sosial melalui Program Beasiswa Nickel Industries.

Program ini menyasar mahasiswa dari wilayah operasional perusahaan, seperti Morowali, Maluku Utara, dan Papua, dengan menggandeng sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.

Pada 2025, perusahaan bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin untuk memberikan beasiswa kepada 20 mahasiswa dari 12 desa di Bahodopi dan Bungku Pesisir. Program ini juga menunjukkan perkembangan, antara lain dengan perluasan bidang studi dan peningkatan capaian akademik mahasiswa.

Mining Sustainability Lead Nickel Industries, Harry Cahyono, mengatakan bahwa program ini dirancang sebagai investasi jangka panjang.

“Program beasiswa ini bukan hanya membuka akses pendidikan, tetapi juga membangun kapasitas generasi muda di wilayah operasional agar mampu berkontribusi pada pembangunan daerah dan industri berkelanjutan,” kata Harry.

Pada 2026, program ini akan diperluas melalui kerja sama dengan Universitas Hasanuddin dan Universitas Pembangunan Veteran Yogyakarta, serta integrasi program magang berbasis proyek lingkungan di masyarakat.

Ajang Pembelajaran CSR Nasional

TOP CSR Awards 2026 menjadi ajang apresiasi sekaligus pembelajaran bagi perusahaan dalam meningkatkan kualitas implementasi CSR.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Majalah Top Business yang diterbitkan PT Madani Solusi Internasional (MSI Group), bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan di bidang CSR dan tata kelola perusahaan.

Tema tahun ini, “Aligning CSR and ESG for Long-Term Corporate Value and Sustainable Development”, menekankan pentingnya penyelarasan CSR dan ESG dalam menciptakan nilai jangka panjang sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Bagi Nickel Industries, partisipasi ini menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa transformasi industri nikel tidak hanya bertumpu pada aspek ekonomi, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Tags: Nickel Industries LtdTOP CSR Awards 2026
Previous Post

Dari Jalan Tol ke Keberlanjutan: Strategi CSR Jasa Marga Berbasis ESG

Next Post

Purbaya: RI Harus Keluar dari Kutukan Pertumbuhan 5%

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR