TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Akhir Pekan Ini, JCI Diperkirakan Naik

Agus Haryanto
29 May 2026 | 08:14
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Ilustrasi harga saham di Bursa Efek Indonesia. FOTO: Rendy MR/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Di pasar saham, melalui PT Bursa Efek Indonesia, Jakarta Composite Index (JCI) atau indeks harga saham gabungan diperkirakan naik hari ini.

Melalui laman website samuel.co.id, tim riset Samuel Sekuritas Indonesia pada Jumat (29/5/2026) menjelaskan bahwa JCI Diperkirakan Naik Hari Ini.

Pasar AS ditutup lebih tinggi pada hari Kamis (28 Mei): Dow +0,05%, S&P 500 +0,58%, dan Nasdaq +0,91%. Wall Street menguat karena saham teknologi kembali mendapatkan momentum, sementara laporan tentang perpanjangan gencatan senjata AS-Iran membantu meredakan kekhawatiran geopolitik dan mendukung selera risiko. Imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun turun 0,79% menjadi 4,447%, sementara Indeks Dolar AS turun 0,19% menjadi 99,02.

Pasar komoditas juga sebagian besar ditutup lebih rendah pada hari Kamis (28 Mei): minyak mentah WTI naik 0,25% menjadi USD 88,90/bbl, minyak mentah Brent turun 0,62% menjadi USD 93,71/bbl, batu bara turun 0,51% menjadi USD 137,50/ton, CPO naik 0,91% menjadi MYR 4.537/ton, dan emas naik 0,93% menjadi USD 4.495/oz.

Pasar Asia sebagian besar ditutup lebih rendah pada hari Kamis (28 Mei): Hang Seng turun 1,27%, Nikkei turun 0,47%, dan Shanghai naik 0,12%.

Pada hari Selasa (26 Mei), JCI turun 1,23% menjadi 6.130,19, dengan penjualan bersih asing sebesar Rp 1.599,7 miliar; Rp -1.887 miliar di pasar reguler, dan Rp 287,3 miliar di pasar negosiasi. Arus keluar dana asing terbesar di pasar reguler tercatat oleh TPIA (Rp 386 miliar), diikuti oleh BBCA (Rp 359,7 miliar), dan BBRI (Rp 264,4 miliar). Arus masuk dana asing terbesar di pasar reguler tercatat MDKA (Rp 156,8 miliar), diikuti EMAS (Rp 115,7 miliar), dan INCO (Rp 50,6 miliar). Saham-saham yang mengalami pergerakan paling signifikan adalah TLKM, BREN, BRPT, sedangkan saham-saham yang mengalami pergerakan paling lambat adalah ASII, BBRI, BBCA.

BACA JUGA:   Sektor Barang Konsumsi Katrol Kenaikan IHSG

Pagi ini, baik KOSPI (+2,60%) maupun Nikkei (+1,82%) dibuka lebih tinggi. “Hari ini, kami memperkirakan JCI akan bergerak lebih tinggi, didukung oleh sentimen positif di pasar global dan regional,” demikian isi riset.

Tags: ihsgindeksJCI
Previous Post

OJK Percepat Pertumbuhan Ekonomi Daerah Melalui Sinergi Lintas Sektor, Gelar Konferensi Nasional

Next Post

Masih Ada Potensi Koreksi, Analis Sarankan Buy Saham BMRI, BBNI, FILM, AADI, ASII, dan BRIS

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR