TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Siap Diburu Investor Global, TPIA Masuk Jajaran Emiten Papan Atas dengan Free Float 25,7%

Busthomi
16 June 2026 | 08:05
rubrik: Capital Market
Ditopang Katalis Ini, Analis Sebut Saham TPIA bakal kian Positif

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta (berdiri) saat memaparkan beberapa katalis postif PT Chandra Asri Pacific Tbk (IDX: TPIA) di hadapan direksi TPIA, Direktur Sumber Daya Manusia & Urusan Korporat Chandra Asri Pacific, Suryandi (kiri) dan Direktur Legal dan Hubungan Eksternal Chandra Asri Pasific, Edi Riva'i (kanan) di acara diskusi media, di Jakarta. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Setelah adanya perubahan komposisi kepemilikan saham yang meningkatkan free float menjadi sekitar 25,7%, saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (IDX: TPIA) dinilai memiliki daya tarik yang lebih besar bagi investor institusi.

Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta mengatakan, peningkatan free float TPIA hingga 25,7% tentu direspons positif oleh pelaku pasar, karena dengan porsi saham publik yang semakin besar, likuiditas perdagangan saham TPIA juga akan meningkat.

“Saham menjadi lebih aktif diperdagangkan dan semakin menarik bagi investor institusi,” papar Nafan saat dihubungi, Selasa (16/6/2026).

Menurutnya, investor institusi seperti dana pensiun, manajer investasi, maupun global funds umumnya memiliki kriteria tertentu dalam berinvestasi, salah satunya terkait tingkat free float.

“Ketika free float sudah berada di atas ambang batas tertentu, misalnya di atas 15%, maka saham tersebut menjadi lebih layak untuk masuk dalam radar investasi mereka,” ucapnya.

Nafan menjelaskan, dengan kondisi saat ini, peluang masuknya dana besar atau big money ke saham TPIA menjadi lebih terbuka.

Selain itu, Nafan menyampaikan, free float juga merupakan salah satu variabel penting dalam perhitungan bobot indeks global seperti MSCI dan FTSE.

Dengan begitu, meningkatnya porsi saham publik berpotensi meningkatkan bobot TPIA dalam indeks-indeks tersebut.

“Jika itu terjadi, maka dapat memicu aksi beli dari passive funds yang menjadikan MSCI maupun FTSE sebagai acuan investasi,” ujar Nafan.

Lebih lanjut ia megatakan, meningkatnya free float TPIA juga menambah kepercayaan investor terhadap perusahaan tersebut ketika melakukan aksi korporasi untuk memperoleh pendanaan, misalnya melalui rights issue maupun penerbitan obligasi.

“Dengan basis investor yang lebih luas dan likuiditas saham yang lebih baik, peluang perusahaan untuk memperoleh dukungan pasar akan semakin besar,” papar Nafan.

BACA JUGA:   TPIA Suntik Modal ke Anak Usaha Sektor Infrastruktur Senilai Rp1,5 Triliun

Sebelumnya, dalam keterbukaan informasi tertanggal 27 Mei 2026, Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan 26 emiten yang masuk dalam daftar Papan Utama, termasuk TPIA dari yang sebelumnya tercatat di Papan Pengembangan.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Direktur & CEO Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, menyampaikan apresiasinya kepada BEI atas kepercayaan yang diberikan kepada Perseroan.

“Kami berterima kasih kepada Bursa Efek Indonesia atas kepercayaan yang diberikan melalui peninjauan kembali status pencatatan saham TPIA ke Papan Utama. Pencapaian ini mencerminkan komitmen Perseroan dalam memperkuat fundamental bisnis, menerapkan tata kelola yang baik, dan menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujar Erwin.

Erwin menambahkan, pencatatan di Papan Utama menjadi momentum bagi Chandra Asri Group untuk terus menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham dan pemangku kepentingan melalui penguatan portofolio bisnis energi, kimia, dan infrastruktur. “Ke depan, kami akan terus berfokus pada penguatan kinerja operasional, peningkatan daya saing, pengembangan bisnis secara berkelanjutan serta menciptakan lapangan kerja. Melalui strategi pertumbuhan,  kami berkomitmen untuk memperkuat fundamental Perseroan sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan,” tutup Erwin.

Tags: free floatsaham tpiaTPIA
Previous Post

Menteri Dody Tinjau SR Banyuwangi, Wujudkan Akses Pendidikan Berstandar Internasional bagi Keluarga Prasejahtera

Next Post

NTT Data Gandeng Google Cloud Genjot AI untuk Korporasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR