Jakarta, TopBusiness – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengusulkan agar pemerintah memberikan stimulus atau insentif untuk seluruh jenis kendaraan bermotor, tidak hanya kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Usulan tersebut disampaikan menyusul rencana pemerintah yang masih memfokuskan insentif pada kendaraan listrik.
Sebelumnya, pemerintah kembali menunda pemberian insentif kendaraan listrik yang semula direncanakan berjalan pada Juli 2026. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan program insentif motor listrik masih dalam tahap kajian dan diperkirakan baru akan direalisasikan pada Agustus mendatang.
“Insentif motor listrik kemarin dikaji lagi, tambahan satu bulan,” ujar Airlangga kepada wartawan di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Senin (22/6/2026).
Menanggapi hal tersebut, Gaikindo meminta pemerintah memperluas cakupan stimulus sehingga dapat dinikmati seluruh segmen industri otomotif. Menurut asosiasi tersebut, kebijakan insentif yang lebih inklusif akan membantu menjaga pertumbuhan pasar kendaraan nasional di tengah tantangan ekonomi dan transformasi industri global.
Dalam keterangan resminya, Senin (29/6/2026), Gaikindo menyatakan telah menyampaikan usulan kepada Kementerian Perindustrian agar kebijakan stimulus diberikan kepada seluruh tipe kendaraan bermotor, mulai dari kendaraan berbasis mesin pembakaran internal (Internal Combustion Engine/ICE), kendaraan hybrid (HEV), plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), hingga battery electric vehicle (BEV).
“Sehingga seluruh industri otomotif Indonesia mendapatkan dorongan yang sama dalam menjaga perkembangan pasar otomotif di Indonesia,” tulis Gaikindo dalam siaran persnya.
Gaikindo menilai industri otomotif merupakan salah satu sektor strategis yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional, baik dari sisi investasi, penyerapan tenaga kerja, maupun rantai pasok industri pendukung.
Karena itu, asosiasi tersebut memandang sinergi antara pemerintah dan pelaku industri perlu terus diperkuat agar Indonesia tetap menjadi tujuan investasi yang kompetitif sekaligus mampu menghadapi tantangan transformasi industri otomotif global.
Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi Gaikindo, Anton Kumontoy, menegaskan pihaknya akan terus mendukung terciptanya ekosistem industri otomotif yang sehat dan berkelanjutan.
“Sebagai asosiasi yang mewadahi industri kendaraan bermotor di Indonesia, Gaikindo akan terus mendukung terciptanya ekosistem industri otomotif yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah, pelaku industri, serta seluruh pemangku kepentingan,” kata Anton.
Menurut Gaikindo, pemberian insentif yang mencakup seluruh teknologi kendaraan dapat menjadi salah satu instrumen untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menopang kinerja industri otomotif nasional yang saat ini menghadapi tekanan perlambatan permintaan dan ketidakpastian ekonomi global.
