Jakarta, TopBusiness—PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencatatkan Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) Tahap II Tahun 2026 pada perdagangan Kamis (7/5/2026).
Pelaksana Harian Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3 BEI, Irawati Widyaningtyas, dalam pengumuman bursa menyampaikan bahwa pencatatan dilakukan berdasarkan surat PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) Nomor S-350/SMI/DOK/0426 tertanggal 13 April 2026. Dan surat persetujuan BEI Nomor S-05267/BEI.PP3/05-2026 tertanggal 5 Mei 2026.
Dalam aksi korporasi tersebut, emiten berkode SMII itu menerbitkan dua seri obligasi dengan total nilai emisi mencapai Rp150 miliar. Seri A memiliki nilai emisi Rp72,128 miliar dengan tingkat bunga 5,60% dan jatuh tempo pada 16 Mei 2027.
Sementara itu, Seri B diterbitkan senilai Rp77,872 miliar dengan kupon 6,05% dan jatuh tempo pada 6 Mei 2029.
BEI menjelaskan, wali amanat untuk penerbitan obligasi ini adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Adapun peringkat obligasi yang diberikan oleh Pefindo berada pada level idAAA atau Triple A.
Dalam keterbukaan informasi itu juga disebutkan bahwa obligasi tersebut tidak dijamin dengan agunan khusus maupun jaminan pihak ketiga.
Namun, sesuai ketentuan Pasal 1131 dan Pasal 1132 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, seluruh kekayaan perseroan, baik bergerak maupun tidak bergerak, menjadi jaminan bagi pemegang obligasi.
BEI menambahkan, perseroan hanya menerbitkan sertifikat jumbo obligasi yang didaftarkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Distribusi obligasi dilakukan secara elektronik dan diadministrasikan melalui penitipan kolektif di KSEI.
