TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Rebound, Mirae Asset Sekuritas Soroti Stabilisasi Rupiah dan Yield SBN

Nurdian Akhmad
15 June 2026 | 16:10
rubrik: Business Info, Capital Market
IHSG Berseberangan dengan Dow Jones

Ilustrasi rekomendasi saham hari ini. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai menunjukkan pemulihan setelah mengalami koreksi tajam dalam beberapa waktu terakhir. Penguatan tersebut memunculkan pertanyaan di kalangan pelaku pasar mengenai apakah rebound yang terjadi saat ini merupakan awal dari perbaikan sentimen atau sekadar technical rebound setelah penurunan yang cukup dalam.

Head of Research and Chief Economist PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rully Arya Wisnubroto, menilai penguatan yang terjadi saat ini masih didominasi oleh faktor technical rebound. Namun demikian, menurutnya pergerakan tersebut bukan tanpa dukungan perkembangan fundamental yang lebih baik dibandingkan beberapa hari sebelumnya.

“Penguatan yang terjadi saat ini masih didominasi oleh technical rebound. Namun, rebound tersebut bukan tanpa dasar karena mulai terlihat tanda-tanda bahwa kebijakan moneter Bank Indonesia yang lebih tegas serta de-eskalasi ketegangan geopolitik turut membantu menstabilkan nilai tukar rupiah dan yield obligasi. Meski demikian, arus modal asing masih cenderung selektif,” ujar Rully dalam keterangannya, Senin (15/6/2026).

Sebelumnya, pasar keuangan domestik menghadapi tekanan akibat pelemahan nilai tukar rupiah, kenaikan imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN), serta meningkatnya ketidakpastian global. Kondisi tersebut mendorong kenaikan risk premium Indonesia yang pada akhirnya membebani valuasi pasar saham.

Menurut Rully, keberlanjutan penguatan IHSG akan sangat bergantung pada perkembangan sejumlah indikator makro yang menjadi perhatian investor, terutama pergerakan nilai tukar rupiah dan yield obligasi pemerintah.

“Jika rupiah mampu bertahan menguat dan yield SBN tenor 10 tahun turun secara bertahap dari level puncaknya di atas 7,3% menuju kisaran yang lebih rendah, premi risiko Indonesia akan menurun. Kondisi tersebut akan membuka ruang bagi masuknya kembali aliran dana asing ke pasar obligasi maupun saham,” jelasnya.

BACA JUGA:   Gandeng Bank DBS, Mirae Asset Hadirkan M-Stock Online Retail Bond

Ke depan, pasar diperkirakan masih akan mencermati perkembangan sentimen global, arah kebijakan moneter, serta stabilitas pasar keuangan domestik. Meskipun tanda-tanda perbaikan mulai terlihat, investor masih menunggu konfirmasi yang lebih kuat bahwa penurunan risk premium dan stabilisasi rupiah dapat berlanjut secara berkelanjutan sebelum optimisme terhadap pasar kembali menguat.

Tags: ihsg reboundMirae Asset Sekuritas
Previous Post

Menteri Dody Prioritaskan Gedung Edukasi dan Training Center Baru di IPTC

Next Post

IHSG Rebound Kuat Didukung Penguatan Saham Berkapitalisasi Besar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR