Jakarta, BusinessNews Indonesia – Bursa saham Indonesia dibuka menguat. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini menguat 4,12 poin atau 0,65% ke level 6.290,86.
Mengawali perdagangan Selasa (17/4/2018), ada 24 saham menguat, 5 saham melemah, dan 14 saham stagnan. Pagi ini, transaksi perdagangan mencapai Rp22,17 miliar dari 8,83 juta lembar saham diperdagangkan.
Indeks LQ45 naik 1,46 poin atau 0,14% menjadi 1.028,18, Jakarta Islamic Index (JII) naik 1,72 poin atau 0,24% ke 727,70, indeks IDX30 menguat 0,78 poin atau 0,14% ke 560,32 dan indeks MNC36 menguat 0,98 poin atau 0,28% ke 356,56.
Sektor pendukung IHSG mayoritas menguat, dengan penguatan tertinggi di sektor pertambangan yang naik 0,6%. Sedangkan sektor konsumer satu-satunya yang melemah hingga 0,19%.
IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatannya pada kisaran level 6.242-6.400 setelah mencatatkan rebound kemarin.
Analis Profindo Sekuritas Indonesia Yuliana menyebutkan IHSG berhasil rebound didorong sentimen positif dirilisnya neraca perdagangan pada Maret yang surplus Rp 1,1 miliar dengan tingkat pertumbuhan ekspor 6,14% yoy naik signifikan dari estimasi yang diperkirakan tumbuh 1,7%.
Adapun impor tumbuh 9,07% yoy, di bawah estimasi yang diperkirakan naik 13,25% yoy.
“Secara teknikal, Indeks membentuk bulish harami candlestick pattern mengindikasikan menguat lanjutan. Indeks ditutup berada di atas garis bollinger band, sedangkan RSI dan MFI bergerak flat,” demikian menurut risetnya.
Di sisi lain, indeks Bisnis27 berbalik ke zona merah dan turun 0,02% atau 0,12 poin ke 555,52 pada pukul 09.12 WIB, setelah dibuka dengan kenaikan 0,13% atau 0,73 poin di posisi 556,37.
Sementara itu, indeks saham lainnya di Asia Tenggara bergerak variatif pagi ini, dengan indeks FTSE Straits Time Singapura (+0,04%), indeks FTSE Malay KLCI (-0,04%), dan indeks PSEi Filipina (-0,85%).
Di Jepang, indeks Topix dan Nikkei 225 Jepang masing-masing melemah 0,48% dan 0,23%. Indeks Kospi Korea Selatan turun 0,12%, sedangkan indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,08%.
