Jakarta, TopBusiness – PT Indonesian Paradise Property Tbk (IDX: INPP) atau Paradise Indonesia terus memperkuat strategi ekspansi di sejumlah kota dengan potensi ekonomi tinggi guna memperbesar basis pendapatan berulang (recurring income) dan mendorong pertumbuhan jangka panjang.
Langkah tersebut ditandai dengan beroperasinya 23 Semarang Shopping Center serta peluncuran kawasan komersial 88 Plaza Balikpapan, yang menjadi bagian dari strategi perseroan dalam mengembangkan destinasi terpadu yang menggabungkan unsur gaya hidup, komersial, dan hospitality.
Presiden Direktur Paradise Indonesia Andri Hadi mengatakan ekspansi yang dilakukan perseroan tidak sekadar bertujuan menambah portofolio aset, tetapi juga menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan.
“Ekspansi kami selalu didasarkan pada prinsip menciptakan aset yang mampu menghasilkan nilai jangka panjang, bukan sekadar perluasan portofolio. Kehadiran 23 Semarang Shopping Center dan peluncuran komersial 88 Plaza Balikpapan merupakan bagian dari strategi Paradise Indonesia menghadirkan destinasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di setiap kota tempat kami berinvestasi,” kata Andri dalam keterangannya, Rabu (15/7/20206).
Respons pasar terhadap kedua proyek tersebut dinilai cukup positif. Pada hari pertama operasionalnya, 23 Semarang Shopping Center mencatat lebih dari 30.000 pengunjung. Sementara itu, penjualan unit ruko di 88 Plaza Balikpapan telah mencapai sekitar 40 persen pada tahap awal pemasaran.
Menurut perseroan, capaian tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap proyek mixed-use dan destinasi gaya hidup di kota-kota regional yang memiliki prospek pertumbuhan ekonomi yang kuat.
Wakil Presiden Direktur Paradise Indonesia Surina mengatakan perseroan akan terus menjaga kontribusi pendapatan berulang sebagai salah satu pilar utama bisnis.
“Kami menargetkan recurring income tetap berada di kisaran 70 persen, dan proyek-proyek ini akan menjadi pendorong utama pencapaian target tersebut ke depan,” ujarnya.
Kontribusi 23 Semarang Shopping Center mulai memberikan dampak terhadap kinerja perseroan pada tahun ini. Adapun 88 Plaza Balikpapan diharapkan menjadi sumber pertumbuhan baru seiring perkembangan proyek dan dimulainya aktivitas operasional.
Strategi ekspansi dan penguatan aset tersebut tercermin dalam kinerja keuangan perseroan pada kuartal I-2026. Paradise Indonesia membukukan pendapatan sebesar Rp326,9 miliar atau meningkat 14 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut didukung kontribusi positif dari seluruh lini usaha, dengan segmen komersial menjadi penyumbang pendapatan terbesar.
Di tengah tantangan industri properti, Paradise Indonesia tetap menjalankan strategi pertumbuhan yang selektif dan disiplin. Selain mengembangkan proyek baru, perseroan juga fokus meningkatkan nilai aset yang telah dimiliki melalui berbagai program revitalisasi.
Tahun ini, renovasi hotel dan pusat perbelanjaan menjadi salah satu fokus utama perusahaan untuk menjaga daya saing aset, meningkatkan pengalaman pelanggan, menarik tenant berkualitas, serta mengoptimalkan produktivitas aset dalam jangka panjang.
Ke depan, Paradise Indonesia menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 5-10 persen. Target tersebut akan ditopang oleh kontribusi penuh proyek-proyek baru, optimalisasi portofolio eksisting, serta pengembangan destinasi gaya hidup yang menjadi ciri khas perseroan.
Melalui strategi tersebut, Paradise Indonesia optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai pengembang dan pengelola destinasi gaya hidup terintegrasi dengan basis pendapatan berulang yang kuat dan berkelanjutan.
