Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG pada hari Jumat (05/06) ditutup melemah pada level 5,594.77 (-4.20%). Pelemahan dipimpin oleh saham-saham sektor Transportation & Logistics (-5.97%) dan Energy (-5.73%).
Sementara itu, asing membukukan net sell sebesar Rp 3.72 Triliun di pasar reguler dengan saham-saham yang paling banyak dijual seperti: TPIA, BBCA, BMRI, ANTM, dan BBRI.
Sentimen negatif disebabkan oleh pengesahan revisi UU Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK) oleh pemerintah dan DPR yang sepakat dalam Sidang Paripurna, dimana poin yang menarik ialah kebijakan DPR dapat melakukan evaluasi kinerja terhadap BI, LPS, dan OJK dimana hal ini berpotensi mengintervensi kebijakan ketiga lembaga independen tersebut.
“Secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk bearish belt hold, di bawah MA5, indikator Stochastic dead cross pada area deep oversold. Sehingga dengan demikian, maka kami memperkirakan IHSG akan mengalami pelemahan. Berikut saham pilihan hari ini: ADMR, EXCL, MBMA, dan PSAB,” sebut riset harian dari Research Team Reliance Sekuritas, Senin (8/6/2026).
Sementara itu, indeks utama bursa AS Bursa saham Wall Street ditutup mayoritas melemah. Sentimen negatif disebabkan oleh saham perusahaan chip jatuh di tengah kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS setelah data laporan tenaga kerja bulan Mei.
MARKET OUTLOOK
Pada pagi ini (saat laporan ini dibuat), mayoritas melemah. Seperti Indeks Nikkei 225 melemah -3.96% dan Kospi melemah -8.30%.
“Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 5,541 dan resistance pada level 5,644 dengan kecenderungan melemah,” katanya.
Stock picks: ADMR, EXCL, MBMA, PSAB
ADMR – Buy On Weakness
- Harga mendekati MA5.
- Candle terakhir membentuk formasi two white soldier (bullish pattern), yang mengartikan berpeluang besar melanjutkan kenaikannya.
- Stochastic golden cross pada area oversold.
- Entry : 1,385 – 1,415
- Resistance : 1,445 – 1,490
- Support : 1,330
- Stoploss : 1,325
- Target : 1,600
EXCL – Buy On Weakness
- Harga masih di bawah MA5.
- Walaupun candle terakhir berbentuk black spinning top, namun tidak membuat new-low sehingga berpeluang terjadinya pembalikan arah (naik).
- Stochastic dead cross pada area oversold.
- Entry : 2,620 – 2,680
- Resistance : 2,730 – 2,810
- Support : 2,510
- Stoploss : 2,500
- Target : 2,980
MBMA – Buy On Weakness
- Harga masih di bawah MA5.
- Candle terakhir berbentuk doji (reversal pattern), yang mengartikan berpeluang besar melanjutkan kenaikannya.
- Stochastic golden cross pada area deep oversold.
- Entry : 428 – 440
- Resistance : 448 – 462
- Support : 412
- Stoploss : 410
- Target : 488
PSAB – Buy On Weakness
- Harga masih di bawah MA5.
- Candle terakhir berbentuk white spinning top (reversal pattern), didukung adanya akumulasi beli yang tercermin pada histogram hijau dalam indikator MACD.
- MACD golden cross.
- Entry : 494 – 505
- Resistance : 515 – 530
- Support : 474
- Stoploss : 472
- Target : 560
