TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Catatkan Kinerja Solid di Kuartal I, MDLA Siap Ekspansi Tambah Prinsipal Baru

Busthomi
26 May 2026 | 13:21
rubrik: Capital Market
Catatkan Kinerja Solid di Kuartal I, MDLA Siap Ekspansi Tambah Prinsipal Baru

FOTO: Dok MDLA

Jakarta, TopBusiness – PT Medela Potentia Tbk (IDX: MDLA), salah satu emiten kesehatan mengaku akan terus konsisten berekspenasi dalam rangka pengembangan sayap bisnisnya.

Untuk itu ke depan, Perseroan akan terus mengeksplorasi peluang penambahan prinsipal baru secara selektif dan berkelanjutan. Hal ini dilakukan untuk memperluas cakupan produk, memperkuat kemitraan strategis, serta mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang.

Tercatat, Perseroan telah merealisasikan penambahan tiga prinsipal baru selama kuartal I-2026 lalu. Ini sebagai bagian dari strategi penguatan portofolio dan peningkatan posisi kompetitif Perseroan.

Demikian seperti disampaikan oleh Investor Relations Director PT Medela Potentia Tbk, Harris Lesmana, seperti dalam keterangan tertulis yang diterima media, dikutip Selasa (26/5/2026).

Menurutnya, sejalan dengan strategi pertumbuhan, Perseroan terus memperkuat fondasi bisnis melalui pengembangan infrastruktur distribusi nasional.

Termasuk di dalamnya, rencana peresmian gedung dan gudang baru cabang PT Anugrah Argon Medica di Medan, Sumatera Utara. Langkah ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan jangkauan layanan distribusi farmasi di wilayah barat Indonesia.

Dalam pengembangan bisnis alat kesehatan, MDLA saat ini tengah menjajaki kolaborasi dengan perusahaan alat kesehatan global sebagai bagian dari upaya diversifikasi bisnis dan peningkatan nilai tambah portofolio.

Disebutan Harris, langkah-langkah MDLA tersebut merupakan bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang.

“Perseroan terus memperkuat fondasi pertumbuhan melalui pengembangan infrastruktur distribusi, penambahan prinsipal, serta penjajakan kerja sama strategis di bisnis alat kesehatan dengan mitra global untuk menghadirkan produk berkualitas yang diproduksi di dalam negeri,” tandas Harris.

Pada 2026, MDLA menunjukkan kinerja yang solid sepanjang kuartal-I. Pendapatan perseroan tumbuh positif 3,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sehingga mendorong laba periode berjalan naik 7,4% menjadi Rp119,32 miliar.

BACA JUGA:   Apa "Senjata" Kota Deltamas Incar Penjualan Rp 2 Triliun?

Pertumbuhan pendapatan dan peningkatan laba ini didorong oleh kinerja penjualan produk farmasi dan efisiensi operasional di seluruh jaringan distribusi.

Di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan, MDLA berhasil mengantongi penjualan neto Rp4,03 triliun hingga 31 Maret 2026, meningkat dibandingkan Rp3,9 triliun yang dicatatkan pada kuartal I-2025.

Penjualan produk farmasi menjadi kontributor utama sebesar Rp3,26 triliun, lebih tinggi dari Rp2,7 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Sementara itu penjualan alat kesehatan memberi kontribusi Rp394,5 miliar, dan produk kesehatan Rp380,2 miliar.

Sementara untuk kinerja sepanjang 2025 lalu, mengutip dari laporan kinerja Perseroan, laba bersih perusahaan tumbuh 16% secara tahunan lalu menjadi Rp 398,1 miliar. Kenaikan ini sejalan dengan pertumbuhan pendapatan yang mencapai Rp 14,89 triliun.

Di 2025, MDLA juga memperluas portofolio dengan menambah delapan prinsipal baru, yang terdiri dari produk obat resep, consumer health, dan alat kesehatan. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan daya saing di industri kesehatan.

Dari sisi infrastruktur, perusahaan mengakuisisi fasilitas National Distribution Center (NDC) 1 seluas 10.000 meter persegi di kawasan industri Jababeka II, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Fasilitas tersebut memiliki kapasitas 13.525 pallet dan sebelumnya digunakan melalui skema sewa. Selain itu, Medela Potentia juga mengakuisisi lahan seluas 2,7 hektar di Jababeka I untuk pengembangan NDC 2 yang akan memperkuat kapasitas pergudangan.

Untuk ekspansi regional, pembangunan warehouse dan kantor cabang PT Anugrah Argon Medica di Medan ditargetkan selesai pada akhir 2026.

Di lini alat kesehatan, anak usaha PT Deca Metric Medica mulai menembus pasar ekspor dengan mengirim produk ke Kamboja dan Timor Leste sejak Agustus 2025. Sementara itu, PT Djembatan Dua mencatatkan pertumbuhan penjualan hingga 50% setelah meluncurkan tiga produk baru dari lini own brand.

BACA JUGA:   Jual Apartemen The Monde City Batam, PURI Gaet Omset Rp332 Miliar Selama 2024

Dari sisi digital, platform GoApotik membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 32% dengan peningkatan transaksi pelanggan sebesar 24% secara tahunan.

Perseroan juga terus memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam seluruh kegiatan operasional. Melalui program Argon Peduli, perusahaan telah menjangkau 23.488 penerima manfaat melalui berbagai kegiatan sosial seperti layanan kesehatan gratis, pembinaan posyandu, beasiswa pendidikan, hingga program pencegahan stunting.

Pada aspek lingkungan, penggunaan kendaraan operasional berbasis motor listrik untuk kegiatan distribusi farmasi. Hal ini telah diterapkan di 15 cabang pada 13 kota dengan total 106 unit motor hingga akhir 2025.

Tags: Kinerja emitenMDLAPT Medela Potentia Tbk
Previous Post

Perkuat Likuiditas, Dua Anak Usaha TOWR Dapat Dana Segar Rp1 Triliun dari DBS

Next Post

PPA Site Borneo Indobara Raih TOP CSR Awards 2026 Star 4, Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Berbasis CSV

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR