TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Awal Pekan Ini, JCI Diperkirakan Turun

Agus Haryanto
18 May 2026 | 08:19
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (BEI). FOTO: (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Di pasar saham, melalui PT Bursa Efek Indonesia, Jakarta Composite Index (JCI) atau indeks harga saham gabungan diperkirakan turun hari ini.

Melalui laman website samuel.co.id, tim riset Samuel Sekuritas Indonesia pada Senin (18/5/2026) awal pekan ini, menjelaskan bahwa JCI Diperkirakan Turun Hari Ini.

Pasar AS ditutup lebih rendah pada hari Jumat (15 Mei): Dow -1,07%, S&P 500 -1,24%, dan Nasdaq -1,54%. Dow turun lebih dari 500 poin pada hari Jumat karena saham teknologi melemah dan imbal hasil obligasi pemerintah melonjak setelah pertemuan puncak Trump-Xi tidak menghasilkan terobosan kebijakan utama. Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10 tahun meningkat 2,49% menjadi 4,593%, sementara Indeks Dolar AS naik 0,47% menjadi 99,28.

Pasar komoditas juga sebagian besar ditutup lebih tinggi pada hari Jumat (15 Mei): minyak mentah WTI naik 4,20% menjadi USD 105,42/bbl, minyak mentah Brent naik 3,35% menjadi USD 109,26/bbl, batu bara naik 2,32% menjadi USD 136,50/ton, CPO naik 0,61% menjadi MYR 4.420/ton, dan emas turun 2,41% menjadi USD 4.540/oz.

Pasar Asia ditutup lebih rendah pada hari Jumat (15 Mei): Hang Seng turun 1,62%, Nikkei turun 1,99%, dan Shanghai turun 1,02%.

Pada hari Rabu (13 Mei), JCI turun 1,98% menjadi 6.723,32, dengan penjualan bersih asing sebesar Rp 1.531,3 miliar, terdiri dari penjualan bersih Rp 1.346,5 miliar di pasar reguler dan penjualan bersih Rp 184,8 miliar di pasar negosiasi. Penjualan bersih asing terbesar di pasar reguler tercatat pada BBRI (Rp 273,5 miliar), BMRI (Rp 139,7 miliar), dan AMMN (Rp 123,6 miliar), sedangkan pembelian bersih asing terbesar terlihat pada TINS ​​(Rp 41,8 miliar), PACK (Rp 31,2 miliar), dan TLKM (Rp 24,6 miliar). Saham-saham dengan pergerakan terbesar adalah CPIN, BNBR, dan BIPI, sedangkan saham-saham dengan pergerakan terbesar adalah BBRI, TPIA, dan BREN.

BACA JUGA:   Dukung Indonesia Bebas Emisi Karbon, BSI Salurkan Pembiayaan Berkelanjutan Senilai Rp52,6 Triliun

Pagi ini, baik KOSPI (-3,17%) maupun Nikkei (-0,80%) dibuka lebih rendah. “Hari ini, kami memperkirakan JCI akan turun di tengah sentimen negatif dari pasar global dan regional,” demikian isi kesimpulan hasil riset.

Tags: ihsgindeksJCI
Previous Post

Analis: Pasar Rumah Sekunder Tangguh Hadapi Merosotnya Rupiah

Next Post

Dana Internal Memadai, Emiten Farmasi Organon akan Keluar Bursa Saham

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR