Jakarta, Topbusiness — The Ascott Limited Indonesia atau Ascott Indonesia menegaskan komitmennya dalam membangun program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan keberlanjutan yang terintegrasi dengan strategi bisnis melalui implementasi program global bertajuk Ascott CARES. Komitmen tersebut dipaparkan dalam ajang TOP CSR Awards 2026 di hadapan Dewan Juri.
Dalam presentasinya, perwakilan The Ascott Limited Indonesia menekankan bahwa program CSR yang dijalankan perusahaan tidak hanya berorientasi pada kegiatan sosial semata, tetapi juga dirancang untuk memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat, lingkungan, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Pada kesempatan ini, kami ingin berbagi mengenai bagaimana kami membangun program CSR yang tidak hanya memberikan dampak, tetapi juga terintegrasi secara strategis dengan bisnis perusahaan,” ujar Ryan Gurfie sebagai Assistant Director Human Resources & Business Partner, saat membuka presentasi di hadapan Dewan Juri TOP CSR Awards 2026, secara online, di Jakarta, Senin (11/05/2026).
Ryan hadir bersama Director of Operational Excellence and Sustainability The Ascott Limited Indonesia, Reza Dranie.
Dalam sambutannya, Ryan menyampaikan apresiasi kepada Dewan Juri yang telah memberikan kesempatan kepada perusahaan untuk kembali mengikuti ajang penghargaan tersebut.
Ia juga mengungkapkan kebanggaannya karena pada tahun sebelumnya The Ascott Limited Indonesia berhasil memperoleh sertifikasi, termasuk dalam bidang Human Resources.
“Kami merasa sangat senang dan bangga karena pada tahun sebelumnya kami juga berhasil memperoleh sertifikasi, dalam bidang Human Resources. Oleh karena itu, kesempatan untuk kembali hadir pada forum ini menjadi suatu kehormatan bagi kami,” katanya.
Ryan menjelaskan bahwa The Ascott Limited Indonesia memiliki visi menjadi perusahaan hospitality yang memperkaya kehidupan melalui pengalaman yang tulus dan bermakna. Menurutnya, perusahaan juga berkomitmen memberdayakan seluruh institusi di bawah The Ascott Limited Indonesia untuk menciptakan nilai berkelanjutan bagi tamu, pemilik properti, mitra, masyarakat sekitar, hingga karyawan.
“Bagi kami, CSR dimulai dari manusia dan pada akhirnya kembali memberikan manfaat kepada manusia,” ujar Ryan.
Sebagai bagian dari jaringan global The Ascott Limited yang hadir di lebih dari 230 kota di dunia, perusahaan saat ini telah beroperasi di sekitar 40 kota di Indonesia. Dengan cakupan operasional yang luas tersebut, perusahaan menyadari adanya tanggung jawab sosial dan lingkungan yang besar dalam setiap aktivitas bisnisnya.
“Karena itu, kami memastikan bahwa setiap properti tidak hanya berfokus melayani tamu, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah bagi komunitas di sekitarnya,” tambah Ryan.
Sementara itu, Reza menjelaskan bahwa program utama yang dijalankan perusahaan adalah Ascott CARES, yang merupakan akronim dari Community, Alliances, Respect, Environment, dan Supply Chain.
Menurut Reza, program tersebut mencakup seluruh inisiatif CSR dan ESG The Ascott Limited secara global yang kemudian diadopsi dan diimplementasikan di Indonesia.
“Program yang kami jalankan bernama Ascott CARES. CARES merupakan singkatan dari Community, Alliances, Respect, Environment, dan Supply Chain. Program ini mencakup keseluruhan inisiatif CSR dan ESG The Ascott Limited secara global, yang kemudian kami adopsi dan implementasikan di The Ascott Limited Indonesia,” jelas Reza.
Dalam implementasinya, lanjut Reza, perusahaan membangun struktur tata kelola keberlanjutan yang terintegrasi mulai dari tingkat global hingga properti hotel.
Ia menjelaskan bahwa The Ascott Limited Indonesia maupun The Ascott Limited global dipimpin oleh Corporate Sustainability Leadership Council yang diketuai oleh Chief Executive Officer serta Chief Financial and Sustainability Officer di kantor pusat The Ascott Limited di Singapura.
“Struktur tersebut kemudian diturunkan ke tingkat negara melalui Country Sustainability Sponsor yang dipimpin oleh Country General Manager kami, yaitu Bapak Philip Barnes,” ujarnya.
Reza menambahkan bahwa di tingkat nasional dirinya bertugas sebagai Country Sustainability Champion bersama Ryan, serta didukung oleh Country Sustainability Working Committee yang terdiri dari berbagai departemen untuk mendukung pencapaian target sustainability dan ESG perusahaan.
Selain itu, di setiap properti juga dibentuk Property Sustainability Champion yang dipimpin langsung oleh General Manager atau pimpinan hotel masing-masing dan didukung oleh para Department Head.
“Tim ini terdiri dari berbagai departemen yang berkolaborasi untuk membantu pencapaian target sustainability dan ESG di The Ascott Limited Indonesia,” kata Reza.
Dalam menjalankan program keberlanjutan, The Ascott Limited Indonesia juga menerapkan sejumlah kebijakan pendukung, di antaranya Sustainability Policy, Ethics and Code of Conduct, Supply Chain Code of Conduct, Social Charter, Diversity and Inclusion Policy, Whistle Blowing Policy, serta Environmental Health and Safety Policy.
Melalui berbagai kebijakan tersebut, perusahaan berupaya membangun komunikasi yang baik sekaligus menetapkan standar bagi supplier dan vendor yang bekerja sama dengan perusahaan.
“Kami juga memastikan pengelolaan isu-isu Environmental Health and Safety agar tetap terjaga dengan baik, sehingga dapat memberikan perlindungan dan rasa aman bagi tamu, mitra, stakeholder, serta seluruh pihak yang berada di lingkungan properti The Ascott Limited Indonesia,” tutup Reza.
Ascott Indonesia terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan praktik bisnis berkelanjutan melalui penerapan prinsip ESG serta tata kelola perusahaan yang baik. Komitmen tersebut tercermin dalam materi yang disampaikan pada ajang TOP CSR Awards 2026 yang memuat berbagai kebijakan dan struktur tata kelola keberlanjutan perusahaan.
Sebagai bagian dari The Ascott Limited di bawah naungan CapitaLand Investment Limited (CLI), Ascott Indonesia menempatkan sustainability sebagai bagian penting dalam strategi bisnis perusahaan. Melalui Sustainability Governance Structure & Policies, perusahaan memastikan seluruh aktivitas operasional berjalan sejalan dengan prinsip keberlanjutan yang mencakup aspek lingkungan, sosial, budaya, ekonomi, dan tata kelola.
Dalam dokumen tersebut dijelaskan bahwa Ascott Indonesia menerapkan berbagai kebijakan strategis untuk mendukung implementasi ESG secara menyeluruh. Salah satu kebijakan utama yang menjadi dasar perusahaan adalah Ascott Sustainability Policy. Kebijakan ini menegaskan fokus perusahaan terhadap seluruh aspek keberlanjutan dengan tujuan menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.
Selain itu, Ascott Indonesia juga menjalankan Ethics and Code of Business Conduct sebagai pedoman dalam menjalankan aktivitas bisnis secara profesional dan berintegritas. Sebagai anak perusahaan CapitaLand Investment Limited, perusahaan mematuhi standar etika bisnis yang menekankan transparansi, akuntabilitas, kepatuhan hukum, serta pencegahan korupsi dan benturan kepentingan.
Dalam mendukung praktik bisnis yang bertanggung jawab, Ascott Indonesia turut menerapkan Supply Chain Code of Conduct yang mengatur standar bagi seluruh mitra dan pemasok perusahaan. Kebijakan ini memastikan rantai pasok perusahaan berjalan sesuai prinsip keberlanjutan, termasuk dalam aspek ketenagakerjaan, keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, dan etika bisnis.
Komitmen sosial perusahaan juga diperkuat melalui penerapan Social Charter yang berfokus pada pengembangan masyarakat dan peningkatan kualitas hidup komunitas. Melalui kebijakan ini, perusahaan mendorong berbagai kegiatan sosial, pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.
Ascott Indonesia juga menempatkan keberagaman dan inklusi sebagai bagian penting dalam budaya perusahaan. Hal tersebut diwujudkan melalui Diversity and Inclusion Policy yang bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, menghargai keberagaman, bebas diskriminasi, dan memberikan kesempatan yang setara kepada seluruh karyawan.
Untuk menjaga integritas perusahaan, Ascott Indonesia menerapkan Whistleblowing Policy sebagai sarana pelaporan terhadap tindakan yang melanggar etika maupun regulasi perusahaan. Sistem ini dirancang untuk mendukung transparansi serta memberikan perlindungan kepada pelapor.
Di sisi lingkungan dan keselamatan kerja, perusahaan juga menjalankan Environmental Health and Safety (EHS) Policy yang menjadi bagian dari sistem manajemen CapitaLand Group. Kebijakan tersebut menekankan pentingnya praktik operasional yang memperhatikan aspek kesehatan, keselamatan kerja, serta perlindungan lingkungan. Melalui kebijakan EHS, perusahaan berkomitmen meminimalkan polusi, mengurangi risiko kesehatan dan keselamatan kerja, menjalankan sustainable building guidelines, serta meningkatkan kinerja EHS secara berkelanjutan.
Ascott Indonesia menilai bahwa keberlanjutan bukan hanya menjadi bagian dari tanggung jawab perusahaan, tetapi juga strategi jangka panjang dalam menciptakan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan.
Implementasi berbagai kebijakan ESG tersebut menunjukkan keseriusan perusahaan dalam membangun operasional bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan di sektor hospitality.
Melalui partisipasinya dalam TOP CSR Awards 2026, Ascott Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat praktik sustainability, meningkatkan kontribusi sosial, serta mendukung pembangunan berkelanjutan melalui tata kelola perusahaan yang transparan, etis, dan berorientasi pada masa depan.
