TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Perkuat Likuiditas, Dua Anak Usaha TOWR Dapat Dana Segar Rp1 Triliun dari DBS

Busthomi
26 May 2026 | 12:57
rubrik: Capital Market
4.000 Menara Telkomsel Dialihkan ke Mitratel, Segini Transaksinya

Ilustrasi menara. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (IDX: TOWR) memperoleh dukungan pendanaan baru melalui dua anak usahanya, PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) dan PT Iforte Solusi Infotek (iForte), yang menandatangani fasilitas pinjaman bergulir (uncommitted revolving loan) senilai Rp1 triliun dari PT Bank DBS Indonesia.

Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan yang dikutip dari laman Bursa Efek Indonesia, Selasa (26/5/2026) perjanjian fasilitas kredit tersebut ditandatangani pada 22 Mei 2026 antara Protelindo, iForte, dan DBS Indonesia.

Fasilitas pinjaman senilai Rp1.000.000.000.000 itu akan digunakan untuk kebutuhan korporasi umum Protelindo dan iForte, termasuk untuk pembiayaan kembali (refinancing) atas utang-utang perseroan.

Dalam perjanjian tersebut, jangka waktu fasilitas pinjaman ditetapkan selama 12 bulan sejak tanggal penandatanganan perjanjian kredit. Adapun Protelindo dan iForte bertanggung jawab secara tanggung renteng atas pelaksanaan seluruh kewajiban berdasarkan fasilitas kredit tersebut.

Sekretaris Perusahaan PT Sarana Menara Nusantara Tbk., Monalisa Irawan, menyampaikan bahwa penandatanganan fasilitas kredit tersebut tidak memberikan dampak material yang merugikan terhadap operasional maupun kondisi keuangan perseroan.

“Pelaksanaan Perjanjian Kredit tersebut tidak menimbulkan dampak merugikan yang material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan,” ujar Monalisa Irawan dalam keterbukaan informasi.

Perseroan juga menjelaskan bahwa transaksi tersebut termasuk transaksi afiliasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 42, mengingat transaksi dilakukan antar perusahaan terkendali yang sahamnya dimiliki paling sedikit 99% oleh perusahaan terbuka.

Selain itu, transaksi juga masuk dalam kategori pinjaman langsung dari bank serta pemberian jaminan kepada bank atas fasilitas pinjaman yang diterima perusahaan terkendali.

Meski demikian, manajemen menegaskan bahwa penandatanganan fasilitas kredit tersebut bukan merupakan transaksi benturan kepentingan maupun transaksi material sebagaimana diatur dalam ketentuan OJK terkait transaksi material dan perubahan kegiatan usaha.

BACA JUGA:   Lunasi Utang, POWR Siap Terbitkan Surat Utang Senilai Rp7,83 Triliun

Langkah pendanaan ini dinilai memperlihatkan upaya TOWR melalui entitas anak usahanya dalam menjaga fleksibilitas pendanaan di tengah kebutuhan pengembangan infrastruktur telekomunikasi dan pengelolaan struktur utang perusahaan.

Sebagai salah satu emiten infrastruktur telekomunikasi terbesar di Indonesia, TOWR melalui Protelindo dan iForte terus memperkuat bisnis menara telekomunikasi dan jaringan fiber optik yang menjadi tulang punggung konektivitas digital nasional.

Tags: Bank DBSKinerja emitenPT Sarana Menara Nusantara TbkTOWR
Previous Post

Dukung Kick-Off Bulan Literasi Keuangan, Asuransi Sinar Mas Gelar Literasi Keuangan di Universitas Muhammadiyah Palangka Raya

Next Post

Catatkan Kinerja Solid di Kuartal I, MDLA Siap Ekspansi Tambah Prinsipal Baru

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR