Jakarta, BusinessNews Indonesia – Setelah mengoperasikan pesawat Max 8 dan Max 9, Lion Air Group melengkapi armada pesawatnya dengan membeli 50 unit pesawat Boeing 737 Max 10. Tak tanggun-tanggung, nilai nilai kontrak pembelian 50 pesawat itu mencapai US$ 6,24 miliar.
Presiden & CEO Lion Air Group Edward Sirait mengatakan, pembelian pesawat tersebut merupakan kelanjutan dari komitmen Lion Air Group dan Boeing di Paris Air Show 2017.
“Kami melengkapi dengan jenis Max 10 karena pesawat ini memiliki keuntungan lebih karena lebih efisien dari segi bahan bakar, biaya operasional, dan sesuai dengan perkembangan armada yang makin canggih,” kata Sirait dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (10/4/2018).
Menurut Edward, pembelian pesawat bermesin jet berlorong tunggal (single aisle) tersebut menjadikannya sebagai pelanggan Boeing dengan pemesanan jenis Max 10 terbesar. Secara keseluruhan pesawat seri Boeing Max yang dimiliki Lion mencapai 1.273 unit.
Lion Air Group mulai beroperasi pada Juni 2000 menggunakan Boeing 737-200. Saat ini, Lion Air Group mengoperasikan lebih dari 186 pesawat Boeing, termasuk 737-800 Next-Generation, 737-900ER serta keluarga 737 Max 8 dan 737 Max 9.
