TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kuartal I 2018, BCA Untung Rp 5,5 Triliun

Nurdian Akhmad
24 April 2018 | 08:17
rubrik: Finance
Kuartal I 2018, BCA Untung Rp 5,5 Triliun

Foto: Istimewa

Jakarta, BusinessNews Indonesia – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA mencatatkan laba bersih sebesar Rp5,5 triliun pada kuartal I-2018 atau meningkat 10,4 persen (yoy). Pendapatan operasional BCA yang terdiri dari pendapatan bunga bersih dan pendapatan operasional lainnya, meningkat 8,7 persen menjadi Rp14,7 triliun pada kuartal I dibandingkan Rp13,5 triliun pada kuartal I-2017.

“BCA kembali berhasil mencapai kinerja bisnis yang positif sejalan dengan upaya BCA dalam mendukung kebutuhan pembiayaan nasabah dan mempertahankan pertumbuhan dana yang solid,” kata Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Selasa, 24 April 2018.

BCA dan para entitas anak melaporkan kinerja keuangan konsolidasi untuk periode kuartal I-2018. Posisi neraca BCA tumbuh sehat dengan portofolio kredit meningkat 15,0 persen menjadi Rp470 triliun dengan dana giro dan tabungan (CASA) naik sebesar 11,3 persen menjadi Rp451 triliun.

Kredit konsumer tumbuh 12,0% (yoy) menjadi Rp 123,9 triliun. Di periode yang sama, outstanding kartu kredit mencatat pertumbuhan sebesar 12,3%, menutup kuartal pertama dengan outstanding sebesar Rp11,8 triliun.

“Rasio kredit bermasalah (NPL) berada pada level 1,5% pada akhir Maret 2018, berada dalam tingkat toleransi risiko yang masih dapat diterima. Rasio cadangan terhadap kredit bermasalah (loan loss coverage) tercatat sebesar 183,6%,” kata Jahja.

Jahja menambahkan, investasi strategis terus dilakukan untuk mengembangkan bisnis inti BCA dalam perbankan transaksi dan memperkuat franchise penghimpunan dana CASA. Perkembangan produk dan layanan penyelesaian pembayaran (payment settlement) yang inovatif berperan penting dalam mempertahankan pertumbuhan dana CASA.

Lebih lanjut, Jahja menyebut, BCA tetap optimis terhadap prospek ekonomi Indonesia dalam jangka panjang. Untuk itu, BCA akan terus berupaya meraih peluang melalui penyaluran kredit secara prudent dan dengan memanfaatkan keunggulannya dalam perbankan transaksi.

BACA JUGA:   BCA Terbitkan Obligasi Berkelanjutan Tahap I Rp 500 Miliar

“BCA secara konsisten beradaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi dan perubahan perilaku nasabah. Customer experience dan loyalitas nasabah merupakan faktor penting dalam mendukung pencapaian kinerja bisnis bank yang berkelanjutan,” tutur dia.

Tags: bca
Previous Post

95% Laba Puradelta Lestari Disebar untuk Dividen

Next Post

Ditopang Sektor Infrastruktur, IHSG Dibuka Menguat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR