TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Ditutup Melemah di Tengah Tekanan Saham Big Caps

Agus Haryanto
18 May 2026 | 16:17
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah tajam pada akhir perdagangan Senin (18/5/2026). IHSG turun 124,08 poin atau 1,85 persen ke level 6.599,24 di tengah tekanan jual pada sejumlah saham berkapitalisasi besar.

Total volume perdagangan saham di BEI mencapai 31,19 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp19,32 triliun. Sementara itu, frekuensi perdagangan tercatat mencapai sekitar 1,38 juta kali transaksi.

Mayoritas indeks sektoral bergerak di zona merah, dipimpin pelemahan sektor teknologi, energi, dan keuangan. Tekanan jual investor terlihat mendominasi sejak sesi pertama perdagangan hingga penutupan pasar.

Saham-saham kapitalisasi besar menjadi penggerak utama pelemahan indeks. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) ditutup turun ke level Rp6.050 per saham. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) melemah ke posisi Rp3.040 per saham, sedangkan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun ke level Rp4.760 per saham.

Selain itu, saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) terkoreksi ke posisi Rp2.890 per saham dan saham PT Astra International Tbk (ASII) melemah menjadi Rp6.075 per saham. Tekanan juga terjadi pada saham sektor teknologi dan komoditas yang turut membebani pergerakan IHSG.

Pelaku pasar cenderung melakukan aksi profit taking di tengah meningkatnya ketidakpastian global serta pergerakan nilai tukar rupiah. Investor asing juga tercatat masih melakukan aksi jual bersih pada sejumlah saham unggulan perbankan dan energi.

Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak di rentang level 6.585 hingga 6.710. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 456 saham ditutup melemah, 168 saham menguat, dan 173 saham stagnan.

Analis menilai pasar masih akan bergerak fluktuatif dalam jangka pendek seiring pelaku pasar mencermati perkembangan ekonomi global dan arah kebijakan suku bunga bank sentral utama dunia.

BACA JUGA:   JCI Diperkirakan Turun Hari Ini

Data AI

Tags: ihsgindeksJCI
Previous Post

Integrasikan CSR dan ESG, PLN Batam Hadirkan Ketahanan Energi dan Pembangunan Berkelanjutan

Next Post

Transformasikan CSR Jadi Strategi Bisnis, Aice Group Dorong Pola Konsumsi Sehat Masyarakat Lewat Kaluli

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR