TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Hari Ini, JCI Diperkirakan Bergerak Sideways

Agus Haryanto
21 May 2026 | 08:20
rubrik: Capital Market
Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Di pasar saham, melalui PT Bursa Efek Indonesia, Jakarta Composite Index (JCI) atau indeks harga saham gabungan diperkirakan bergeral sideways hari ini.

Melalui laman website samuel.co.id, tim riset Samuel Sekuritas Indonesia pada Kamis (21/5/2026) menjelaskan bahwa JCI Diperkirakan Bergerak Sideways Hari Ini.

Pasar AS ditutup lebih tinggi pada hari Rabu (20 Mei): Dow +1,31%, S&P 500 +1,08%, dan Nasdaq +1,54%. Kemarin, Wall Street ditutup lebih kuat karena harga minyak dan imbal hasil obligasi pemerintah AS turun di tengah meningkatnya optimisme bahwa konflik di Timur Tengah dapat segera diselesaikan. Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10 tahun turun 1,73% menjadi 4,586%, sementara Indeks Dolar AS turun 0,24% menjadi 99,09.

Pasar komoditas juga sebagian besar ditutup lebih rendah pada hari Rabu (20 Mei): minyak mentah WTI turun 8,82% menjadi USD 98,26/bbl, minyak mentah Brent turun 5,63% menjadi USD 105,02/bbl, batu bara turun 1,40% menjadi USD 137,45/ton, CPO turun 0,04% menjadi MYR 4.583/ton, dan emas naik 1,37% menjadi USD 4.544/oz.

Pasar Asia ditutup lebih rendah pada hari Rabu (20 Mei): Hang Seng turun 0,57%, Nikkei turun 1,23%, dan Shanghai turun 0,18%.

JCI turun 0,82% menjadi 6.318,50, dengan pembelian bersih asing sebesar Rp 249,2 miliar, terdiri dari penjualan bersih Rp 130,8 miliar di pasar reguler dan pembelian bersih Rp 380,0 miliar di pasar negosiasi. Penjualan bersih asing terbesar di pasar reguler tercatat di BBCA (Rp 375,7 miliar), BBRI (Rp 221,0 miliar), dan TPIA (Rp 140,5 miliar), sementara pembelian bersih asing terbesar terlihat di BUMI (Rp 223,4 miliar), BMRI (Rp 217,7 miliar), dan ADRO (Rp 111,3 miliar). Saham-saham yang mengalami pergerakan utama adalah MORA, SMMA, dan BMRI, sedangkan saham-saham yang mengalami pergerakan tertinggal adalah BRPT, TPIA, dan BREN.
Pagi ini, baik KOSPI (+5,88%) dan Nikkei (+3,11%) dibuka lebih tinggi.

BACA JUGA:   Indeks di Pembukaan Perdagangan Negatif

“Hari ini, kami memperkirakan JCI akan bergerak mendatar di tengah sentimen yang beragam dari pasar global dan domestik,” demikian isi riset.

Tags: ihsgindeksJCI
Previous Post

Tata Kelola Ekspor SDA untuk Tutup Kebocoran Devisa Rp 15.400 Triliun

Next Post

Pembenahan Ekspor SDA, Petani Khawatir Ganggu Rantai Pasok Sawit Rakyat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR