
Jakarta, businessnews.id — Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) sektor perbankan, Indonesia membutuhkan bank dengan aset sampai Rp 1.000 triliun. Mencapai itu, sebaiknya sebaiknya bank besar mengakuisisi bank kategori buku satu dan dan dua.
Menurut praktisi perbankan Irwi Indiastuti Tjahyani, di Jakarta hari ini, untuk memerkuat industri perbankan nasional, sebaiknya bank besar seperti Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank Negara Indonesia (BNI) mengakuisisi bank dengan kategori buku satu dan buku dua.
Di situ, karakteristik usahanya harus sejenis, sehingga akan memercepat pertumbuhan aset dan pertumbuhan usaha. “Misalnya Bank Mandiri dengan bank kecil namun usaha sejenis, tidak seperti yang direncanakan saat ini tatkala Bank Mandiri mengakusisi BTN yang tidak usaha sejenis,” kata dia.
Hal itu penting karena saat ini bank swasta sahamnya 90 persen telah dimiliki asing. “Kenapa tidak seperti bank asing yang mengakuisisi bank lokal,” kata dia.
Akuisisi antar-bank BUMN (badan usaha milik negara) justru mengurangi kepanjangan tangan Pemerintah di perbankan nasional. Dia berkata, “Dengan mengakuisisi bank kecil yang usahanya sejenis, intermediasi perbankan guna mengembangkan ekonomi nasional lebih mudah tercapai.” (ZIZ)
EDITOR: DHI