TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Gandeng Indonesia Eximbank, Standar Chartered Terbitkan LC Rp 1,4 Triliun bagi Eskportir RI

Nurdian Akhmad
11 April 2018 | 08:38
rubrik: Finance
Gandeng Indonesia Eximbank, Standar Chartered Terbitkan  LC Rp 1,4 Triliun bagi Eskportir RI

Nusadua, BusinessNews Indonesia – Standard Chartered Bank (SCB) Indonesia pada Selasa (10/4/2018) menandatangani kerja sama dengan Indonesia Eximbank untuk mendukung ekspansi dan operasional bisnis para pelaku ekspor Indonesia di Afrika.

Kerja sama ini memperluas kesempatan bagi pelaku bisnis di Indonesia untuk memperoleh akses dan solusi finansial bagi pengembangan bisnis mereka, termasuk penyediaan jaminan pembayaran dan optimalisasi kebutuhan modal kerja, dengan mengandalkan jaringan kuat dan keahlian Standard Chartered di pasar-pasar Afrika.

Dengan kerja sama ini, para eksportir Indonesia dapat memperoleh Letter of Credit (L/C) Renegotiation/ Rediscounting Services Agreement dari Standard Chartered sehingga mereka dapat memperluas kesempatan untuk mengembangkan bisnis di Afrika. Selain itu, mereka dapat memanfaatkan jaringan kuat yang dimiliki Standard Chartered di 22 negara Afrika untuk mengeksplorasi peluang bisnis baru, sementara Bank akan memitigasi risiko pembatalan pembayaran sekaligus mengelola jaminan pembayaran.

Standard Chartered akan menerbitkan Letter of Credit (LC) dengan segera, dengan nilai hingga US$ 100 juta atau setara dengan Rp 1,4 triliun bagi eksportir Indonesia yang hendak mengeksplorasi pertumbuhan bisnis di Afika. Peresmian kemitraan ini diumumkan di sela-sela Indonesia–Africa Forum 2018 (IAF 2018) di Bali Nusa Dua Convention Centre, Bali.

Rino Donosepoetro, CEO, Standard Chartered Bank Indonesia, mengatakan, “Sejarah panjang serta komitmen kami selama lebih dari 150 tahun baik di Indonesia maupun di Afrika; serta keseluruhan pengalaman Bank dalam mendukung pertumbuhan bisnis di kedua pasar telah membawa kami ke posisi yang solid untuk terus mendukung kebutuhan pertukaran bisnis yang semakin berkembang antara Indonesia dan negara-negara di Afrika. Kemitraan yang terbentuk hari ini antara Standard Chartered dan Indonesia Eximbank menggarisbawahi komitmen untuk mendukung ekspansi bisnis dan bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan dalam membangun hubungan perdangangan langsung antara eksportir Indonesia dan importir Afrika.”

BACA JUGA:   Konsep BPD Regional Champion Diusulkan Diubah

Negara-negara yang termasuk di dalam jaringan ekstensif Standard Chartered yang akan membantu para pelaku ekspor Indonesia termasuk di antaranya Nigeria, Mesir, Afrika Selatan, Pantai Gading, Mauritius, Uganda, Kenya, Ghana, dan Tanzania.

Sinthya Roesly, CEO Indonesia Eximbank mengatakan, “Sejalan dengan misi kami dalam mendukung program ekspor nasional, kami terus berupaya untuk memfasilitasi pembiayaan bagi eksportir dalam memperluas bisnis di pasar-pasar yang tengah berkembang di dunia, termasuk Afrika. Kami percaya bahwa kemitraan ini akan membantu berkontribusi dalam agenda pemerintah Indonesia untuk meningkatkan keberlanjutan pertumbuhan ekspor nasional dalam jangka panjang.”

Standard Chartered berpartisipasi di IAF 2018 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Indonesia di Nusa Dua Bali Convention Center. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 550 tamu dan delegasi dari kalangan bisnis, pejabat pemerintah, pemangku kepentingan, dan sektor swasta lainnya. Kemitraan Standard Chartered – Indonesia Eximbank merupakan salah satu kerjasama utama yang diresmikan di IAF 2018. Diskusi-diskusi pada forum ini membahas tentang penguatan hubungan ekonomi, termasuk melalui pertemuan bisnis, keterlibatan instansi pemerintah, korporasi, dan banyak pemangku kepentingan lainnya dan diresmikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla.

“Keterlibatan kami dalam forum IAF 2018 menunjukkan dukungan kuat kami dalam berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Selain kolaborasi ini, kami sangat berbahagia dapat terus menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mencapai agenda utama negara dan kami senang dapat menyaksikan kemajuan telah diraih. Kami secara aktif bermitra dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal Indonesia (BKPM) untuk mendorong investasi asing; berpartisipasi dalam global IDR bond pertama – Komodo Bond; serta kami dengan bangga telah dipercaya sebagai sovereign rating advisor untuk tiga lembaga pemeringkat internasional sejak 2013,” tutur Rino.

Previous Post

Membangun Milepreneur di Era Digital

Next Post

Pasar Optimistis, Bursa Asia Dalam Tren Positif

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR